M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ternyata Ini Olahraga Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Apa Saja?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Penderita hipertensi mari merapat. Ini dia beberapa olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Catat, ya!

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala, namun perlahan merusak organ-organ penting tubuh.

Meski obat-obatan antihipertensi telah membantu jutaan orang, banyak penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup aktif, khususnya olahraga teratur, merupakan cara alami dan efektif untuk menurunkan tekanan darah.

Tidak semua olahraga berdampak sama terhadap tekanan darah. Beberapa olahraga terbukti lebih efektif dibanding lainnya dalam membantu jantung memompa darah lebih efisien, memperlancar sirkulasi, dan menurunkan tekanan di pembuluh darah.

Lalu, olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi apa saja? MomsMoney akan mengulasnya di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: 9 Macam Sayur Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami dengan Cepat

Olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi

Melansir dari laman Healthline, ini dia beberapa olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi:

1. Latihan isometrik

Tinjauan ilmiah terbaru pada 2023 menunjukkan bahwa latihan isometrik menempati posisi teratas sebagai jenis olahraga paling efektif untuk menurunkan tekanan darah.

Latihan isometrik adalah latihan yang melibatkan kontraksi otot tanpa menggerakkan sendi. Artinya, otot bekerja keras namun tubuh tidak berpindah posisi. Contoh gerakannya antara lain:

  • Wall sit
  • Plank
  • Squat statis
  • Glute bridge
  • Beberapa pose yoga yang ditahan

Dalam ulasan ilmiah tersebut, gerakan wall sit terbukti sebagai latihan isometrik yang paling efektif menurunkan tekanan darah.

Meski belum diketahui pasti mengapa latihan ini sangat bermanfaat, ada teori yang menyebutkan bahwa saat otot berkontraksi dan kemudian rileks, tubuh melepaskan sinyal yang membantu melebarkan pembuluh darah dan mengurangi tekanan.

Jika dilakukan secara rutin, efek ini dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Menariknya, hanya dengan tiga sesi latihan isometrik berdurasi 17 menit per minggu, seseorang sudah bisa mendapatkan manfaat yang nyata terhadap tekanan darahnya.

2. Latihan ketahanan dinamis

Setelah isometrik, latihan ketahanan dinamis dinilai paling efektif kedua untuk menurunkan tekanan darah diastolik. Latihan ini melibatkan gerakan otot secara penuh dengan melawan beban atau resistensi.

Contohnya meliputi:

  • Push-up
  • Bicep curls
  • Lunges
  • Sit-up
  • Deadlift
  • Angkat kaki

Latihan ini tidak hanya menguatkan otot, tapi juga membantu jantung memompa darah lebih efisien dan memperbaiki fungsi pembuluh darah, yang keduanya penting untuk mengendalikan tekanan darah.

Baca Juga: Benarkah Makan Timun Bisa Menurunkan Darah Tinggi? Ini Jawabannya

3. Latihan aerobik

Latihan aerobik atau kardio sudah lama dikenal sebagai metode efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Jenis latihan ini melibatkan otot besar dan membuat detak jantung meningkat.

Contoh latihan aerobik antara lain:

  • Jalan cepat
  • Lari
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Lompat tali
  • Burpee
  • Jumping jacks

American Heart Association menyarankan setidaknya:

  • 150 menit olahraga aerobik intensitas sedang per minggu, atau
  • 75 menit aerobik intensitas tinggi, atau
  • Kombinasi keduanya

Dari semua latihan aerobik, lari tercatat sebagai yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah.

4. Latihan interval intensitas tinggi (HIIT)

HIIT adalah jenis olahraga yang menggabungkan aktivitas intens dalam waktu singkat dengan periode istirahat atau latihan ringan.

Tinjauan tahun 2022 menyebutkan bahwa HIIT sebanding efektivitasnya dengan latihan aerobik biasa untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, HIIT juga membantu meningkatkan detak jantung saat istirahat dan kemampuan tubuh mengonsumsi oksigen.

Namun, ulasan tahun 2023 menyebutkan bahwa HIIT adalah jenis latihan paling kurang efektif dibandingkan lainnya dalam hal menurunkan tekanan darah secara umum. Meski demikian, latihan interval sprint dalam kategori HIIT tetap menunjukkan hasil yang cukup baik.

Baca Juga: Buah Apa yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi ya? Ini 12 Daftar Pilihannya

5. Latihan gabungan antara kekuatan + kardio

Jika merasa bosan dengan satu jenis olahraga saja, latihan gabungan bisa menjadi solusi. Gabungan antara latihan kekuatan dan aerobik terbukti sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik.

Penelitian pada 2023 menempatkan jenis latihan gabungan ini sebagai yang paling efektif kedua, setelah latihan isometrik.

Itu dia beberapa olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Tips aman berolahraga untuk penderita hipertensi

Jika baru memulai olahraga rutin, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Mulai dari yang ringan

Tak perlu langsung intens. Beberapa menit aktivitas ringan jauh lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali.

2. Lakukan pemanasan terlebih dulu

Pemanasan selama 5 menit membantu mempersiapkan tubuh, mencegah cedera, dan membuat latihan jadi lebih efektif.

Baca Juga: 12 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Cepat dan Efektif

3. Pilih olahraga yang disukai

Semakin menikmati aktivitasnya, semakin besar kemungkinan Anda untuk melakukannya secara konsisten.

4. Ajak teman atau pasangan olahraga

Memiliki partner latihan bisa membuat suasana lebih menyenangkan dan membantu Anda tetap semangat.

5. Jadwalkan olahraga di kalender

Menetapkan waktu khusus dalam rutinitas harian membantu membangun kebiasaan positif yang konsisten.

Itulah beberapa olahraga terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Berbagai jenis olahraga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, namun latihan isometrik terbukti menjadi yang paling efektif berdasarkan penelitian terbaru. Diikuti oleh latihan gabungan, ketahanan dinamis, aerobik, dan HIIT.  

Baca Juga: 7 Pengobatan Rumahan Sederhana untuk Mengelola Tekanan Darah Tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.