M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa itu Pap Smear ya? Yuk, Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Beberapa dari Anda mungkin asing dengan istilah pap smear. Lantas, apa itu pap smear ya?

Pernahkah Anda mendengar tentang pap smear? Banyak perempuan merasa khawatir atau enggan melakukan pemeriksaan ini.

Padahal, pap smear adalah salah satu cara paling efektif untuk mendeteksi dini kanker serviks, salah satu jenis kanker paling mematikan bagi perempuan.

Yang lebih mengkhawatirkan, sebagian besar kasus kanker serviks baru diketahui ketika sudah masuk stadium lanjut. Sebenarnya kanker ini bisa dicegah dan dikendalikan dengan deteksi dini melalui pap smear.

Jika Anda belum pernah menjalani pap smear atau masih ragu untuk melakukannya, MomsMoney akan membantu Anda memahami apa itu pap smear. Simak, yuk!

Baca Juga: Kanker Paru Penyebab Kematian Akibat Kanker Tertinggi di Indonesia

Apa itu pap smear?

Pap smear adalah pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker serviks, yaitu kanker pada leher rahim, bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim ke vagina.

Tes ini dinamai dari penemunya, Dr. Georgios Papanikolaou, seorang dokter asal Yunani.

Pap smear dilakukan dengan mengambil sampel sel dari leher rahim menggunakan alat khusus, lalu sampel tersebut diperiksa di laboratorium untuk melihat apakah terdapat sel-sel abnormal yang berpotensi menjadi kanker.

Apa tujuan pap smear?

Pap smear bertujuan untuk mendeteksi perubahan pada sel serviks sedini mungkin, sebelum berubah menjadi kanker. Jika ditemukan sejak awal, maka pengobatan bisa dilakukan lebih cepat dan peluang sembuh menjadi jauh lebih besar.

Bahkan, jika belum terjadi kanker, sel-sel yang mencurigakan bisa ditangani lebih awal sehingga kanker dapat dicegah sepenuhnya.

Baca Juga: Transplantasi Sel Punca Jadi Harapan Baru bagi Penyintas Kanker Darah

Kapan dan seberapa sering pap smear dilakukan?

Pap smear disarankan untuk dilakukan:

  • Setiap 3 tahun untuk wanita usia 21 hingga 65 tahun.
  • Bagi wanita usia 30 tahun ke atas, tes Pap bisa dikombinasikan dengan tes HPV (virus penyebab kanker serviks). Jika hasil keduanya normal, pemeriksaan bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali.

Namun, dalam kondisi tertentu, dokter mungkin menyarankan untuk melakukan Pap smear lebih sering, misalnya jika Anda:

  • Pernah terdiagnosis kanker serviks atau hasil tes sebelumnya menunjukkan sel pra-kanker.
  • Memiliki infeksi HIV.
  • Sedang atau pernah menjalani transplantasi organ, kemoterapi, atau mengonsumsi obat penekan sistem imun dalam jangka panjang.
  • Pernah terpapar hormon DES saat dalam kandungan (hormon ini diberikan kepada ibu hamil pada tahun 1940–1971).

Baca Juga: 13 Manfaat Luar Biasa Daun Pepaya bagi Kesehatan, Menurunkan Risiko Kanker!

Bagaimana persiapan sebelum tes pap smear?

Untuk hasil yang akurat, perhatikan beberapa hal berikut sebelum melakukan pap smear:

  • Hindari melakukan tes saat menstruasi.
  • 48 jam sebelum tes, hindari:
    • Berhubungan seksual atau menggunakan pelumas
    • Menggunakan tampon, krim, atau obat vagina
    • Membilas vagina dengan air atau cairan khusus (douching)
    • Menggunakan semprotan atau bedak di area vagina

Prosedur Pap Smear

Prosedur pap smear biasanya hanya memakan waktu 10–20 menit, dengan bagian utamanya adalah pengambilan sampel sel yang berlangsung hanya beberapa menit.

Melansir dari laman WebMD, prosedur Pap smear adalah sebagai berikut:

  1. Anda akan diminta berbaring dengan posisi kaki terbuka.
  2. Dokter memasukkan alat yang disebut spekulum ke dalam vagina untuk membuka saluran dan melihat leher rahim.
  3. Dengan sikat kecil atau spatula, dokter akan mengambil sampel sel dari leher rahim.
  4. Sampel dimasukkan ke dalam wadah kecil berisi cairan dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

Spekulum memiliki bentuk seperti paruh burung dan tersedia dalam berbagai ukuran. Alat ini dapat disesuaikan dengan kondisi Anda, misalnya, masih perawan, menopause, atau sudah melahirkan secara normal.

Baca Juga: Kurangi Konsumsi 5 Makanan Pemicu Kanker Berikut Ini

Apakah pap smear menyakitkan?

Tes ini umumnya tidak menyakitkan, meski mungkin terasa sedikit tidak nyaman atau tekanan ringan saat spekulum dimasukkan. Beberapa orang mengalami bercak darah ringan setelah pemeriksaan, tapi ini biasanya normal dan akan hilang dalam sehari.

Demikianlah ulasan tentang apa itu Pap smear. Pap smear bukan hanya langkah pencegahan kanker serviks, tapi juga bentuk nyata kepedulian Anda terhadap tubuh sendiri. Pemeriksaan ini cepat, aman, dan bisa menyelamatkan nyawa jika dilakukan secara rutin.

Ingat, semakin cepat sel abnormal ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh. Jangan tunggu sampai gejala muncul. Deteksi dini adalah kunci utama pencegahan kanker serviks.

Yuk, jadwalkan pap smear Anda dan ajak sahabat atau keluarga perempuan Anda untuk melakukannya juga!

Baca Juga: 6 Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Jika Dikonsumsi Berlebihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rekomendasi 7 Film Tentang Aksi Pembunuh Bayaran yang Intens dan Menegangkan

Bagi penggemar film dengan tema pembunuh bayaran, berikut ada beberapa rekomendasinya yang bisa Anda tonton.​

Kaya Nutrisi! Ini 7 Manfaat Agar-Agar Plain untuk Kesehatan, Dukung Diet Anda

Dapatkan khasiat olahan rumput laut tanpa tambahan gula. Ini ragam manfaat agar-agar plain, dari lancarkan pencernaan hingga kesehatan jantung.

Alamat Email Baru Aktif Langsung Tanpa Perlu Pindah Data

Mengubah alamat email kini tidak memerlukan pembuatan akun baru. Ketahui langkah praktis untuk memperbarui email Anda sekarang.

Daftar Film Petualangan Seru dan Baru untuk Ditonton Akhir Pekan

Menegangkan dan seru untuk ditonton, berikut rekomendasi film bertema petualangan yang penuh aksi.  

Makeup Terlihat Cakey? Tak Perlu Dihapus, Ini 4 Cara Memperbaikinya

Makeup cakey bisa diperbaiki dengan beberapa cara. Inilah 4 cara memperbaiki makeup cakey tanpa menghapusnya.

Payudara Kendur? Lakukan 4 Gerakan Yoga Ini Secara Teratur untuk Mengatasinya

Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 gerakan yoga untuk mengencangkan payudara kendur. Simak ya, Moms.

Kutu Kucing Bersarang di Rumah, Ini Solusi Basmi Telurnya

Kutu kucing bisa melompat 200 kali panjang tubuhnya. Ketahui cara ampuh membasminya dari bulu hewan dan sudut rumah di sini.

Laptop Keunggulan Layar OLED 120Hz Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Manjakan Mata

Fitur Copilot+ PC dan integrasi Lenovo AI melengkapi Yoga Slim 7i Ultra. Cek kenyamanan pengetikan keyboard lembutnya sekarang.

Coba Menu Baru Diced Beef Lewat Promo HokBen Paket Bundling Komplit Hemat yuk

Rasakan gurih manisnya promo HokBen Hoka Oishii Diced Beef terbaru dengan paket hemat spesial mulai Rp 31.000-an saja per orang.

4 Manfaat Plank untuk Wanita, Atasi Perut Buncit hingga Postur Bungkuk

Plank merupakan salah satu jenis latihan terbaik untuk mengaktifkan otot inti. Inilah 4 manfaat plank untuk wanita yang wajib Moms tahu.