MOMSMONEY.ID - Tips mudah menurunkan asam urat tinggi pada anak bisa dilakukan saat kadarnya terlalu tinggi.
Asam urat adalah produk limbah yang terbentuk dari pemecahan purin yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu.
Meskipun normal untuk memiliki sejumlah asam urat dalam tubuh, kadar yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Dr. Katarina Simic, dokter spesialis reumatologi, menyebutkan, penyebab kadar asam urat tinggi pada anak bisa berasal dari makanan tinggi purin, makanan dan minuman manis, kondisi medis serta obat-obatan.
Baca Juga: Manfaatkan Tanaman Seledri untuk Mengobati Asam Urat Tinggi
Simak lebih lanjut ulasan yang menjelaskan tentang cara menurunkan asam urat dengan cepat pada anak yang bersumber dari Reemhospital.com:
Gejala asam urat tinggi pada anak
Kadar asam urat yang tinggi pada anak bisa memunculkan beberapa gejala seperti berikut:
- Nyeri dan pembengkakan sendi: sering terjadi pada jempol kaki, pergelangan kaki, atau lutut akibat pengendapan kristal asam urat.
- Kemerahan dan rasa hangat: sendi yang terkena mungkin menjadi merah dan terasa hangat saat disentuh.
- Keterbatasan rentang gerak: peradangan dapat membatasi pergerakan sendi.
- Pembentukan tofi: hiperurisemia kronis dapat menyebabkan terbentuknya tofi atau benjolan keras yang terbentuk dari kristal asam urat di bawah kulit.
Asam urat tinggi dan hubungannya dengan kondisi kesehatan
- Kreatinin: peningkatan kadar asam urat dapat bertepatan dengan peningkatan kreatinin yang mengindikasikan potensi disfungsi ginjal.
- Trigliserida dan kolesterol: kondisi ini sering dikaitkan dengan peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol, yang meningkatkan risiko kardiovaskular.
- Tekanan darah: terdapat korelasi yang signifikan antara kadar hiperurisemia dan hipertensi.
- Enzim hati: kadar asam urat yang tinggi mungkin berhubungan dengan peningkatan enzim hati yang menunjukkan adanya stres atau kerusakan hati.
- Sel darah putih: beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hiperurisemia dan peningkatan jumlah sel darah putih yang mencerminkan peradangan sistemik.
Baca Juga: Ini Makanan yang Perlu Dihindari Pasien Asam Urat agar Tidak Berujung Komplikasi
Berapa kadar asam urat yang berbahaya?
Asam urat normal untuk pria berkisar antara 3,4 hingga 7,0 mg/dL, sementara untuk wanita 2,4 hingga 6,0 mg/dL. Asam urat yang normal untuk anak-anak harusnya berada di 2,0 hingga 5,5 mg/dL.
Nilai-nilai ini mungkin sedikit berbeda tergantung pada laboratorium atau standar negara. Namun, ketika kadar asam urat secara konsisten meningkat di atas 7,0 mg/dL, itu dianggap sebagai hiperurisemia yang tidak boleh diabaikan.
Komplikasi akibat asam urat tinggi
Beberapa masalah serius yang terkait dengan kadar asam urat meliputi:
- Batu ginjal: kelebihan asam urat dapat mengkristal di ginjal dan membentuk batu.
- Penyakit ginjal: dapat merusak fungsi ginjal seiring waktu.
- Penyakit jantung: peningkatan kadar dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah jantung.
- Sindrom metabolik: sering ditemukan bersamaan dengan kolesterol tinggi, trigliserida, dan tekanan darah tinggi.
- Tekanan pada hati: penderita hiperurisemia dan peningkatan enzim hati mungkin memerlukan pengujian lebih lanjut.
Apa yang harus dilakukan jika kadar asam urat tinggi?
Ini dia hal yang harus dilakukan jika kadar asam urat melambung tinggi:
- 7,5 hingga 8,5 mg/dL: melakukan perubahan gaya hidup seperti diet.
- 8,6 hingga 9,5 mg/dL: pengobatan dan evaluasi lebih lanjut terhadap kesehatan ginjal, hati, dan jantung.
- Di atas 10 mg/dL: segera cari pertolongan medis, terutama jika muncul gejala seperti pembengkakan sendi, nyeri punggung, atau kelelahan.
Baca Juga: 7 Perawatan Alami untuk Meredakan Asam Urat Tinggi, Terapkan Mulai Hari Ini!
Cara menurunkan asam urat secara alami dan medis
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan asam urat dengan tepat:
1. Konsumsi makanan yang ramah asam urat
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk menurunkan asam urat adalah dengan mengubah pola makan. Mengurangi makanan kaya purin dan menambahkan lebih banyak pilihan makanan yang bersifat basa dapat membantu tubuh membuang kelebihan asam urat.
Makanan yang harus dihindari yakni jeroan, daging merah kerang, sarden, minuman manis dan soda. Ganti dengan konsumsi produk susu rendah lemak, biji-bijian utuh dan makanan tinggi serat.
Air lemon juga bisa menyeimbangkan pH tubuh dan mendukung fungsi ginjal.
2. Jaga tubuh tetap terhidrasi
Dehidrasi adalah penyebab utama peningkatan asam urat. Minum 2-3 liter air setiap hari membantu ginjal membuang racun dan asam urat dengan lebih efektif.
Dehidrasi sering diabaikan, tetapi merupakan pemicu utama yang bisa terjadi saat musim kemarau.
3. Pertahankan berat badan yang sehat
Obesitas meningkatkan resistensi insulin dan kadar asam urat. Menurunkan berat badan dapat memperbaiki fungsi ginjal, membantu mengurangi kadar asam urat dan trigliserida.
4. Batasi konsumsi gula
Makanan dan minuman manis tinggi fruktosa akan menghambat pengeluaran asam urat. Mengurangi atau menghilangkan konsumsi minuman tersebut dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan peningkatan enzim hati.
Baca Juga: Minuman Favorit Bisa Jadi Penyebab Asam Urat Kambuh, Ini yang Harus Diwaspadai
5. Kelola stres dan berolahraga
Latihan intensitas tinggi yang berlebihan terkadang dapat meningkatkan asam laktat yang bersaing dengan asam urat untuk dikeluarkan. Pilihlah olahraga seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.
6. Pertimbangkan pengobatan rumahan
Beberapa pengobatan rumahan dapat membantu menurunkan asam urat secara alami. Cuka sari apel, jus lemon, biji seledri atau ekstraknya dan buah ceri dapat mengurangi serangan asam urat.
Pengobatan rumahan untuk asam urat tinggi ini mungkin tidak dapat menggantikan perawatan medis, tetapi dapat melengkapi gaya hidup sehat.
7. Dapatkan dukungan medis saat dibutuhkan
Jika perubahan gaya hidup tidak cukup, dokter akan meresepkan obat-obatan seperti allopurinol atau febuxostat untuk mengurangi produksi asam urat. Lalu, untuk membantu ginjal mengeluarkan asam urat bisa memakai probenesid.
Beberapa orang dengan kadar asam urat tinggi tetapi kreatinin normal mungkin masih memerlukan pemantauan jika muncul gejala lain.
Dengan perubahan gaya hidup yang tepat, kadar asam urat dapat dikelola dengan baik dan dapat dipulihkan. Meskipun tidak akan terjadi dalam semalam, banyak orang berhasil menurunkan kadar asam uratnya dan hidup tanpa gejala dengan perawatan yang tepat.
Selanjutnya: Rekomendasi Tablet Murah Infinix XPad 20, Harga Rp 1 Jutaan dengan Daya 7000 mAh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News