M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Alasan Jangan Minum Teh Setelah Makan, Apa Sajakah Itu?

3 Alasan Jangan Minum Teh Setelah Makan, Apa Sajakah Itu?
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa alasan jangan minum teh setelah makan. Apa saja, ya? Mari cek ulasan lengkapnya berikut ini!

Minum teh langsung setelah makan sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Kebiasaan ini bisa memicu dampak negatif bagi kesehatan jika tidak diatur dengan benar.

Melansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, ahli gizi dari RSAB Harapan Kita, Maudyana Nisa Pranindyasari, S.Gz, menjelaskan bahwa teh memang bisa memberikan manfaat bagi tubuh, asal dikonsumsi secara tepat. Sebaliknya, jika terlalu sering atau dikonsumsi secara berlebihan, teh justru bisa menimbulkan efek samping yang merugikan.

"Semua tergantung bagaimana cara kita mengonsumsinya. Jika dilakukan dengan benar, teh bisa bermanfaat. Tapi kalau sembarangan, bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan," ujarnya dalam acara Talkshow Keluarga Sehat di Radio Kesehatan, Jakarta.

Baca Juga: Ini Dampak Sering Curhat ke AI Kata Psikolog, Jangan Dibiasakan!

Banyak yang mengatakan bahwa minum teh setelah makan tidak dianjurkan. Menyadur dari laman Halodoc, inilah beberapa alasan jangan minum teh setelah makan:

1. Mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh

Beberapa studi menyarankan untuk tidak langsung minum teh setelah makan. Salah satunya adalah penelitian dari Critical Reviews in Food Science and Nutrition yang membahas pengaruh teh dan makanan lain terhadap penyerapan zat besi. Dalam studi tersebut dijelaskan bahwa kandungan asam fitat dalam teh bisa mengganggu proses penyerapan nutrisi setelah makan.

Saat tubuh mencerna makanan, seharusnya nutrisi seperti zat besi, zinc (seng), dan magnesium bisa terserap dengan baik. Namun, kandungan asam fitat dari teh bisa menghambat proses ini. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa memicu kekurangan zat besi atau anemia.

Daripada minum teh, para ahli lebih menyarankan untuk minum air putih setelah makan. Air putih membantu proses pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Anda juga bisa minum jus buah yang kaya vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi lebih optimal.

Tapi, pastikan jus yang dikonsumsi tidak mengandung gula tambahan agar terhindar dari risiko seperti gigi berlubang, kadar gula darah tinggi, atau obesitas.

2. Bisa menyebabkan sembelit

Teh mengandung tanin, yaitu senyawa yang dikenal memiliki efek antidiare. Tapi jika diminum setelah makan, kandungan tanin ini justru bisa membuat kerja usus terganggu. Tanin dapat mengikat protein di dalam saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit pada sebagian orang.

Baca Juga: Apakah Minum Teh Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan atau Tidak? Ini Jawabannya

3. Berisiko menambah produksi asam lambung

Kebiasaan minum teh setelah makan juga berpotensi memicu peningkatan asam lambung. Produksi asam yang berlebihan bisa menyebabkan gangguan lambung seperti peradangan (gastritis) atau bahkan GERD (gastroesophageal reflux disease).

Walau begitu, penelitian yang diterbitkan tahun 2019 berjudul Association between Tea Consumption and Gastroesophageal Reflux Disease menunjukkan bahwa secara umum tidak ada hubungan langsung antara minum teh dan risiko GERD. Namun, dalam kelompok tertentu, teh memang terlihat meningkatkan kemungkinan terjadinya GERD. Karena itu, para peneliti menyarankan agar dilakukan riset lebih lanjut untuk memahami dampaknya secara menyeluruh.

Nah, itulah beberapa alasan jangan minum teh setelah makan. Minum teh setelah makan tetap diperbolehkan, asal ada jeda waktu yang cukup. Menurut Maudyana, sebaiknya beri jarak beberapa jam antara waktu makan dan minum teh.

Maudyana menyarankan agar teh dikonsumsi sekitar tiga hingga empat jam setelah makan. “Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses makanan di lambung. Biasanya, proses pencernaan sampai siap ke tahap berikutnya memakan waktu sekitar 3–4 jam,” jelasnya.

Baca Juga: 7 Tanda Gula Darah Tinggi Menurut Ahli, Cek di Sini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Steven Spielberg dan 6 Sutradara Dunia yang Karyanya Wajib Ditonton

Steven Spielberg, Nolan, hingga Bong Joon Ho, cek daftar 7 sutradara dengan banyak karya terbaik dan populer.

6 Cara Ampuh Cek Siapa yang Blokir Nomor WhatsApp Anda

Khawatir diblokir di WhatsApp? Kenali 6 tanda penting, mulai dari status 'terakhir dilihat' hingga ketidakmampuan menambahkannya ke grup. 

Rahasia Tangan Awet Muda, Ini 5 Manfaat Ajaib Hand Cream yang Wajib Dicoba

Hand cream bukan hanya tren Korea, tapi investasi anti-penuaan kulit tangan. Simak 5 manfaat utama hand cream di sini.

Review Jujur iPhone Air: Chip A19 Pro, Harga Rp 20 Juta, Layak Beli?

Cek detail spesifikasi iPhone Air: RAM 8GB, layar ProMotion 6,5 inci, dan kamera utama 48MP. Pahami kelebihan dan kekurangannya sebelum upgrade.

Jasa Taksi Khusus Balas Dendam dan 6 Drakor Mengguncang Emosi Penonton

Dari operasi plastik hingga perusahaan taksi khusus, ini 6 cara balas dendam paling unik dan seru di drakor lo. 

Kunci Sukses Diet Asam Urat: Turunkan Berat Badan dan Redakan Serangan

Ingin menurunkan kadar asam urat sekaligus berat badan? Ketaatan pada diet yang berfokus pada makanan utuh dan rendah purin adalah kuncinya.

Strategi Sukses YouTube 2026: Riset, Produksi, dan Optimasi Konten

Temukan strategi E-E-A-T dalam pembuatan konten YouTube 2026. Fokus pada perencanaan konten, teknik SEO dan thumbnail yang memikat penonton.

Aurelie Moeremans Ungkap Child Grooming, Ini Definisi dan Modusnya

Artis Aurelie Moeremans mengungkapkan soal child grooming yang perlu Anda tahu. Kenali tipe hubungan yang sering digunakan pelaku.

Beasiswa GKS 2026 Dibuka Februari, Mahasiswa Indonesia Bisa Kuliah Gratis di Korea

Beasiswa GKS 2026 akan dibuka Februari-Maret. Ketahui daftar lengkap benefit fantastis di artikel ini.

Rekomendasi Lipstik Wardah Long Lasting, Bikin Bibir Cantik Seharian

Cari lipstik yang awet dan cantik? Simak Rekomendasi lipstik Wardah long lasting, mulai dari matte, glasting, hingga shade untuk kulit sawo matang