M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Tanda Gula Darah Rendah yang Sering Tidak Disadari, Apa Saja?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari ketahui beberapa tanda gula darah rendah yang sering tidak disadari berikut ini.

Gula darah rendah atau hipoglikemia terjadi ketika kadar glukosa dalam darah turun di bawah normal, yaitu kurang dari 70 mg/dL.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah.

Namun, siapa pun sebenarnya bisa mengalami hipoglikemia, terutama jika pola makan tidak teratur atau ada masalah kesehatan tertentu.

Yang berbahaya, gejala gula darah rendah sering kali tidak disadari atau dianggap sepele. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memburuk hingga menyebabkan pingsan, kejang, bahkan koma.

Baca Juga: Makan Apa agar Gula Darah Tetap Terkontrol dengan Baik? Ini Pilihannya

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal hipoglikemia agar bisa segera mengambil tindakan yang tepat.

Melansir dari laman Everyday Health, inilah beberapa tanda gula darah rendah yang sering tidak disadari:

1. Rasa Lapar yang Mendadak dan Berlebihan

Jika Anda tiba-tiba merasa sangat lapar tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda bahwa kadar gula darah Anda sedang turun. Tubuh memberi sinyal bahwa ia membutuhkan energi dengan meningkatkan rasa lapar, bahkan jika Anda baru saja makan.

Untuk menjaga keseimbangan gula darah, penting untuk memahami asupan karbohidrat yang tepat. Setiap orang memiliki kebutuhan karbohidrat yang berbeda, jadi disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan pola makan yang sesuai.

2. Perasaan Cemas yang Tidak Beralasan

Ketika kadar gula darah turun terlalu rendah, tubuh merespons dengan melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Hormon ini bertugas memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam darah.

Namun, pelepasan hormon ini juga bisa menyebabkan perasaan cemas, panik, atau gelisah yang muncul tiba-tiba. Jika Anda merasa tegang atau khawatir tanpa sebab yang jelas, bisa jadi ini adalah tanda bahwa kadar gula darah Anda sedang turun.

Baca Juga: 6 Cara Mengurangi Resistensi Insulin secara Alami yang Dapat Anda Coba

3. Tidur yang Tidak Nyenyak di Malam Hari

Gula darah rendah juga bisa terjadi saat tidur, yang dikenal sebagai hipoglikemia nokturnal. Kondisi ini bisa menyebabkan:

  • Berkeringat di malam hari
  • Mimpi buruk
  • Terbangun tiba-tiba dengan perasaan cemas atau bingung

Jika Anda sering mengalami tidur gelisah dan merasa lelah saat bangun, mungkin kadar gula darah Anda turun di malam hari. Mengonsumsi camilan sehat sebelum tidur dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam.

4. Gemetar atau Tremor di Tangan dan Kaki

Salah satu gejala umum dari hipoglikemia adalah tangan atau kaki gemetar tanpa alasan yang jelas. Tremor ini terjadi karena tubuh sedang berusaha meningkatkan kadar gula darah dengan melepaskan adrenalin, yang juga memicu reaksi tubuh lainnya seperti jantung berdebar dan berkeringat.

Jika Anda sering merasa gemetar tanpa sebab, coba periksa kadar gula darah Anda atau segera konsumsi makanan ringan untuk membantu menstabilkannya.

Baca Juga: 6 Jenis Suplemen Terbaik untuk Menurunkan Gula Darah Menurut Ahli

5. Berkeringat Berlebihan

Berkeringat tanpa sebab yang jelas, terutama saat tidak beraktivitas berat atau di tempat panas, bisa menjadi tanda gula darah rendah. Keringat ini sering muncul di sekitar kepala, leher, dan telapak tangan.

Sebagian besar penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia akan mengalami keringat berlebihan sebagai gejala awal. Biasanya, gejala ini akan mereda setelah kadar gula darah kembali normal.

6. Pusing dan Kepala Kliyengan

Ketika gula darah turun, otak tidak mendapatkan cukup energi, sehingga bisa menyebabkan pusing, kepala terasa melayang, atau bahkan ingin pingsan.

Jika Anda sering merasa pusing atau sulit berdiri tegak setelah duduk lama, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang kekurangan glukosa. Untuk mengatasinya, segera konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat cepat serap seperti jus buah atau madu.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Rempah-Rempah Penurun Gula Darah Tinggi Alami

7. Sulit Berkonsentrasi dan Mudah Lupa

Otak menggunakan glukosa sebagai bahan bakar utama. Jika kadar gula darah rendah, fungsi otak bisa terganggu, sehingga menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi, mudah lupa, dan bahkan kebingungan.

Jika Anda sering merasa linglung atau sulit berpikir jernih, perhatikan apakah ada tanda-tanda hipoglikemia lainnya. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah secara rutin dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.

8. Penglihatan Kabur atau Buram

Ketika gula darah turun terlalu rendah, penglihatan bisa terganggu, menyebabkan penglihatan kabur, berbayang, atau melihat bintik-bintik.

Gangguan ini biasanya bersifat sementara dan akan membaik setelah kadar gula darah kembali normal. Namun, jika Anda sering mengalami penglihatan kabur, penting untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain yang mendasarinya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 10 Ciri-ciri Kadar Gula Darah yang Tinggi dalam Tubuh

9. Bicara yang Tidak Jelas dan Kesulitan Bergerak

Dalam kondisi hipoglikemia yang lebih parah, seseorang bisa mengalami bicara cadel atau tidak jelas, mirip seperti orang yang sedang mabuk. Selain itu, mereka mungkin mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan gerakan tubuh, seperti berjalan sempoyongan atau menjatuhkan benda tanpa sengaja.

Jika seseorang mulai berbicara tidak jelas dan tampak kehilangan keseimbangan, segera periksa apakah kadar gula darahnya turun. Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia berat dapat menyebabkan kehilangan kesadaran atau bahkan kejang.

Itu dia beberapa tanda gula darah rendah yang sering tidak disadari. Semoga informasi di atas membantu, ya.

Baca Juga: Ini Dia Kadar Gula Darah Normal Berdasarkan Usia yang Perlu Anda Tahu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.