MOMSMONEY.ID - Ini 5 kesalahan dekorasi ini bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.
Rumah yang kelihatan mahal ternyata tidak selalu soal furnitur berharga tinggi atau dekorasi yang memenuhi setiap sudut.
Penataan yang kurang pas justru bisa membuat interior kehilangan kesan rapi meskipun material dan perabot yang digunakan cukup bagus.
Rumah di Indonesia yang punya beragam ukuran ruang, mulai dari hunian mungil hingga rumah dengan area luas, proporsi dan penempatan elemen menjadi hal yang penting diperhatikan.
Melansir dari Real Simple, desainer interior Craig Gritzen menyoroti beberapa detail kecil yang kerap luput ketika seseorang menata rumah.
“Rumah yang terlihat paling mahal bukanlah rumah yang dipenuhi dengan dekorasi dan aksesori mahal,” ujar Craig Gritzen, desainer utama dan pendiri Curated Style Collective.
Baca Juga: 7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas
Terlalu banyak elemen yang ingin ditonjolkan
Punya banyak dekorasi bukan berarti ruangan otomatis terlihat mewah. Ketika semua benda dibuat mencolok, mata justru bingung menentukan bagian mana yang menjadi pusat perhatian.
Gritzen menyarankan adanya hierarki visual. Sederhananya, pilih satu bagian yang menjadi daya tarik utama, kemudian biarkan furnitur dan dekorasi lain mendukungnya.
Coba cek kembali ruang tamu atau kamar di rumah. Jika terlalu banyak pajangan, bantal, ornamen, atau aksesori yang memiliki karakter kuat, beberapa di antaranya mungkin justru perlu disimpan.
Ukuran gorden tidak sesuai
Gorden sering dianggap sebagai pelengkap, padahal posisinya bisa memengaruhi tampilan keseluruhan ruangan. Gorden yang terlalu pendek, sempit, atau dipasang terlalu rendah dapat membuat jendela terlihat kurang proporsional.
Sebelum membeli gorden, ukur area jendela dan perhatikan tinggi pemasangannya. Jika kondisi arsitektur memungkinkan, pemasangan yang lebih tinggi dan lebar dapat membantu memberikan kesan ruang yang lebih seimbang.
Jangan hanya memilih berdasarkan motif atau warna. Ukuran kain dan cara pemasangannya juga menentukan hasil akhirnya.
Mengandalkan cahaya yang terlalu tajam
Lampu cantik bisa kehilangan daya tarik jika dipasangkan dengan bohlam yang tidak sesuai. Suhu warna yang terlalu keras atau pencahayaan yang tidak serasi dapat membuat suasana ruangan terasa kurang nyaman.
Untuk ruang keluarga dan area berkumpul, Gritzen cenderung memilih pencahayaan yang lebih hangat. Pemilik rumah juga dapat mengombinasikan beberapa sumber cahaya agar ruangan tidak hanya bergantung pada satu lampu utama.
Jika bentuk bohlam terlihat dari luar, pilih model yang secara visual cocok dengan desain lampunya.
Membiarkan sakelar dan stop kontak terlalu mencolok
Detail kecil seperti sakelar dan stop kontak ternyata bisa ikut memengaruhi tampilan interior. Apalagi jika dinding sudah ditata dengan rapi dan menggunakan material dekoratif tertentu.
Tidak harus mengganti semuanya sekaligus. Prioritaskan bagian yang paling mudah terlihat, kemudian pilih penutup yang warnanya lebih menyatu dengan dinding atau konsep ruangan.
Langkah sederhana ini dapat membuat tampilan interior terasa lebih konsisten tanpa perlu melakukan renovasi besar.
Baca Juga: 6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal
Menggunakan aroma yang terlalu kuat
Selain visual, aroma juga ikut membentuk pengalaman ketika berada di dalam rumah. Pengharum dengan aroma terlalu tajam atau wadah yang desainnya kurang menyatu dengan dekorasi bisa mengganggu suasana.
Daripada menggunakan banyak pewangi dengan karakter berbeda, pilih aroma yang lebih sesuai dengan karakter ruangan. Letakkan produk pada area yang tidak mengganggu komposisi dekorasi.
Prinsipnya cukup mudah, aroma sebaiknya melengkapi ruangan, bukan menjadi hal pertama yang menarik perhatian.
Rumah terlihat mahal bukan berarti harus mahal
Dari lima kesalahan tersebut, terlihat bahwa kesan sebuah rumah lebih banyak dipengaruhi oleh cara setiap elemen bekerja bersama. Furnitur mahal pun bisa terlihat kurang menarik jika ukurannya tidak seimbang, pencahayaan keliru, atau dekorasi terlalu ramai.
Sebelum membeli barang baru, coba evaluasi dulu apa yang sudah ada di rumah. Mengurangi dekorasi, memperbaiki posisi gorden, mengganti karakter cahaya, atau merapikan detail kecil bisa memberikan perubahan yang terasa tanpa harus mengubah seluruh ruangan.
Pada akhirnya, rumah yang nyaman dan enak dipandang bukan tentang seberapa mahal isinya, tetapi seberapa tepat setiap elemen ditempatkan dan digunakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News