M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Kentang Bagus Dikonsumsi saat Diet Menurunkan Berat Badan?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah kentang bagus dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan atau tidak?

Saat membahas diet dan penurunan berat badan, kentang sering kali menjadi bahan perdebatan.

Ada yang mengatakan, kentang harus dihindari karena mengandung karbohidrat tinggi dan dapat membuat berat badan naik, sementara yang lain berpendapat kentang justru bisa menjadi teman baik dalam program diet.

Lantas, apakah kentang bagus dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan? MomsMoney akan membahasnya di sini. Mari simak.

Baca Juga: Jus yang Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan Apa Saja? Ini Rekomendasinya!

Apakah kentang bagus dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan?

Ya, kentang bagus untuk dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan. Mengapa kentang dapat menjadi pilihan tepat untuk diet penurunan berat badan? Kunci dari efektivitas kentang terletak pada kemampuannya untuk menciptakan defisit kalori.

Kentang adalah makanan yang rendah kalori, namun kaya akan serat dan kandungan air yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Dengan membatasi asupan makanan lain dan hanya mengonsumsi kentang, Anda bisa mengurangi total kalori yang masuk ke dalam tubuh, yang tentunya mendukung penurunan berat badan, terutama jika dibarengi dengan peningkatan aktivitas fisik.

Baca Juga: 14 Sarapan Pagi yang Sehat untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Mengutip dari LifeMD, kentang juga merupakan sumber berbagai nutrisi penting, seperti vitamin C, kalium, dan vitamin B6. Kandungan kalium yang tinggi dalam kentang dapat membantu mengurangi retensi air, sehingga dapat mengurangi pembengkakan dan memperbaiki penampilan fisik secara keseluruhan.

Serat yang terkandung dalam kentang, terutama jika dikonsumsi bersama kulitnya, sangat penting untuk mengelola berat badan. Serat ini membantu menurunkan nafsu makan dengan memperpanjang rasa kenyang dan berperan dalam menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.

Selain itu, kentang juga mengandung pati resisten yang berfungsi untuk memberi makan bakteri baik di usus. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mendukung penurunan berat badan lebih lanjut.

Baca Juga: Apakah Salad Buah Bagus untuk Diet? Ini Jawabannya!

Karena kentang adalah karbohidrat utuh yang tidak diproses, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencerna kentang. Ini berarti tubuh membakar lebih banyak kalori selama proses pencernaan kentang.

Proses ini, yang disebut efek termogenik, bisa mempercepat penurunan berat badan jika kentang dikonsumsi tanpa tambahan lemak seperti mentega atau keju.

Dengan demikian, kentang bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga rasa kenyang sambil membatasi kalori, serta mendukung upaya penurunan berat badan secara efektif.

Jadi, apakah kentang bagus dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan? Jawabannya adalah iya. Kentang bisa menjadi pilihan yang bagus untuk diet penurunan berat badan karena rendah kalori, kaya serat, dan mengandung air yang membantu menahan rasa kenyang lebih lama.

Selain itu, kandungan kalium dan pati resisten dalam kentang membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi retensi air, yang mempercepat proses penurunan berat badan.

Baca Juga: Apakah Pepaya Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.