M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang yang Dapat Diterapkan

7 Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang yang Dapat Diterapkan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara meningkatkan kepadatan tulang yang dapat Anda terapkan.  

Kepadatan tulang memiliki peran penting dalam menjaga tubuh tetap kuat dan berfungsi optimal seiring bertambahnya usia. Tulang yang sehat membantu Anda bergerak bebas, menopang berat badan, dan melindungi organ vital.

Sayangnya, kepadatan tulang dapat menurun secara perlahan tanpa disadari, terutama jika gaya hidup kurang mendukung kesehatan tulang. Ada berbagai cara sederhana dan realistis yang bisa Anda terapkan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepadatan tulang sejak sekarang.

Baca Juga: 9 Makanan yang Bagus untuk Menjaga Kesehatan Tulang agar Tetap Kuat

Melansir dari Verywell Health, inilah beberapa cara meningkatkan kepadatan tulang yang dapat Anda terapkan:

1. Pastikan Asupan Kalsium Tercukupi

Kalsium merupakan mineral utama yang dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat. Kebutuhan kalsium akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 50 tahun, karena risiko pengeroposan tulang juga ikut meningkat.

Rekomendasi asupan kalsium harian adalah sebagai berikut:

  • Pria usia 51 hingga 70 tahun membutuhkan sekitar 1.000 mg.
  • Pria usia 71 tahun ke atas membutuhkan sekitar 1.200 mg.
  • Wanita usia 51 tahun ke atas membutuhkan sekitar 1.200 mg.

Batas maksimum asupan kalsium harian untuk semua usia adalah 2.000 mg. Sumber kalsium yang baik dapat diperoleh dari ikan kalengan bertulang, susu, sayuran berdaun hijau tua, kedelai, tahu tertentu, serta makanan yang telah diperkaya kalsium. Selain dari makanan, kalsium juga tersedia dalam bentuk suplemen.

2. Tambahkan Asupan Vitamin D

Vitamin D sangat penting karena membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal. Tanpa vitamin D yang cukup, kalsium tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tulang.

Kebutuhan vitamin D harian berdasarkan usia meliputi:

  • Pria dan wanita usia 51 hingga 70 tahun membutuhkan minimal 15 mcg atau 600 IU.
  • Pria dan wanita usia 71 tahun ke atas membutuhkan minimal 20 mcg atau 800 IU.

Batas maksimal konsumsi vitamin D per hari adalah 100 mcg atau 4.000 IU.

Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, ikan berlemak, minyak hati ikan, susu dan sereal yang diperkaya, serta produk olahan susu. Vitamin ini juga tersedia dalam bentuk suplemen.

3. Utamakan Asupan Protein

Protein berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan mencegah penurunan massa otot seiring bertambahnya usia. Asupan protein yang cukup membantu tulang tetap padat dan tubuh tetap bertenaga.

Secara umum, kebutuhan protein adalah sekitar 0,36 gram per pon berat badan. Namun, orang yang aktif secara fisik biasanya membutuhkan lebih banyak. Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui kebutuhan protein harian yang sesuai dengan kondisi Anda.

Sumber protein sehat meliputi telur, ikan, daging tanpa lemak, unggas, kacang kacangan, biji bijian, tahu, serta produk olahan kedelai.

Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Minum Susu bagi Kesehatan Tulang Anda

4. Konsumsi Makanan Kaya Magnesium

Magnesium juga berperan penting dalam kesehatan tulang, bahkan sekitar 60 persen magnesium dalam tubuh tersimpan di tulang.

Kebutuhan magnesium harian adalah:

  • Pria sekitar 400 hingga 430 mg.
  • Wanita sekitar 310 hingga 320 mg.

Magnesium dapat diperoleh dari sayuran berdaun hijau, kacang kacangan, biji bijian, kopi, serta beberapa sumber air minum. Jika diperlukan, magnesium juga tersedia dalam bentuk suplemen.

5. Lakukan Latihan Menahan Beban

Latihan menahan beban membantu merangsang pembentukan tulang baru dan memperkuat struktur tulang. Orang dewasa disarankan berolahraga setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, yang mencakup latihan aerobik, keseimbangan, dan kekuatan.

Contoh latihan menahan beban antara lain naik tangga, berjalan cepat, jogging, menari, jongkok, push up, lunges, serta olahraga seperti tenis dan pickleball.

Jika Anda memiliki osteopenia atau osteoporosis, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program olahraga.

6. Konsultasikan Penggunaan Obat dengan Tenaga Kesehatan

Pada kondisi tertentu, tenaga kesehatan dapat meresepkan obat untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang, terutama bagi Anda yang berisiko tinggi mengalami osteoporosis.

Beberapa jenis obat yang umum digunakan antara lain bisfosfonat, kalsitonin, denosumab, terapi hormon, SERM, serta teriparatide.

Baca Juga: 8 Tips Menjaga Kesehatan Tulang agar Tetap Kuat Menurut Ahli

7. Terapkan Perubahan Gaya Hidup Sehat

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko penurunan kepadatan tulang, seperti berat badan terlalu rendah, konsumsi alkohol berlebihan, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, pola makan buruk, serta penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang.

Tidak semua faktor risiko dapat dihindari, tetapi menjaga berat badan ideal, membatasi alkohol, berhenti merokok, dan tetap aktif secara fisik merupakan langkah penting untuk membantu menjaga kepadatan tulang tetap optimal.

Itulah beberapa cara meningkatkan kepadatan tulang yang dapat Anda terapkan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?