M O M S M O N E Y I D
Santai

Berat Badan Turun Pangkas Risiko Asam Urat Kambuh Hingga 39%

Berat Badan Turun Pangkas Risiko Asam Urat Kambuh Hingga 39%
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Bukan hanya genetika, faktor berat badan dan pola makan memainkan peran besar dalam penyakit asam urat. Asam urat adalah bentuk radang sendi yang sering menyerang jempol kaki.

Janelle Duah, dokter penyakit dalam, memaparkan, kondisi ini terjadi ketika produk sampingan limbah yang dikenal sebagai asam urat menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan hiperurisemia.

Hal ini disebabkan oleh produksi asam urat yang berlebihan atau ketidakmampuan untuk mengeluarkannya melalui urin.

Dilansir dari Healthline.com, orang dengan riwayat keluarga penyakit asam urat lebih mungkin mengalami penyakit ini. Gen ABCG2 dan SLC2A9 memiliki peningkatan risiko hiperurisemia yang lebih besar.

Baca Juga: Mengontrol Kadar Asam Urat pada Lansia Efektif Cegah Risiko Komplikasi Jantung

Berat badan berlebih atau obesitas juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan kondisi kesehatan kronis lainnya.

Apakah penurunan berat badan dapat mengatasi asam urat?

dr. Janelle juga merekomendasikan agar penderita asam urat yang kelebihan berat badan atau obesitas untuk menurunkan berat badan. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko kekambuhan.

Penderita asam urat yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang menurun sebesar 5% memiliki kemungkinan kambuh asam urat 39% lebih rendah. Sedangkan, mereka yang BMI-nya meningkat sebesar 5% memiliki peningkatan risiko asam urat sebesar 60%.

Cara menurunkan berat badan dengan aman

Jika ingin menurunkan berat badan untuk membantu mengelola gejala asam urat, penting untuk melakukannya dengan cara yang aman dan sehat. Untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan, cobalah untuk mengadopsi kebiasaan sehat berikut:

  • Mengurangi konsumsi makanan olahan
  • Lebih sering memasak di rumah 
  • Mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan
  • Mengonsumsi air putih yang cukup
  • Tidur yang cukup
  • Mengurangi stres 

Baca Juga: Makanan Sehat Ini Cegah Asam Urat: Dada Ayam & Ceri Bikin Nyeri Sendi Sembuh

Cara lain untuk mengatasi gejala asam urat

Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi gejala asam urat, ada beberapa tips lain yang dapat diikuti untuk mengelola kondisi ini:

  • Batasi makanan yang tinggi purin: Makanan tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat. Secara khusus, daging merah, jeroan serta seafood dikaitkan dengan penyakit asam urat. 
  • Batasi makanan yang tinggi fruktosa: Minuman manis dan makanan lain yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi memperburuk gejala asam urat.
  • Batasi atau hindari alkohol: Penderita asam urat harus membatasi atau menghindari alkohol.
  • Jaga hidrasi yang cukup: Minumlah setidaknya 2 liter air putih per hari. Kekurangan cairan menyebabkan kristal asam urat mengendap dari larutan di persendian.
  • Tetap aktif berolahraga: Berolahraga dapat membantu tubuh mengurangi stres, mengelola berat badan, kadar asam urat dan mengurangi risiko kondisi kesehatan kronis lainnya. 
  • Kelola kondisi kronis lainnya: Kondisi kronis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, dan diabetes yang memperburuk gejala asam urat.

Diet Mediterania untuk asam urat yang terdiri dari konsumsi makanan nabati dapat mengurangi risiko serangan asam urat. Itulah cara menurunkan berat badan yang aman untuk penderita asam urat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/10)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 10 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Ada Tiket Green Travel Fair di Langkah Membumi Market 2026, Cek Promo dari Tiket.com

Hadir di Langkah Membumi Market 2026, tiket.com menawarkan promo akomodasi dan penerbangan untuk mendorong perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Tips biar Tidak Makan Tabungan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Kini marak terdengar istilah mantab alias makan tabungan. Ini kondisi di mana saldo tabungan terus terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Big Bad Wolf Gandeng Toko Buku Inggris, Sasar Pencinta Buku Koleksi

Menggandeng toko buku independen asal Inggris, Big Bad Wolf ingin memperkenalkan ragam buku koleksi kepada pembaca Indonesia.

Mengenal Keberagaman dan Kekayaan Wine Australia Lewat Pameran Ini, Catat Tanggalnya

Produsen dan pembuat wine Australia hadir di enam kota di Asia Tenggara termasuk di Jakarta untuk mengajak menjelajahi berbagai jenis wine.

Promo 10.10 Alfamart 10 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Ovaltine hingga Blue Band

Manfaatkan promo 10.10 Alfamart periode 10 Oktober 2026 untuk belanja lebih untung di momen tanggal kembar kali ini.

Mitos atau Fakta: Benarkah Ada Efek setelah Donor Darah yang Bikin Gemuk?

Sering khawatir berat badan naik usai donor darah? Ketahui fakta medis sebenarnya tentang efek setelah donor darah dan pengaruhnya pada tubuh.

Nyesel Baru Tahu! Ini 7 Minuman Penurun Kolesterol Alami yang Nikmat

Kolesterol tinggi bisa turun tanpa obat kimia. Yuk, intip deretan minuman penurun kolesterol yang segar, lezat, dan terbukti berkhasiat.

Meningkat, Ini Dampak Maybank Marathon 2026 bagi Ekonomi dan UMKM Bali

Maybank Marathon 2026 genjot omzet usaha lokal Bali. Multiplier effect penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 meningkat 34,6% dari tahun lalu.

Lebih dari Sekadar Lezat, Kenali 5 Manfaat Rebung Bambu untuk Diet Sehat Anda yuk

Tak hanya nikmat, ketahui berbagai manfaat rebung bambu sebagai prebiotik alami dengan kalori rendah yang menjaga kesehatan usus dan diet Anda.