M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kanker Paru Penyebab Kematian Akibat Kanker Tertinggi di Indonesia

Kanker Paru Penyebab Kematian Akibat Kanker Tertinggi di Indonesia
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Perhimpunan Onkologi Toraks Indonesia (POTI) menegaskan pentingnya kolaborasi nasional dalam penanganan kanker paru yang kini menjadi penyebab kematian akibat kanker nomor satu di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, lebih dari 30.000 kasus baru kanker paru terdiagnosis setiap tahun.

"Penanganan kanker paru memerlukan pendekatan yang komprehensif dan multidisiplin. Kolaborasi pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan," kata dr. Andika Chandra Putra, Ketua Umum POTI, dalam siaran pers Minggu (18/5). 

POTI juga menyoroti pentingnya deteksi dini melalui skrining sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan dan menekan angka kematian. Deteksi sejak awal dinilai dapat memperbaiki prognosis dan mengurangi beban pembiayaan sistem kesehatan.

Baca Juga: 5 Minuman Ini Disebut Ampuh Mencegah Kanker, Kopi Termasuk

"Skrining kanker paru dapat membantu mendeteksi kanker paru pada tahap awal, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih efektif dan meningkatkan prognosis yang lebih baik," ujar dr. Andika.

Selain itu, POTI mencermati kemajuan terapi seperti imunoterapi dan terapi target sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan onkologi. Pendekatan berbasis bukti ini dinilai penting untuk mendorong efisiensi dan hasil pengobatan yang lebih baik.

"Kami berharap, dengan kerjasama dan komitmen dari semua pihak, kita dapat meningkatkan kualitas penanganan kanker paru di Indonesia dan mengurangi angka kematian akibat kanker paru," tambahnya.

POTI menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat penanganan kanker paru di Indonesia melalui edukasi, advokasi, dan penguatan kapasitas layanan medis secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?