MOMSMONEY.ID - Bukan hanya genetika, faktor berat badan dan pola makan memainkan peran besar dalam penyakit asam urat. Asam urat adalah bentuk radang sendi yang sering menyerang jempol kaki.
Janelle Duah, dokter penyakit dalam, memaparkan, kondisi ini terjadi ketika produk sampingan limbah yang dikenal sebagai asam urat menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan hiperurisemia.
Hal ini disebabkan oleh produksi asam urat yang berlebihan atau ketidakmampuan untuk mengeluarkannya melalui urin.
Dilansir dari Healthline.com, orang dengan riwayat keluarga penyakit asam urat lebih mungkin mengalami penyakit ini. Gen ABCG2 dan SLC2A9 memiliki peningkatan risiko hiperurisemia yang lebih besar.
Baca Juga: Mengontrol Kadar Asam Urat pada Lansia Efektif Cegah Risiko Komplikasi Jantung
Berat badan berlebih atau obesitas juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan kondisi kesehatan kronis lainnya.
Apakah penurunan berat badan dapat mengatasi asam urat?
dr. Janelle juga merekomendasikan agar penderita asam urat yang kelebihan berat badan atau obesitas untuk menurunkan berat badan. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko kekambuhan.
Penderita asam urat yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang menurun sebesar 5% memiliki kemungkinan kambuh asam urat 39% lebih rendah. Sedangkan, mereka yang BMI-nya meningkat sebesar 5% memiliki peningkatan risiko asam urat sebesar 60%.
Cara menurunkan berat badan dengan aman
Jika ingin menurunkan berat badan untuk membantu mengelola gejala asam urat, penting untuk melakukannya dengan cara yang aman dan sehat. Untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan, cobalah untuk mengadopsi kebiasaan sehat berikut:
- Mengurangi konsumsi makanan olahan
- Lebih sering memasak di rumah
- Mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan
- Mengonsumsi air putih yang cukup
- Tidur yang cukup
- Mengurangi stres
Baca Juga: Makanan Sehat Ini Cegah Asam Urat: Dada Ayam & Ceri Bikin Nyeri Sendi Sembuh
Cara lain untuk mengatasi gejala asam urat
Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi gejala asam urat, ada beberapa tips lain yang dapat diikuti untuk mengelola kondisi ini:
- Batasi makanan yang tinggi purin: Makanan tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat. Secara khusus, daging merah, jeroan serta seafood dikaitkan dengan penyakit asam urat.
- Batasi makanan yang tinggi fruktosa: Minuman manis dan makanan lain yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi memperburuk gejala asam urat.
- Batasi atau hindari alkohol: Penderita asam urat harus membatasi atau menghindari alkohol.
- Jaga hidrasi yang cukup: Minumlah setidaknya 2 liter air putih per hari. Kekurangan cairan menyebabkan kristal asam urat mengendap dari larutan di persendian.
- Tetap aktif berolahraga: Berolahraga dapat membantu tubuh mengurangi stres, mengelola berat badan, kadar asam urat dan mengurangi risiko kondisi kesehatan kronis lainnya.
- Kelola kondisi kronis lainnya: Kondisi kronis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, dan diabetes yang memperburuk gejala asam urat.
Diet Mediterania untuk asam urat yang terdiri dari konsumsi makanan nabati dapat mengurangi risiko serangan asam urat. Itulah cara menurunkan berat badan yang aman untuk penderita asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News