MOMSMONEY.ID - Penyakit ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis menjadi sebuah kondisi neurologis yang tidak bisa lagi disebut sebagai kelainan langka. Karena nama besar seperti Stephen Hawking telah membuka mata kita bahwa penyakit ALS mampu melumpuhkannya.
Tak hanya membuat lumpuh, tapi juga secara bertahap merenggut kendali atas otot, dan pada tahap lanjut, bahkan mengganggu fungsi kognitif serta pernapasan.
Penyakit yang disebut juga dengan Lou Gehrig ini memiliki penyebab yang beragam, mulai dari genetik hingga faktor lingkungan.
Baca Juga: 8 Makanan yang Baik untuk Menjaga Sistem Saraf Anda
Gejalanya bisa berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Oleh karena itu, kewaspadaan dini adalah kunci.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami kelemahan otot progresif yang tak kunjung membaik, segeralah konsultasikan ke dokter neurolog ya.
Penyebab penyakit ALS
Penyebab dari penyakit ALS sendiri belum bisa dipastikan. Namun, ada beberapa faktor yang memengaruhi munculnya penyakit ini.
Berikut beberapa penyebab penyakit ALS yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari insanmedika.co.id:
Baca Juga: Sakit Dada Kiri? Bukan Cuma Jantung lo, Ini 5 Pemicu Lain yang Perlu Diwaspadai
1. Genetik
Genetik menjadi salah satu faktor dari datangnya penyakit ALS. Terdapat sekitar 5 hingga 10 persen kasus ALS di Amerikas Serikat berasal dari genetik.
2. Kelebihan glutamat
Penyebab berikutnya bisa disebabkan karena kelebihan glutamat. Sehingga membuat toksisitas pada sel-sel saraf.
Sehingga, hal ini memicu terjadinya neurodegeneratif yang berhubungan dengan penyakit ALS.
3. Gangguan pada mitokondria
Peran dari mitokondria adalah untuk memproduksi energi. Jika fungsi mitokondria terganggu, maka bisa menyebabkan ketidakseimbangan pada energi di sel-sel saraf. Hal ini pun memengaruhi perkembangan dari penyakit ALS.
Baca Juga: Sering Sakit Kepala Disertai Pandangan Kabur, Waspadai Tumor Otak
4. Gangguan sistem kekebalan tubuh
Ketika respons imun tidak tepat, maka bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel saraf motorik yang akhirnya memicu datangnya penyakit ALS.
5. Lingkungan
Penyakit ALS juga bisa disebabkan oleh paparan racun dari lingkungan. Misalnya saja timbal atau zat lainnya yang ada di tempat kerja Anda atau di rumah.
Meski begitu, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendukungnya secara kuat.
6. Usia
Usia juga berpengaruh pada penyakit ALS. Sebagian besar penyakit ini menyerang seseorang di usia 40-80 tahun. Jadi, seiring bertambahnya usia, risiko penyakit ini semakin meningkat.
Baca Juga: Jempol Sakit? Bukan Hanya Asam Urat, Waspadai 5 Penyakit Ini
Gejala penyakit ALS
Setiap orang mengalami gejala penyakit ALS yang berbeda. Namun, ada beberapa gejala umum yang perlu Anda perhatikan berikut:
- Kelemahan otot secara progresif. Dari satu anggota tubuh, lalu menyebar ke anggota lainnya.
- Sulit berbicara dan menelan.
- Kaku pada otot yang membuat gerakannya menjadi kaku.
- Untuk tahap lanjut, penyakit ALS menyebabkan gangguan koordinasi pada keterampilan motorik halus.
- Kram otot di bahu, lidah, dan lengan.
- Sering jatuh karena tungkai yang lemah.
Penyakit ALS mungkin belum terlalu umum. Namun, penyakit ini bisa datang kapan saja dalam diri seseorang. Jadi, jangan abaikan setiap gejala yang terjadi agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News