M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Gula Darah Naik, Stres Salah Satunya

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Gula Darah Naik, Stres Salah Satunya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat gula darah naik, lo. Apa sajakah itu?

Naik turunnya gula darah dalam batas tertentu adalah hal yang normal. Namun, yang perlu dihindari adalah fluktuasi gula darah yang terlalu ekstrem, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Menghindari kondisi ini memang tidak selalu mudah karena banyak faktor yang bisa memengaruhi.

Melansir laman Eating Well, Rebecca Jaspan, M.P.H., RD, CEDS, CDCES, menjelaskan bahwa kenaikan gula darah adalah hal wajar, baik pada orang yang memiliki diabetes maupun yang tidak. Saat kita makan, gula darah akan naik, lalu hormon insulin dilepaskan untuk membantu memindahkan gula dari darah ke dalam sel sebagai sumber energi.

Spesialis bersertifikat khusus gangguan makan ini, bilang, masalah muncul jika proses ini terganggu, misalnya karena resistensi insulin atau produksi insulin yang kurang. Akibatnya, gula tetap berada di aliran darah dan menyebabkan gula darah tinggi dalam jangka waktu lama, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Baca Juga: 14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah Tinggi Tanpa Obat

Bersumber dari laman Health, ini dia beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat gula darah naik:

1. Konsumsi minuman manis di pagi hari

Minuman seperti latte manis atau minuman energi di pagi hari memang bisa membuat semangat, tapi juga bisa membuat gula darah melonjak karena kandungan gula tambahannya yang tinggi.

Minuman ini juga tidak memiliki nutrisi penting seperti serat dan protein yang dapat membantu menstabilkan gula darah. Meminumnya di pagi hari dengan perut kosong bisa berdampak lebih besar pada lonjakan gula darah.

Jika sulit meninggalkan kopi manis di pagi hari, kurangi takaran gula atau imbangi dengan sarapan yang tinggi protein dan serat. 

2. Kurang minum air putih

Dehidrasi bisa membuat gula darah naik. Saat tubuh kekurangan cairan, hormon vasopressin dan kortisol meningkat, yang dapat memengaruhi kadar glukosa. Penelitian juga menunjukkan bahwa mencukupi kebutuhan cairan harian dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Biasakan minum air putih secara teratur sepanjang hari, bukan hanya saat merasa haus.

3. Terlalu sering stres

Stres memicu pelepasan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, stres yang berkepanjangan dapat memicu rasa lapar berlebih dan membuat Anda mengidam makanan manis.

Cobalah mengelola stres dengan aktivitas yang menenangkan seperti jalan kaki, meditasi, atau menulis jurnal.

4. Kurang tidur

Tidur yang tidak cukup dapat memengaruhi gula darah dan meningkatkan rasa lapar, terutama keinginan makan makanan manis. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperburuk fluktuasi gula darah.

Usahakan tidur minimal 7 jam setiap malam. Jika sulit tidur, konsultasikan dengan dokter atau spesialis tidur.

5. Terlalu banyak minum manis sepanjang hari

Bukan hanya kopi manis di pagi hari yang bisa membuat gula darah naik. Minum soda, jus buah, atau susu cokelat sepanjang hari juga dapat memengaruhi kadar glukosa. Mengonsumsi minuman manis terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.

Batasi minuman manis dan lebih sering minum air putih, teh tawar, atau air berkarbonasi tanpa pemanis.

Baca Juga: 15 Makanan Tercepat Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Cek di Sini

6. Kurang asupan protein dan serat

Protein dan serat dapat memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Sebuah penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa makan protein dan sayuran sebelum karbohidrat bisa menurunkan gula darah setelah makan hingga 40% dibandingkan makan karbohidrat lebih dulu.

Pastikan setiap makan atau camilan mengandung protein (ayam, telur, tahu) dan serat (sayuran, biji-bijian).

7. Terlalu banyak duduk

Terlalu sering duduk diam bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Bahkan aktivitas ringan seperti berjalan 10 menit setelah makan bisa membantu mengendalikan gula darah.

Ikuti rekomendasi CDC untuk berolahraga minimal 150 menit dengan intensitas sedang atau 75 menit dengan intensitas tinggi setiap minggu, serta lakukan latihan kekuatan minimal 2 kali seminggu.

8. Terlalu mengonsumsi makanan cepat saji

Makanan cepat saji umumnya tinggi karbohidrat olahan, lemak tidak sehat, dan kalori berlebih yang dapat meningkatkan gula darah. Sebaliknya, memasak sendiri di rumah terbukti dapat menurunkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Tidak perlu berhenti total makan di luar, tetapi usahakan lebih sering memasak di rumah dengan bahan yang lebih sehat seperti protein tanpa lemak, lemak sehat, dan karbohidrat tinggi serat.

Baca Juga: Gula Darah 400 Apakah Normal? Cari Tahu Jawabannya di Sini

9. Olahraga intensitas tinggi tanpa kontrol

Olahraga penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin, menjaga kesehatan jantung, serta membantu berat badan tetap ideal. Namun, pada beberapa orang, olahraga yang terlalu berat justru bisa membuat gula darah naik sementara karena tubuh melepaskan adrenalin dan glukosa tambahan untuk energi.

Penderita diabetes atau resistensi insulin dianjurkan untuk mengombinasikan jenis olahraga dan lebih fokus pada intensitas rendah hingga sedang, seperti berjalan kaki, Pilates, atau latihan beban ringan. Kenaikan gula darah akibat olahraga intens ini biasanya bersifat sementara dan merupakan reaksi tubuh yang normal.

10. Mengonsumsi obat tertentu

Beberapa jenis obat dapat memengaruhi kadar gula darah. Obat-obatan seperti glukokortikoid, antipsikotik, obat jantung (statin, beta blocker, diuretik), obat imunosupresif, serta terapi hormon bisa memicu lonjakan gula darah.

Selalu beri tahu dokter mengenai semua obat yang Anda konsumsi. Jangan pernah menghentikan atau memulai obat baru tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Nah, itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat gula darah naik. Dengan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan di atas, Anda dapat menjaga gula darah tetap stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. 

Promo Bakmi GM Happy Hour Mei: Kenyang Mulai Rp 25 Ribuan, Untung Setiap Sore

Sore hari rawan lapar? Promo Bakmi GM punya Happy Hour mulai Rp 25.000-an. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat sampai akhir Mei.  

WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

WHO mengeluarkan peringatan: ada kemungkinan akan lebih banyak kasus hantavirus dalam beberapa minggu mendatang.

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (13/5) Anjlok Rp 20.000 Jadi Rp 2.839.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot tajam pada Rabu (13/5)

IHSG Semakin Tertekan, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (13/5)

IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (13/5/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Bukan Telur Biasa! Ini 6 Manfaat Telur Omega yang Unggul Jaga Otak, Mata & Jantung

Mengonsumsi telur omega ternyata punya manfaat istimewa. Ini 6 khasiatnya yang bisa jaga jantung, mata, dan tulang Anda tetap prima.

MSCI Depak 6 Saham dari Indeks Gobal Standard, Ini 11 yang Bertahan

Enam saham Tanah Air keluar dari kelompok saham kapitalisasi besar, MSCI Global Standar Indexes List. Saham apa yang tersisa di indeks tersebut? ​