MOMSMONEY.ID - Waspada, ada bahaya tersembunyi dari kadar asam urat tinggi dalam darah. Meningkatnya kasus hiperurisemia bukanlah hal yang bisa dianggap remeh.
Asam urat tidak hanya mempengaruhi persendian, tapi juga diam-diam merusak tubuh Anda. Nyeri sendi disertai pembengkakan adalah gejala utama asam urat.
Banyak orang dengan kadar asam urat tinggi dalam darah tapi tidak mengalami gejala asam urat. Dr. Sudhir Kumar, dokter neurologi di Rumah Sakit Apollo, menegaskan, hal ini tidak boleh diabaikan.
Baca Juga: Bukan Lari, Dokter Justru Sarankan Jalan Kaki untuk Pasien Asam Urat
Dilansir dari Thesouthfirst.com, kadar asam urat yang terus-terusan tinggi dikaitkan dengan beberapa penyakit. Penyakit tersebut meliputi:
- Batu ginjal: Asam urat yang berlebih akan mengkristal di ginjal dan menyebabkan terbentuknya batu yang menyakitkan.
- Penyakit jantung: Kadar asam urat yang tinggi dapat meningkatkan risiko kardiovaskular.
- Diabetes: Kadar asam urat yang tinggi sering muncul pada individu dengan resistensi insulin.
Oleh karena itu, orang dengan kadar asam urat tinggi harus memeriksa tekanan darah, kadar gula puasa, dan kadar kolesterol Mereka juga harus mengukur lingkar pinggang untuk mengetahui adanya obesitas perut yang merupakan indikator dari sindrom metabolik.
Pengukuran yang melebihi 80 cm pada wanita dan 90 cm pada pria menunjukkan obesitas, dan seseorang harus berupaya untuk menguranginya. Beberapa orang yang kemungkinan terkenal batu ginjal dikarenakan kadar asam urat yang terus tinggi.
Asam urat tinggi berhubungan dengan risiko stroke
Asam urat atau hiperurisemia berhubungan dengan risiko stroke iskemik yang lebih tinggi. Risiko stroke meningkat sebesar 10 persen untuk setiap peningkatan 1 mg/dL kadar asam urat.
Hal ini juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena stroke hemoragik, penyakit arteri koroner, gagal jantung, dan kejadian kardiovaskular lainnya.
Pemicu yang meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh
Dr. Arvind Canchi, dokter nefrologi dan transplantasi di Trustwell Hospitals menyebutkan penyebab-penyebab di balik peningkatan kadar asam urat:
- Faktor diet dengan mengonsumsi daging merah, jeroan, kerang, ikan berlemak dapat meningkatkan kadar asam urat.
- Minuman manis yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi dalam minuman bersoda dapat meningkatkan produksi asam urat.
- Ginjal yang tidak bisa menyaring asam urat dengan benar, asam urat akan menumpuk di dalam darah, seperti pada penyakit ginjal kronis.
- Obesitas menyebabkan produksi asam urat berlebihan dan mengurangi kemampuan untuk mengeluarkannya.
- Asupan cairan yang tidak mencukupi menyebabkan asam urat menjadi lebih pekat dalam darah.
- Kecenderungan genetik terhadap kadar asam urat yang lebih tinggi dapat menyebabkan kondisi seperti asam urat.
- Sindrom metabolik seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes juga bisa meningkatkan kadar asam urat.
- Leukemia dan limfoma dapat menyebabkan peningkatan kerusakan sel, sehingga meningkatkan kadar asam urat.
Mendiagnosis kadar asam urat tinggi
Mendiagnosis kadar asam urat tinggi melibatkan kombinasi riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium seperti:
- Tes darah: Tes asam urat serum mengukur jumlah asam urat dalam darah seseorang.
- Tes urin: Pengumpulan urin selama 24 jam menilai seberapa banyak asam urat yang dikeluarkan tubuh.
- Aspirasi cairan sendi: Dokter akan mengambil sedikit cairan dari sendi yang terkena menggunakan jarum, biasanya ketika mereka mencurigai adanya penyakit asam urat.
Baca Juga: 5 Organ yang Terancam Rusak Akibat Asam Urat Tinggi, Waspada Gejala Diam-diam!
Kapan sebaiknya memeriksakan kadar asam urat?
Orang yang memiliki riwayat penyakit asam urat, batu ginjal, atau anggota keluarga yang memiliki kondisi asam urat sebaiknya rutin memeriksakan kadar asam uratnya.
Selain itu, jika Anda punya berat badan berlebih, menderita diabetes, atau tekanan darah tinggi juga harus melakukan tes asam urat.
Ada beberapa langkah untuk menjaga kadar asam urat agar tetap normal yakni dengan:
- Membatasi konsumsi daging merah, jeroan dan kerang.
- Pilihlah ceri, beri, dan makanan lain yang dikenal dapat menurunkan asam urat. Konsumsi sayuran, buah-buahan utuh, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
- Batasi asupan gula dan makanan manis.
- Jaga tubuh tetap terhidrasi.
- Lakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan metabolisme dan mengontrol berat badan. Kurangi berat badan jika kelebihan berat badan.
- Minumlah 3-5 cangkir kopi hitam yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Dalam kasus yang parah, minumlah obat yang diresepkan dokter untuk mengelola kadar asam urat. Itulah informasi penting yang memuat tentang bahaya tersembunyi dari kadar asam urat tinggi.
Selanjutnya: Cek Rekomendasi Teknikal Saham BRIS, ANTM, INDF untuk Perdagangan Kamis (29/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News