M O M S M O N E Y I D
Bugar

Awas! Ini Tanda-Tanda Kecanduan Belanja dan Cara Mengatasinya

Awas! Ini Tanda-Tanda Kecanduan Belanja dan Cara Mengatasinya
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui tanda-tanda kecanduan belanja dan cara mengatasinya berikut ini!

Belanja sering dianggap sebagai aktivitas menyenangkan untuk melepas penat. Diskon, promo, dan kemudahan transaksi digital membuat kegiatan ini terasa semakin ringan dilakukan kapan saja.

Namun, tanpa disadari, kebiasaan belanja bisa berubah menjadi perilaku tidak sehat yang berdampak serius pada kondisi keuangan, mental, dan hubungan sosial Anda.

Kecanduan belanja bukan sekadar soal hobi, tetapi dapat menjadi masalah psikologis yang perlu dikenali sejak dini.

Baca Juga: Stop Boros! Ini Dia Cara Mengatasi Gaya Hidup Boros biar Tidak Boncos

Apa Itu Kecanduan Belanja?

Melansir dari Healthline, kecanduan belanja adalah kondisi ketika seseorang merasa dorongan kuat dan sulit dikendalikan untuk terus membeli barang. Barang yang dibeli bisa sangat beragam, mulai dari pakaian, perhiasan, makanan, produk kecantikan, hingga investasi seperti saham atau properti.

Saat berbelanja, seseorang bisa merasakan sensasi senang atau puas yang intens. Ketika otak mulai mengaitkan belanja dengan perasaan bahagia ini, dorongan untuk mengulanginya akan muncul terus-menerus. Akibatnya, belanja tidak lagi dilakukan karena kebutuhan, tetapi untuk mengejar rasa senang sesaat.

Pengetahuan tentang kecanduan belanja masih terbatas. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kondisi ini lebih sering dialami wanita, sementara penelitian lain menunjukkan bahwa risiko kecanduan belanja bisa sama antara pria dan wanita.

Baca Juga: Inilah Ciri-Ciri Orang Boros dalam Keuangan, Apakah Anda Salah Satunya?

Tanda-Tanda Kecanduan Belanja

Orang dengan kecanduan belanja sering kali pandai menyembunyikan kebiasaannya. Dalam banyak kasus, hanya orang terdekat yang menyadari adanya masalah ini. Beberapa orang terlihat seperti memiliki kondisi keuangan yang baik, padahal sebenarnya mereka sedang terlilit utang.

Seseorang kemungkinan mengalami kecanduan belanja jika menunjukkan beberapa tanda berikut:

  1. Terus memikirkan aktivitas belanja, baik setiap hari maupun setiap minggu.
  2. Menggunakan belanja sebagai cara untuk mengatasi stres atau emosi negatif.
  3. Menggunakan kartu kredit secara berlebihan atau membuka kartu baru tanpa melunasi tagihan lama.
  4. Merasakan kegembiraan berlebihan setelah membeli sesuatu.
  5. Sering membeli barang yang tidak dibutuhkan atau tidak pernah digunakan.
  6. Berbohong atau menyembunyikan pembelian agar bisa terus berbelanja.
  7. Merasa bersalah dan menyesal setelah belanja, tetapi tetap mengulanginya.
  8. Kesulitan melunasi utang atau mengatur keuangan.
  9. Gagal menghentikan kebiasaan belanja meskipun sudah berusaha.

Baca Juga: 15 Cara Mengatur Keuangan biar Tidak Boros, Coba Praktikkan!

Cara Mengatasi Kecanduan Belanja

Mengatasi kecanduan belanja memang tidak mudah, karena aktivitas membeli barang adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Setiap orang tetap perlu membeli kebutuhan seperti makanan dan pakaian. Karena itu, solusi utamanya bukan berhenti belanja sepenuhnya, melainkan mengendalikan perilaku tersebut.

Tingkat penanganan tergantung pada seberapa parah kecanduannya. Pada beberapa kasus, pembatasan akses ke uang bisa sangat membantu. Misalnya, meminta bantuan orang lain untuk mengatur atau mengawasi keuangan sementara waktu.

Pendekatan yang paling umum dan efektif adalah terapi perilaku dan konseling individu. Melalui terapi, seseorang dapat belajar:

  1. Mengendalikan dorongan untuk berbelanja secara impulsif.
  2. Mengenali situasi atau emosi yang memicu keinginan belanja.
  3. Mengubah pola pikir, perasaan, dan kebiasaan yang tidak sehat menjadi lebih positif.
  4. Menemukan apakah kecanduan belanja berkaitan dengan masalah emosional atau kondisi mental tertentu.

Selain terapi, dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas dengan masalah serupa juga sangat penting. Dengan adanya sistem dukungan yang kuat, seseorang dengan kecanduan belanja dapat belajar mengelola kebiasaannya dengan lebih baik dan menjalani kehidupan yang lebih seimbang serta sehat.

Baca Juga: 7 Perbedaan Antara Konsumerisme dan Hedonisme: Mana yang Lebih Boros?

Demikianlah ulasan tentang tanda-tanda kecanduan belanja dan cara mengatasinya. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.