M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Minum Susu Bikin Tubuh Tinggi? Ini Faktanya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jadi perbincangan, benarkah minum susu bikin tubuh tinggi? Yuk, kupas faktanya di sini!

Salah satu perbincangan yang sudah beredar sejak lama adalah bahwa minum susu bisa membuat tubuh menjadi tinggi. Banyak orang tua yang mendorong anak-anak mereka untuk rajin mengonsumsi susu agar pertumbuhannya optimal, terutama pada masa pertumbuhan.

Di sisi lain, berbagai iklan susu juga sering menggambarkan susu sebagai salah satu kunci utama dalam menambah tinggi badan. Namun, seberapa akurat sebenarnya klaim tersebut? Benarkah minum susu bikin tubuh tinggi?

MomsMoney akan membahas hal tersebut pada kesempatan kali ini. Yuk, simak!

Baca Juga: Benarkah Susu Kedelai Bagus untuk Diet Tubuh? Ini Jawabannya

Benarkah Minum Susu Bikin Tubuh Tinggi?

Susu memang mengandung banyak nutrisi yang penting untuk pertumbuhan, seperti kalsium dan protein, yang keduanya berperan besar dalam memperkuat tulang dan otot. Selain itu, susu juga mengandung insulin-like growth factor-1 (IGF-1), sebuah hormon yang terlibat dalam pertumbuhan.

Namun, meskipun susu membantu mendukung pertumbuhan, mengonsumsi susu saja tidak dapat secara langsung membuat tubuh menjadi lebih tinggi.

Pada masa kanak-kanak dan remaja yang masih dalam tahap pertumbuhan, susu bisa menjadi tambahan yang baik dalam pola makan mereka. Susu memberikan asupan gizi yang penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan.

Kalsium dalam susu membantu membangun tulang yang kuat, sementara protein berperan dalam pertumbuhan jaringan tubuh secara keseluruhan.

Namun, jika seseorang sudah memiliki pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi, minum lebih banyak susu tidak akan memberikan tambahan tinggi badan yang signifikan. Terlebih lagi, setelah melewati masa pubertas, tubuh sudah tidak lagi mengalami pertumbuhan tinggi yang signifikan.

Baca Juga: Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Susu?

Faktor Penentu Tinggi Badan

Melansir dari laman Very Well Health, berikut ini adalah beberapa faktor penentu tinggi badan:

1. Genetik

Salah satu faktor utama yang menentukan tinggi badan adalah genetika. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 80% tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh faktor genetik, yaitu informasi yang diwariskan dari orang tua. Meskipun asupan gizi yang baik sangat penting untuk mencapai potensi pertumbuhan maksimal, tinggi badan seseorang akan tetap terbatas oleh faktor genetik yang dimiliki.

Selain itu, beberapa faktor lain seperti penyakit masa kanak-kanak, kualitas tidur, dan tingkat aktivitas fisik juga turut memengaruhi tinggi badan. Misalnya, kurang tidur atau kurangnya aktivitas fisik dapat menghambat proses pertumbuhan yang optimal.

2. Masa Pubertas

Pada anak-anak dan remaja, tinggi badan akan meningkat pesat saat memasuki masa pubertas. Pada anak perempuan, lonjakan pertumbuhan terjadi sekitar usia 10 hingga 11 tahun, sedangkan pada anak laki-laki, masa pertumbuhannya dimulai sekitar usia 11 hingga 13 tahun.

Setelah melewati masa pubertas, pertumbuhan tinggi badan akan berhenti, biasanya pada usia 15 tahun untuk perempuan dan 17 tahun untuk laki-laki.

Meskipun demikian, faktor lain seperti kualitas tidur dan aktivitas fisik tetap penting selama masa pertumbuhan ini. Tubuh melepaskan hormon pertumbuhan saat tidur, dan kekurangan tidur dapat mempengaruhi tingkat produksi hormon ini.

Oleh karena itu, tidur yang cukup menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tubuh.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Susu Almond untuk Asam Lambung, Ulasan Lengkapnya di Sini

Lalu, benarkah minum susu bikin tubuh tinggi? Susu memang memberikan banyak manfaat untuk pertumbuhan, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja, karena kandungan kalsium dan protein yang dimilikinya.

Namun, faktor terbesar yang menentukan tinggi badan adalah genetika. Meskipun susu bisa membantu jika ada kekurangan gizi, mengonsumsi lebih banyak susu setelah mencapai usia dewasa tidak akan membuat tubuh menjadi lebih tinggi.

Untuk mencapai tinggi badan maksimal, sangat penting untuk menjaga pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, dan berolahraga secara teratur. Jika Anda masih dalam masa pertumbuhan, memastikan asupan nutrisi yang cukup akan sangat membantu.

Setelah melewati masa pubertas, tubuh Anda sudah mencapai tinggi badan penuh. Meskipun susu dan gizi lainnya tetap penting untuk kesehatan, tinggi badan tidak akan bertambah lebih banyak.

Baca Juga: Daftar 8 Susu Bebas Laktosa Alternatif untuk Orang yang Intoleransi Laktosa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.