M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Faktor Risiko yang Bisa Menyebabkan Asam Urat Kambuh

8 Faktor Risiko yang Bisa Menyebabkan Asam Urat Kambuh
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Faktor risiko yang menyebabkan asam urat kambuh cukup bervariasi. Pemicu utama asam urat meliputi obesitas, makanan purin tinggi, tekanan darah tinggi, obat-obatan tertentu, diabetes, jenis kelamin, usia, dan trauma sendi.

Tindakan pencegahan untuk asam urat meliputi perubahan gaya hidup sehat, penurunan berat badan, berolahraga, konsumsi air putih dan mengurangi stres.

Lynn Ludmer, dokter reumatologi di Mercy Medical Center di Baltimore, menjelaskan bahwa pengobatan untuk serangan asam urat akut meliputi obat antiinflamasi nonsteroid, kolkisin dan kortikosteroid.

Kenali faktor risiko penyebab asam urat kambuh, bersumber dari Singlecare.com berikut ini:

Baca Juga: Obat Asam Urat Allopurinol atau Febuxostat, Mana yang Bisa Cegah Kambuhan?

Hindari faktor penyebab asam urat

Penting untuk mencari pengobatan sejak dini,dan berusaha sebaik mungkin untuk menghindari pemicunya jadi langka penting. Menurut pedoman pengobatan dari American College of Rheumatology, menjaga kadar asam urat dalam darah di bawah 6 mg/dl penting untuk mencegah asam urat kambuh. 

Meskipun kambuhnya bersifat sementara, rasa sakitnya tetap terasa menyakitkan. "Hiperurisemia adalah masalah medis jangka panjang. Seiring waktu, asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan peradangan kronis dan kerusakan sendi” kata Lynn. 

Faktor risiko penyebab asam urat

Selama berabad-abad, para dokter mengira asam urat disebabkan oleh pola makan. Faktanya, asam urat dikaitkan juga dengan pola makan yang tidak sehat, tinggi purin dan konsumsi alkohol berlebih.

Penyebab asam urat lainnya adalah genetika dan riwayat keluarga. Dengan kondisi ini, seseorang punya risiko terkena asam urat lebih tinggi. Simak juga faktor lainnya:

1. Obesitas 

Semakin gemuk badan Anda, maka ginjal akan semakin kerja keras untuk membuang produk limbah seperti asam urat. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis and Rheumatolog, orang yang kelebihan berat badan memiliki risiko 85% lebih besar terkena hiperurisemia. 

Orang yang obesitas 3.5 kali lebih mungkin mengalami kelebihan asam urat dibandingkan orang dengan berat badan normal. Para peneliti juga menemukan bahwa 44% kasus hiperurisemia disebabkan oleh kelebihan berat bada.

2. Makanan tinggi purin

Karena kandungan purinnya yang lebih tinggi, beberapa makanan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Makanan-makanan tersebut meliputi daging merah, jeroan, sarden, ikan teri dan kerang-kerangan.

Pasien bisa menjalani diet asam urat yang sehat demi mendapatkan manfaat kesehatan secara keseluruhan.

3. Tekanan darah tinggi 

Orang dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) memiliki risiko 2 hingga 3 kali lipat lebih tinggi terkena asam urat. Terlebih lagi, obat diuretik yang sering diresepkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dapat berkontribusi terhadap masalah ini karena mengurangi jumlah asam urat yang dikeluarkan melalui urin. 

4. Obat-obatan tertentu

Selain diuretik, obat lain yang dapat meningkatkan jumlah asam urat atau mengurangi ekskresinya meliputi obat imunosupresan pada pasien transplantasi, obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis dan asam nikotinat untuk mengobati kekurangan niasin atai vitamin B.

5. Diabetes

Penaykit ini bagai pedang bermata dua, The Gout Education Society mencatat bahwa resistensi insulin dapat menyebabkan asam urat. Sebaliknya, kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah juga menyebabkan resistensi insulin. 

Sebuah penelitian menjelaskan ada 26% penderita asam urat menderita diabetes tipe 2.

6. Jenis kelamin

Pria memiliki risiko empat kali lebih tinggi terkena asam urat dibandingkan wanita. Hormon estrogen pada wanita tampaknya membantu wanita menjaga kadar asam urat tetap terkendali, tetapi perlindungan tersebut mulai memudar setelah menopause tiba dan estrogen menurun. 

Ada teori tentang mengapa estrogen dapat melindungi wanita, ginjal dapat mengeluarkan lebih banyak asam urat dengan adanya estrogen.

7. Usia

Risiko asam urat cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Hal ini mungkin disebabkan oleh banyak faktor risiko yang terkait dengan asam urat seperti diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi yang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. 

Pria bisa terkena asam urat antara usia 40 dan 60 tahun, sedangkan untuk wanita antara usia 60 hingga 80 tahun. Wanita bisa menunda penyakit ini sedikit lebih lama karena efek perlindungan estrogen yang telah disebutkan sebelumnya. 

8. Trauma pada sendi

Orang yang pernah mengalami cedera atau operasi sendi lebih mungkin mengalami asam urat di area tersebut. Stres fisik dapat memicu kambuhnya asam urat. 

Beberapa orang juga bahkan mengalami kambuhnya asam urat setelah berlari. Trauma pada jempol kaki diduga melepaskan sebagian kristal asam urat di lapisan sendi ke dalam cairan sendi yang menyebabkan peradangan.

Pengobatan rumahan untuk penderita asam urat

Tindakan yang dapat meringankan nyeri akibat kambuhnya penyakit akut meliputi:

  • Kompres dengan es 
  • Angkat sendi yang terkena
  • Minum banyak air
  • Batasi aktivitas
  • Konsumsi obat allopurinol, febuxostat atau probenesid.

Baca Juga: Apakah Perlu Minum Obat Asam Urat Seumur Hidup? Ini Dia Jawaban dari Dokter!

Penting untuk diingat bahwa dokter mungkin terus meresepkan obat antiinflamasi jangka pendek seperti kolkisin selama tiga hingga enam bulan pertama. Pasien harus berpikiran terbuka saat mendiskusikan obat asam urat dengan dokter agar lekas pulih.

Itulah informasi detail yang meringkas tentang faktor risiko penyebab asam urat kambuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Kopi bagi Kesehatan jika Diminum Setiap Hari

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kopi bagi kesehatan jika diminum setiap hari. Cek selengkapnya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (4/3) Merosot Tajam

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Rabu (4/3) merosot tajam. Emas Galeri 24 jadi Rp 3.146.000, emas UBS Rp 3.162.000.

Honor Magic V6: Bawa Daya 7000mAh & Snapdragon 8 Elite, Siap Guncang Pasar HP Lipat

Kamera 50MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 64MP Honor Magic V6 hadirkan Superzoom generatif. Pelajari teknologi pengisian daya cepat 80W/66W!

11 Manfaat Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan jika Dikonsumsi Setiap Hari

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat biji bunga matahari bagi kesehatan jika dikonsumsi setiap hari, lho. Yuk, cari tahu di sini!

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (4/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan di fase bearish minor. Bagaimana proyeksi IHSG hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.

Ramadan Aman bagi Penderita Asam Urat, Cukup Lakukan Ini

Penderita asam urat wajib tahu cara mengelola gejala saat puasa Ramadan. Pilih makanan rendah purin agar asam urat tidak kambuh. 

All England 2026: 3 Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar di Hari Pertama

Ada 3 wakil Indonesia yang gagal memetik kemenangan di pertandingan penyisihan Babak 32 Besar All England 2026 kemarin. 

Xiaomi Watch 5 Rilis Global: Semua Fitur Canggih Ada di Pergelangan Tangan

Xiaomi Watch 5 tawarkan daya tahan baterai hingga 18 hari. Temukan bagaimana teknologi Xiaomi Surge Battery bisa mewujudkannya.

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein

Mari intip daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein berikut ini. Kira-kira ada apa saja?

Cara Melihat Data Informasi Kepemilikan Saham di Atas 1% di Website BEI

Informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini akan disediakan oleh KSEIdan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI.