M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Asam Lambung Bisa Menyebabkan Sakit Kepala atau Tidak ya?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apakah asam lambung bisa menyebabkan sakit kepala atau tidak? Cari tahu jawabannya di sini.

Pernahkah Anda merasa sakit kepala setelah makan atau merasakan sensasi terbakar di dada? Jika ya, Anda mungkin bertanya-tanya apakah ada hubungan antara asam lambung dan sakit kepala.

Seringkali, kita mengaitkan sakit kepala dengan faktor-faktor seperti stres, kurang tidur, atau dehidrasi. Namun, disebut-sebut asam lambung juga bisa menjadi faktor sakit kepala, lo.

Lantas, apakah asam lambung bisa menyebabkan sakit kepala. MomsMoney akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Mari simak!

Baca Juga: 9 Macam Makanan yang Membantu Menurunkan Asam Lambung Naik

Apakah asam lambung bisa menyebabkan sakit kepala?

Ya, asam lambung bisa menyebabkan sakit kepala. Refluks asam terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan melalui katup antara lambung dan kerongkongan yang seharusnya mencegahnya.

Dalam beberapa kasus, asam ini bisa sampai ke tuba eustachius, saluran yang menghubungkan tenggorokan ke telinga bagian dalam.

Telinga bagian dalam kita berperan penting dalam keseimbangan tubuh. Ketika asam lambung mengganggu tekanan di telinga, ini bisa menyebabkan sakit kepala atau pusing.

Selain itu, asam lambung naik juga dapat memengaruhi saluran pernapasan. Refluks asam yang mengiritasi saluran napas bisa mengarah pada sesak napas, yang pada gilirannya dapat memperburuk sakit kepala dan menyebabkan kehilangan kesadaran dalam kasus tertentu.

Lebih banyak bukti akhir-akhir ini menunjukkan bahwa masalah pencernaan, terutama yang berkaitan dengan mikrobiota usus (bakteri baik di usus), dapat berhubungan dengan gejala fisik lain seperti sakit kepala dan kelelahan.

Baca Juga: Inilah Cara Membuat Bubur Kacang Hijau untuk Asam Lambung yang Sehat

Sistem pencernaan kita berperan besar dalam kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ketika ada ketidakseimbangan, efek domino bisa terjadi pada berbagai bagian tubuh, termasuk kepala.

Refluks asam juga dapat mengganggu tidur, karena saat kita berbaring, asam lebih mudah naik ke kerongkongan. Gangguan tidur yang disebabkan oleh asam lambung naik dapat menyebabkan kelelahan kronis, yang sering kali berujung pada sakit kepala.

Gejala sakit kepala karena asam lambung naik

Melansir dari laman Healthline, di bawah ini adalah beberapa gejala yang menyertai sakit kepala karena asam lambung naik:

  • Bersendawa berlebihan
  • Kesulitan atau nyeri saat menelan
  • Kelebihan air liur
  • Perasaan makanan tersangkut di tenggorokan
  • Sakit tenggorokan atau suara serak
  • Laringitis dan radang gusi
  • Rasa asam di mulut dan bau mulut

Gejala-gejala ini dapat mempengaruhi kenyamanan sehari-hari dan juga kualitas tidur Anda, yang pada gilirannya berpotensi meningkatkan frekuensi sakit kepala.

Baca Juga: Begini Cara Mengobati Tenggorokan Sakit karena Asam Lambung Naik

Cara mengobati sakit kepala karena asam lambung naik

Inilah beberapa cara mengobati sakit kepala karena asam lambung naik:

1. Perubahan pola makan dan gaya hidup

Salah satu cara terbaik untuk mengelola asam lambung naik adalah dengan menghindari makanan yang memicu refluks asam.

Makanan pedas, berlemak, atau terlalu asam bisa memperburuk gejala. Menghindari alkohol dan tembakau juga dapat membantu mengurangi keparahan refluks.

Berhenti merokok atau membatasi konsumsi alkohol bisa sangat bermanfaat, meski perubahan ini mungkin memerlukan bantuan dokter.

2. Posisi tidur yang tepat

Cara Anda tidur sangat memengaruhi seberapa buruk refluks asam Anda. Hindari makan berat atau camilan larut malam sebelum tidur, dan cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Anda bisa menggunakan bantal tambahan atau bantal baji untuk menanggulangi refluks asam.

Baca Juga: Benarkah Penyakit Asam Lambung Mematikan atau Tidak? Ini Faktanya

3. Olahraga yang tepat

Olahraga ringan dapat membantu mengurangi gejala asam lambung naik, tetapi olahraga yang terlalu berat, seperti angkat besi atau crunch, dapat memperburuk keadaan. Pilihlah latihan berdampak rendah atau sedang yang tidak memicu refluks.

4. Obat untuk mengontrol refluks asam dan sakit kepala

Untuk mengatasi refluks asam, dokter mungkin akan meresepkan obat pengontrol asam seperti antasida, penghambat H2, atau penghambat pompa proton (PPI). Obat-obatan ini dapat membantu mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi.

Selain itu, obat sakit kepala seperti asetaminofen atau obat migrain mungkin diperlukan untuk mengatasi sakit kepala karena asam lambung naik.

Itulah ulasan tentang apakah asam lambung bisa menyebabkan sakit kepala atau tidak. Asam lambung dapat menyebabkan sakit kepala melalui refluks asam yang mengganggu tekanan di telinga bagian dalam dan saluran pernapasan.

Gangguan tidur akibat asam lambung naik juga dapat menyebabkan kelelahan kronis, yang memperburuk sakit kepala. Selain itu, ketidakseimbangan dalam sistem pencernaan, termasuk mikrobiota usus, dapat berkontribusi pada gejala fisik lain seperti sakit kepala.

Baca Juga: Apakah Kunyit Bisa Menyembuhkan Penyakit Asam Lambung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.