M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Olahraga yang Paling Bagus untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi?

Apa Olahraga yang Paling Bagus untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apa olahraga yang paling bagus untuk menurunkan gula darah tinggi, ya? Ayo cek di sini.

Olahraga memiliki peran yang sama pentingnya dengan pola makan dalam mencegah maupun mengatasi resistensi insulin dan diabetes.

Olahraga juga berkontribusi dalam menurunkan berat badan, yang sering kali menjadi langkah penting untuk mengontrol kadar gula darah.

Dr. Donald Hensrud, pakar pengobatan pencegahan dan nutrisi sekaligus editor medis The Mayo Clinic Diet, menjelaskan, olahraga membantu tubuh mengelola glukosa dengan cara yang khas.

Berbagai jenis olahraga memang memberikan manfaat, tetapi jenis gerakan dan waktu pelaksanaannya dapat memengaruhi seberapa besar dampaknya bagi tubuh.

Melansir The New York Times, sejumlah penelitian menunjukkan, olahraga bahkan bisa lebih efektif dalam mencegah diabetes dibanding penggunaan obat, meski keduanya tetap memiliki peran.

Saat Anda berolahraga, otot akan lebih mudah menyerap glukosa dari aliran darah, sehingga kadar gula darah bisa langsung menurun.

Baca Juga: 7 Tanda Gula Darah Tinggi Menurut Ahli, Cek di Sini

Dr. Gerald I. Shulman dari Yale School of Medicine menambahkan, olahraga juga dapat membantu mengurangi penumpukan lemak di sekitar organ tubuh, yang merupakan salah satu faktor utama pemicu resistensi insulin dan diabetes.

Studi juga menunjukkan, olahraga interval dengan intensitas tinggi secara rutin, maupun olahraga intensitas sedang yang dilakukan secara konsisten, dapat memberikan hasil yang signifikan bagi kesehatan metabolik.

Lalu, apa olahraga yang paling bagus untuk menurunkan gula darah tinggi? Bersumber dari laman GoodRx, ini dia daftar pilihannya:

1. Berjalan kaki

Berjalan kaki adalah olahraga ringan yang mudah dilakukan dan disukai banyak orang. Olahraga ini bisa membantu menurunkan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Cobalah berjalan cepat selama 30 menit setiap hari sekitar 100 langkah per menit untuk memenuhi rekomendasi olahraga aerobik dari ADA.

Jika ingin lebih menantang, tambahkan kegiatan seperti naik tangga. Namun, jika Anda jarang berolahraga sebelumnya, mulailah dengan perlahan lalu tingkatkan kecepatan secara bertahap.

2. Berlari

Dengan persiapan yang tepat dan seizin dokter, Anda bisa meningkatkan intensitas dari berjalan cepat menjadi berlari. Olahraga ini terbukti dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

3. Bersepeda

Bersepeda bisa meningkatkan kesehatan jantung, paru-paru, keseimbangan, dan postur tubuh.

Anda tidak harus membeli sepeda statis yang mahal, gunakan saja sepeda yang ada untuk berkeliling di luar rumah atau gunakan sepeda statis di gym. Penelitian menunjukkan, bersepeda bermanfaat bagi penderita diabetes.

4. Menari

Menari bisa membuat olahraga terasa lebih menyenangkan. Aktivitas ini baik untuk kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, dan membantu mengontrol gula darah.

Sebuah studi menunjukkan, penderita diabetes tipe 2 yang mengikuti program menari lebih termotivasi untuk terus berolahraga dibanding mereka yang melakukan latihan lain.

5. Aerobik air

Olahraga di air, seperti berenang, sangat ramah untuk persendian dan bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Aerobik air juga bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan, kebugaran, dan kesehatan jantung, terutama bagi penderita diabetes tipe 2.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Gula Darah Naik, Stres Salah Satunya

6. Latihan interval intensitas tinggi (HIIT)

HIIT adalah kombinasi latihan intensitas tinggi dalam waktu singkat yang diselingi gerakan dengan intensitas lebih rendah. Anda bisa menerapkannya pada berbagai olahraga, seperti berlari atau bersepeda. HIIT terbukti dapat membantu menurunkan gula darah puasa pada penderita diabetes tipe 2.

7. Latihan beban

Latihan beban atau latihan kekuatan menggunakan beban atau alat tertentu untuk meningkatkan massa dan kekuatan otot. Olahraga ini dapat membantu tubuh lebih peka terhadap insulin dan memperbaiki toleransi glukosa pada penderita diabetes tipe 2.

8. Yoga

Yoga menggabungkan gerakan lembut, meditasi, dan teknik pernapasan. Selain meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan, yoga juga bermanfaat bagi lansia dengan diabetes tipe 2 karena dapat mengurangi risiko jatuh. Yoga juga membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol.

9. Tai Chi

Tai Chi adalah latihan kuno yang menggabungkan gerakan ringan, meditasi, dan pernapasan. Latihan ini membantu meningkatkan keseimbangan, kelenturan, dan kesehatan secara keseluruhan. Rutin melakukan Tai Chi dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

10. Pilates

Pilates adalah olahraga berdampak rendah yang berfokus pada penguatan otot inti, keseimbangan, dan postur tubuh dengan gerakan berulang serta kontrol napas. Penelitian menunjukkan bahwa Pilates dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mengontrol kadar gula darah mereka.

Baca Juga: 4 Minuman Terbaik yang Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi Menurut Ahli

Demikianlah pembahasan tentang apa olahraga yang paling bagus untuk menurunkan gula darah tinggi. Dengan memilih salah satu atau beberapa jenis olahraga di atas dan melakukannya secara rutin, Anda bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.