M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Makanan yang Baik untuk Menjaga Sistem Saraf Anda

 8 Makanan yang Baik untuk Menjaga Sistem Saraf Anda
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan yang baik untuk menjaga sistem saraf Anda. Apa sajakah itu?

Sistem saraf adalah pusat kendali tubuh yang mengatur hampir semua aktivitas, mulai dari berpikir, bergerak, hingga merespons rangsangan.

Tanpa sistem saraf yang sehat, fungsi tubuh dapat terganggu dan memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Apa yang Anda konsumsi setiap hari memiliki peran besar dalam menjaga kinerja sistem saraf tetap optimal.

Nutrisi tertentu seperti vitamin B, omega 3, antioksidan, dan mineral penting dapat membantu melindungi sel saraf, meningkatkan fungsi otak, serta mengurangi risiko gangguan neurologis.

Baca Juga: 6 Rekomedasi Makanan Tinggi Protein yang Murah, Ramah di Kantong

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa makanan yang baik untuk menjaga sistem saraf Anda:

1. Salmon

Salmon merupakan salah satu sumber terbaik asam lemak omega 3, terutama EPA dan DHA. Kedua jenis lemak ini merupakan bagian penting dari membran sel saraf dan berperan dalam membantu otak beradaptasi serta belajar dari waktu ke waktu.

Omega 3 juga dapat membantu mengurangi peradangan di tubuh dan otak. Peradangan yang berlangsung lama dapat merusak sel saraf, sehingga asupan lemak sehat ini sangat penting bagi kesehatan sistem saraf. Selain itu, salmon juga mengandung vitamin D yang bermanfaat untuk mendukung fungsi otak dan saraf.

2. Bayam

Bayam mengandung berbagai nutrisi yang membantu menjaga sistem saraf tetap bekerja dengan baik.

Beberapa nutrisi penting dalam bayam antara lain:

  • Folat: Nutrisi ini membantu tubuh memproduksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin. Neurotransmitter adalah zat kimia yang digunakan sel saraf dan otak untuk saling berkomunikasi.
  • Magnesium: Mineral ini berperan dalam proses pengiriman sinyal saraf, membantu otot berkontraksi dengan baik, serta membantu menenangkan sel saraf.

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan bayam sebagai makanan yang baik untuk mendukung fungsi saraf sebagai bagian dari pola makan sehat.

3. Yogurt

Yogurt mengandung bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan.

Usus yang sehat memiliki hubungan erat dengan sistem saraf melalui mekanisme komunikasi yang dikenal sebagai sumbu usus dan otak. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan kesehatan usus sering dikaitkan dengan berbagai masalah neurologis di kemudian hari, serta gangguan mental seperti kecemasan atau depresi.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa orang dewasa yang rutin mengonsumsi yogurt atau susu setiap hari cenderung memiliki skor yang sedikit lebih baik dalam tes kemampuan kognitif. Meskipun hal ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung, menjaga kesehatan usus tetap menjadi salah satu cara yang dapat membantu melindungi kesehatan otak dan sistem saraf.

4. Biji Labu

Biji Labu merupakan makanan yang sangat bergizi dan kaya nutrisi yang mendukung kesehatan sistem saraf.

Beberapa kandungan penting dalam biji labu antara lain:

  • Magnesium, yang membantu saraf mengirim sinyal dengan lebih efisien serta mendukung relaksasi otot
  • Seng, yang berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan fungsi otak
  • Lemak sehat, yang membantu menjaga struktur membran sel, termasuk sel saraf

Karena kandungan nutrisinya, biji labu sering dianggap sebagai camilan sehat yang baik untuk otak dan saraf.

Baca Juga: 8 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar

5. Gandum

Gandum mengandung vitamin B yang sangat penting bagi kesehatan sistem saraf. Vitamin B seperti B1, B6, dan B12 membantu saraf menghasilkan energi, melindungi sel saraf dari kerusakan, serta membantu pembentukan neurotransmitter.

Selain itu, gandum juga kaya akan serat yang baik untuk kesehatan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kesehatan usus yang baik dapat membantu menjaga fungsi kognitif, memperkuat hubungan antara usus dan otak, serta membantu mengatur produksi neurotransmitter.

6. Lentil

Lentil atau kacang lentil merupakan sumber nutrisi yang baik untuk mendukung fungsi sistem saraf.

Beberapa nutrisi penting yang terkandung dalam lentil antara lain:

  • Protein nabati, yang menyediakan asam amino untuk membantu tubuh memproduksi neurotransmitter seperti serotonin yang berperan dalam mengatur suasana hati
  • Zat besi, yang membantu membawa oksigen ke otak dan saraf serta berperan dalam produksi neurotransmitter
  • Magnesium, yang membantu menjaga fungsi saraf dan otot tetap stabil

7. Blueberry

Blueberry dikenal kaya akan antioksidan yang dapat membantu melawan stres oksidatif. Stres oksidatif adalah kerusakan sel yang dapat terjadi seiring waktu akibat radikal bebas.

Otak menggunakan banyak energi sehingga lebih rentan terhadap stres oksidatif. Karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat membantu melindungi sel saraf.

Blueberry mengandung antioksidan yang disebut antosianin, yaitu senyawa yang memberikan warna biru gelap pada buah ini. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antosianin dapat membantu menjaga fungsi kognitif saat bertambah usia serta berpotensi membantu mencegah gangguan seperti kecemasan, depresi, dan bahkan Penyakit Parkinson.

8. Cokelat Hitam

Cokelat hitam mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi sistem saraf. Salah satunya adalah flavonoid, yaitu antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif seperti Penyakit Alzheimer.

Cokelat hitam juga mengandung magnesium yang membantu proses pengiriman sinyal saraf dan relaksasi otot. Selain itu, cokelat hitam memiliki sedikit kandungan kafein yang dapat merangsang sistem saraf pusat dan membantu menjaga fungsi kognitif.

Namun, konsumsi cokelat hitam tetap perlu diperhatikan. Terlalu banyak kafein dapat memicu kecemasan atau efek samping lainnya, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Baca Juga: 7 Makanan Diet yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Nah, itulah beberapa makanan yang baik untuk menjaga sistem saraf Anda. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Hari Kamis 4 Juni 2026: Keuangan, Cinta, dan Karier Penuh Drama

Simak hasil ramalan zodiak hari ini Kamis 4 Juni 2026, cek peruntungan cinta, karier, kesehatan, dan keuangan Anda.​

4 Manfaat Minum Jamu Kunyit Asam Saat Haid, Usir Kram Perut hingga Mood Swing

Haid sering bikin tak nyaman? Jamu kunyit asam tawarkan 4 manfaat tak terduga, dari mengatasi kram perut hingga mood swing. Cek di sini.

Hasil Indonesia Open 2026, Wakil Indonesia Bertumbangan Termasuk Fajar/Fikri

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (3/6), hanya 4 dari 10 wakil Indonesia maju ke 16 besar. 

7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik lo. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Mengajarkan Anak Belajar Berbagi Sejak Dini Lewat Berbagi Kurban

McD Berbagi Kurban juga mengajarkan anak berbagi sejak dini. Kebiasaan itu akan menjadi fondasi karakter mereka.

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.