MOMSMONEY.ID - Berikut beberapa warna kamar tidur yang membuat tidur lebih nyenyak serta berhubungan intim bersama pasangan lebih nyaman.
Moms, siapa sangka bahwa warna kamar tidur bisa sangat memengaruhi kualitas tidur dan bahkan keharmonisan hubungan suami istri?
Sebuah studi menarik menemukan, pilihan warna cat di kamar bisa berdampak besar pada seberapa nyenyak Anda tidur dan seberapa mesra hubungan Anda dengan pasangan.
Yuk, kita bahas warna kamar tidur yang bisa membantu mendapatkan istirahat maksimal, suasana romantis, lebih hangat mengutip dari laman Houzz (1/8) berikut.
Warna biru di kamar tidur bantu tidur lebih nyenyak dan bangun lebih bahagia
Warna biru menjadi juara dalam hal menciptakan suasana kamar tidur yang ideal untuk tidur nyenyak.
Dalam survei yang melibatkan 2.000 orang di Inggris, responden yang memiliki kamar tidur berwarna biru rata-rata tidur selama 7 jam 52 menit per malam. Bukan hanya lama tidurnya yang mengesankan, Moms, tapi 58 persen dari mereka juga mengaku bangun dengan perasaan bahagia.
Alasannya? Biru adalah warna yang secara alami menenangkan, seperti langit dan laut. Bahkan, menurut pakar tidur dari Edinburgh Sleep Centre, warna biru bisa membantu menurunkan tekanan darah dan detak jantung.
Ada reseptor di mata kita yang sensitif terhadap warna biru dan mengirimkan sinyal ke otak untuk mengatur ritme tidur harian. Jadi tak heran jika biru dianggap sebagai warna paling ideal untuk kamar tidur Moms yang ingin lebih rileks di malam hari.
Baca Juga: Simak Warna Cat Hidden Gem dari Behr Jadi Tren Interior Tahun 2026
Warna kuning hangat memberikan efek tenang dan mendukung kualitas tidur
Setelah biru, warna kuning khususnya kuning hangat berada di posisi kedua untuk mendukung tidur berkualitas. Responden dengan kamar kuning rata-rata tidur 7 jam 40 menit setiap malam.
Warna ini mampu memberikan efek menenangkan pada sistem saraf, membuat tubuh lebih santai menjelang tidur.
Kuning hangat memberi kesan cerah namun lembut, cocok untuk Moms yang ingin kamar terlihat menyenangkan tapi tetap menenangkan.
Warna ini juga diyakini bisa mengurangi rasa lelah setelah seharian beraktivitas, apalagi bagi Moms yang multitasking antara pekerjaan rumah dan mengurus keluarga.
Warna hijau segarkan suasana dan bangunkan perasaan positif
Warna hijau yang identik dengan alam juga termasuk dalam daftar warna terbaik untuk kamar tidur. Moms yang memilih warna hijau di kamarnya dilaporkan tidur selama 7 jam 30 menit per malam.
Tidak hanya itu, 22 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka bangun dengan perasaan bahagia dan positif.
Hijau memberikan kesan alami dan segar, sangat cocok jika Moms ingin menciptakan suasana kamar yang damai dan seimbang. Apalagi jika ditambahkan dengan dekorasi tanaman indoor, suasana kamar akan terasa seperti spa pribadi di rumah.
Warna perak yang menyerupai cahaya bulan bantu Moms lebih rileks
Pilihan warna netral seperti perak ternyata punya efek luar biasa juga lho, Moms. Warna ini memberikan nuansa seperti cahaya bulan yang secara alami memberi sinyal ke otak bahwa ini saatnya tidur.
Rata-rata, mereka yang tidur di kamar berwarna perak mendapatkan waktu tidur 7 jam 33 menit per malam.
Menariknya lagi, 21 persen dari mereka mengaku merasa lebih termotivasi untuk olahraga setelah bangun tidur. Artinya, selain tidur yang berkualitas, warna perak juga bisa mendukung gaya hidup sehat Moms secara keseluruhan.
Baca Juga: Desain Rumah yang Membantu Meningkatkan Libido Seks dan Gairah Pasangan
Warna oranye bantu pencernaan dan relaksasi otot
Warna oranye yang hangat dan bersahabat ternyata juga mendukung kualitas tidur. Responden yang tidur di kamar berwarna oranye tidur rata-rata selama 7 jam 28 menit per malam.
Warna ini membantu pencernaan dan merelaksasi otot, cocok untuk Moms yang sering makan malam agak larut atau butuh relaksasi ekstra sebelum tidur.
Suasana yang dihadirkan warna oranye terasa stabil dan nyaman. Cocok untuk Moms yang ingin kamar tidur tidak hanya cantik tapi juga punya efek psikologis yang menenangkan.
Warna karamel terbukti paling mendukung kehidupan intim pasangan
Ini mungkin jadi bagian paling mengejutkan, Moms. Menurut survei yang sama, pasangan yang tidur di kamar berwarna karamel rata-rata berhubungan intim tiga kali dalam seminggu, tertinggi di antara warna kamar lainnya.
Meskipun belum jelas kenapa karamel bisa begitu memengaruhi hubungan, mungkin karena warna ini mengingatkan pada hal-hal manis dan hangat seperti cokelat, karamel, dan rasa nyaman.
Yang jelas, warna ini bisa jadi pilihan tepat bagi Moms yang ingin menciptakan suasana romantis di kamar tidur.
Warna yang perlu dihindari karena berdampak buruk pada kualitas tidur
Moms juga perlu tahu bahwa tidak semua warna cocok untuk kamar tidur. Warna abu-abu dan cokelat, misalnya, justru dikaitkan dengan rasa suram dan emosional yang tidak stabil.
Responden yang punya kamar warna abu-abu hanya tidur 6 jam 12 menit per malam. Bahkan mereka cenderung lebih sering belanja online di tempat tidur.
Sementara itu, warna ungu yang terlihat elegan ternyata membuat kualitas tidur menurun drastis dan hanya 5 jam 56 menit per malam. Warna ini dianggap terlalu merangsang pikiran, membuat Moms sulit rileks di malam hari.
Baca Juga: Cara Menghadirkan Energi Romantis di Kamar Tidur untuk Meningkatkan Libido Seksual
Pilih warna kamar tidur yang bantu Moms lebih nyenyak dan hubungan makin hangat
Warna kamar tidur bukan sekadar soal estetika, tapi juga bisa berdampak langsung pada kesehatan tidur dan keharmonisan rumah tangga.
Dengan memilih warna seperti biru, kuning hangat, hijau, perak, atau karamel, Moms tidak hanya menciptakan ruang yang nyaman, tetapi juga mendukung tidur yang berkualitas dan hubungan yang lebih intim dengan pasangan.
Kini, saatnya Moms mempertimbangkan warna kamar tidur di rumah. Mungkin inilah rahasia sederhana untuk tidur lebih nyenyak dan kehidupan yang lebih harmonis bersama orang tercinta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News