MOMSMONEY.ID - Mindfulness membantu penderita gula darah tinggi dalam mengelola stres dan meningkatkan kontrol gula darah. Latihan ini dapat meningkatkan kontrol glikemik, meningkatkan perawatan diri, dan mendorong pandangan yang lebih positif.
Pengurangan stres berbasis mindfulness yang dikembangkan oleh Jon Kabat-Zinn, Ph.D. pada tahun 1979 terbukti secara ilmiah sebagai pelengkap yang efektif untuk berbagai kondisi medis dan psikologis.
Jon Kabat-Zinn merupakan profesor kedokteran emeritus di Fakultas Kedokteran Universitas Massachusetts.
Peserta yang mengikuti program MBSR selama delapan minggu menunjukkan kadar glukosa darah dan A1C yang lebih baik.
Intervensi mindfulness dapat meningkatkan perilaku perawatan diri pada pasien seperti kepatuhan terhadap pengobatan, pola makan sehat, dan aktivitas fisik teratur yang berkontribusi pada pengelolaan gula darah.
Baca Juga: Gula Tinggi Darah Langsung Normal Berkat 8 Pilihan Olahraga Ini
Stres memengaruhi kadar HbA1C
Dilansir dari Health.harvard.edu, stres membuat tubuh melepaskan hormon seperti kortisol. Stres dapat menyebabkan otot menegang, detak jantung meningkat, dan kadar gula darah melonjak.
Seiring waktu, stres kronis membuat kadar gula darah tinggi secara terus-menerus. Gula darah tinggi atau hiperglikemia kronis menyebabkan resistensi insulin dan diabetes tipe 2.
Bagaimana mindfulness bekerja?
Mindfulness adalah praktik yang bisa dilakukan untuk melatih fokus dan apa yang Anda rasakan saat ini tanpa interpretasi atau penilaian. Ada berbagai macam latihan yang dapat dilakukan untuk merilekskan tubuh dan pikiran guna membantu mengurangi stres.
Anda bisa melakukan metode pernapasan, visualisasi terpadu, dan aktivitas lainnya. Penderita gula darah tinggi dapat mempraktikkan mindfulness di mana saja dan kapan saja.
Cobalah latihan mindfulness mudah berikut ini:
- Pernapasan yang terfokus dan carilah tempat duduk yang nyaman.
- Tarik napas dalam-dalam dan pejamkan mata. Pusatkan perhatian penuh pada pernapasan dalam.
- Fokuskan perhatian pada sensasi udara yang masuk dan keluar dari tubuh.
- Berbaringlah telentang, kaki lurus, dan lengan berada di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas.
- Fokuskan perhatian secara perlahan pada setiap bagian tubuh. Luangkan waktu sejenak di setiap bagian tubuh untuk menyadari sensasi atau emosi.
- Saat mencapai bagian atas kepala, Anda bisa berhenti atau kembali ke kaki untuk merasakan sensasi tersebut.
Memahami hubungan antara pikiran dan kadar gula darah
Stres dapat meningkatkan kadar gula darah, ini adalah respons alami. Saat stres, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut kortisol dan menganggap kortisol sebagai bahan bakar darurat yang memompa gula ekstra ke dalam aliran darah.
Jadi, stres kronis memengaruhi kadar gula darah dan di sinilah mindfulness berperan untuk menyelamatkan Anda. Praktik mindfulness seperti meditasi dan yoga bagaikan obat penenang bagi jiwa yang stres.
Praktik-praktik ini telah terbukti secara ilmiah membantu mengurangi stres dan mampu menyeimbangkan kadar gula darah.
Baca Juga: Berhenti Minum Manis! Gula Darah Diam-diam Naik, Cek Alternatif Minuman yang Aman
Bagaimana mindfulness membantu mengendalikan gula darah?
Yoga dan praktik mindfulness lainnya memicu respons relaksasi, kebalikan dari respons stres. Shalu Ramchandani, dokter internis di Institut Benson-Henry menjelaskan bahwa respons relaksasi dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol.
Hal ini meningkatkan resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali, sehingga menurunkan kadar A1C. Itulah manfaat mindfulness dalam mengendalikan gula darah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News