M O M S M O N E Y I D
Bugar

Darurat Virus Nipah di India, Waspadai Gejala & Bahaya Kematian yang Mengintai

Darurat Virus Nipah di India, Waspadai Gejala & Bahaya Kematian yang Mengintai
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - India kini dihadapkan pada situasi darurat terkait dengan virus nipah. Yuk, kenali gejala dan bahaya viru nipah berikut ini.

Wabah virus nipah yang terdeteksi di beberapa wilayah India, termasuk bagian Benggala Barat telah memicu kewaspadaan otoritas kesehatan setempat dan internasional.

Virus nipah merupakan virus berbahaya yang memiliki kemampuan menyebar dari hewan, terutama kelelawar ke manusia. Selain itu, bisa juga menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung.

Baca Juga: Ketahui 4 Cara Pencegahan HIV, Virus Penyebab AIDS

Setelah lima kasus virus nipah yang terkonfirmasi di negara bagian Benggala Barat, India, ada lebih dari 100 orang yang diminta untuk melakukan karantina di rumah.

Penyakit ini bisa menyebar melalui cairan tubuh, seperti air liur, darah, dan urin. Sejak virus ini muncul di India tahun 2018, virus nipah telah merenggut nyawa puluhan orang yang ada di Kerala.

Meski begitu, virus nipah pertama kali terjadi pada tahun 1999 di peternakan babi dekat sungai Nipah, Malaysia dan menyebar ke Singapura.

Baca Juga: Waspada! Super Flu Sudah Masuk Indonesia Tercatat 62 Kasus, Kenali Gejala Influenza A

Penularan virus nipah

Dikutip dari World Health Organization, virus nipah adalah virus zoonosis atau virus yang ditularkan dari hewan ke manusia, serta bisa juga ditularkan dari makanan yang terkontaminasi atau langsung dari manusia.

Orang yang terinfeksi virus nipah bisa memunculkan beragam penyakit, mulai dari infeksi tanpa gejala hingga penyakit pernapasan akut yang fatal.

Selain itu, virus nipah juga bisa menimbulkan penyakit serius pada hewan, seperti babi. 

Setelah wabah virus nipah yang menyerang Malaysia dan Singapura, selanjutnya virus ini menyerang India dan Bangladesh. Penularannya melalui buah-buahan atau produk buah yang terkontaminasi urin atau air liur dari kelelawar buah yang sudah terinfeksi.

Baca Juga: 8 Cara Cepat Menyembuhkan Flu yang Efektif Menurut Dokter

Gejala virus nipah

Menyadari betapa berbahayanya virus nipah, oleh karena itu Anda harus waspada dan mengenali apa saja gejalanya. 

Dikutip dari www.alodokter.com, masa inkubasi munculnya gejala setelah terpapar virus nipah adalah sekitar 4-14 hari. 

Gejala yang muncul mirip dengan flu pada umumnya dan berlanjut ke gejala yang lebih berat, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Berikut beberapa gejala yang muncul akibat dari virus nipah:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sulit bernapas
  • Diare
  • Muntah

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Influenza A dan Gejalanya, Bedakah dengan Flu Biasa?

Ketika infeksinya berlanjut, akan muncul gejala yang lebih serius. Berikut gejala serius yang terjadi ketika sudah di fase radang otak:

  • Kantuk berat
  • Perasaan bingung dengan tempat dan waktu
  • Sulit fokus dan konsentrasi
  • Kejang
  • Koma

Gejala radang otak akan memburuk dengan cepat dalam waktu 24-48 jam. Untuk saat ini, penanganan virus nipah masih dengan cara mengobati gejala, mencegah dehidrasi, dan menyarankan penderita untuk istirahat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Samsung Galaxy Unpacked: Flex Titanium Pangkas Bekas Lipatan Layar Z Series

Samsung Galaxy Unpacked akan berlangsung pada 22 Juli 2026. Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra akan segera meluncur.

Tak Kalah dari Barista, Tea-rista Indonesia Adu Kreasi Meracik Teh

​Lebih dari 300 tea-rista dari seluruh Indonesia bersaing menghadirkan racikan teh terbaik dalam Chatime Tea-rista Competition 2026.

IHSG Lanjut Menguat, Saham Berkapitalisasi Pasar Terbesar Kompak Naik

Pada perdagangan Selasa pagi, 21 Juli 2026, pukul 9:05 WIB, indeks tercatat naik 0,69% ke level 6.274. ​

Harga Emas Antam & Buyback Kompak Turun Rp 9.000 pada Hari Ini Selasa (21/7)

Harga emas Antam turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.601.000 per gram. Harga buyback juga melemah ke Rp 2.332.000. Simak selengkapnya

Sebelum Beli Properti di Luar Negeri, Investor Perlu Hitung Biaya Tambahan

​Investasi properti di Australia bisa menjadi pilihan diversifikasi aset, tetapi investor perlu memahami biaya, regulasi, dan potensi sewanya.

Makan Tetap Irit! Cek Promo Richeese Factory Berdua Diskon 40% Cuma 5 Hari

Solusi hemat tanggal tua ada di promo Richeese Factory dengan pilihan menu Crispy, Flying, hingga Parmesan Chicken. Berlakunya hanya 5 hari.

Promo Es Teler 77 Spesial Paket Makan Siang, Santap Berdua Hemat Pakai Qpon

Bikin makan siang bareng teman atau pasangan jadi lebih hemat lewat promo Es Teler 77 x Qpon. Cukup redeem kuponnya untuk menikmati paket komplit.

IHSG Masih Bisa Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (21/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski terbatas pada perdagangan Selasa (21/7).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas

6 Tips Menurunkan Berat Badan secara Aman bagi Penderita Obesitas, Harus Konsisten ya

Menurunkan berat badan bagi penderita obesitas membutuhkan metode yang aman dan berkelanjutan agar tubuh tidak syok. Simak 6 tipsnya berikut.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (21/7)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (21/7/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.