M O M S M O N E Y I D
Bugar

Obat Asam Urat Allopurinol atau Febuxostat, Mana yang Bisa Cegah Kambuhan?

Obat Asam Urat Allopurinol atau Febuxostat, Mana yang Bisa Cegah Kambuhan?
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa obat asam urat yang bisa digunakan untuk mengobati gejala dan mencegah kambuhan. Namun, ada dua nama yang paling populer yaitu allopurinol dan febuxostat.

Seiring bertambahnya usia, Anda bisa saja merasakan kekakuan sendi atau ketidaknyamanan akibat asam urat.  Nyeri sendi dan pembengkakan akan berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

Ross Phan, apoteker klinis, menjelaskan bahwa untuk mengubah purin jadi asam urat, tubuh menggunakan protein xantin oksidase. Dengan memblokir protein ini, obat inhibitor xantin oksidase bisa menghentikan tubuh memproduksi asam urat. Sehingga, membantu mencegah gejala asam urat di masa mendatang.

Ikuti terus informasi menarik tentang obat asam urat, bersumber dari Goodrx.com berikut ini:

Baca Juga: Tips Minum Obat Asam Urat Allopurinol, Waktu Konsumsi & Apa yang Harus Dihindari

Apa itu allopurinol?

Allopurinol adalah obat resep yang bertugas sebagai XOI. Obat ini bekerja dengan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain asam urat, allopurinol juga disetujui untuk beberapa kondisi kesehatan seperti:

1. Sindrom lisis tumor

Sindrom lisis tumor adalah kondisi yang mempengaruhi beberapa orang dengan kanker. Saat sel kanker mati, mereka akan melepaskan isinya ke dalam tubuh. 

Hal ini bisa menyebabkan perubahan asam urat dalam tubuh. Perubahan ini bisa mengakibatkan kerusakan jantung, ginjal, dan hati. 

Keadaan darurat medis ini disebut sindrom lisis tumor (TLS) dan biasanya disebabkan oleh perawatan kemoterapi.

2. Batu ginjal akibat kadar asam urat tinggi 

Orang dengan kadar asam urat tinggi lebih mungkin mengalami batu ginjal. Dengan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, allopurinol akan mencegah kondisi ini.

Apa itu febuxostat?

Seperti allopurinol, febuxostat adalah obat resep XOI yang bekerja dengan cara yang sama seperti allopurinol. Obat ini dianggap sebagai pilihan alternatif allopurinol.

Tidak seperti allopurinol, febuxostat hanya disetujui untuk pencegahan asam urat. Obat ini tidak disetujui untuk mengobati atau mencegah kondisi kesehatan lainnya. 

Selain itu, febuxostat hanya boleh digunakan untuk asam urat dalam situasi seperti konsumsi Allopurinol yang tidak menunjukkan perbaikan. Allopurinol juga menyebabkan efek samping yang tidak dapat ditoleransi.

Jika Anda mengalami efek samping yang mengganggu akibat allopurinol, febuxostat mungkin jadi alternatif terbaik. Selain itu, pasien yang mengalami reaksi alergi parah akibat allopurinol bisa menggantinya dengan konsumsi febuxostat. 

Seberapa efektif allopurinol dan febuxostat untuk asam urat?

Selain perubahan gejala, pemeriksaan darah membantu menentukan seberapa efektif obat-obatan ini. Jika suatu obat dapat menurunkan kadar asam urat hingga kurang dari 6 mg/dL, maka dokter akan menganggapnya efektif dalam pengobatan asam urat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa allopurinol dan febuxostat dapat membantu orang mencapai kadar asam urat di bawah 6 mg/dL. 

Apa saja efek samping allopurinol dan febuxostat?

Kedua obat ini memiliki sejumlah kemungkinan efek samping. Berikut ini adalah beberapa efek samping umum dari allopurinol dan febuxostat:

  • Infeksi saluran pernapasan atas 
  • Efek samping yang berkaitan dengan otot dan tulang
  • Efek samping yang berkaitan dengan sendi
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit perut
  • Pusing 

Apa saja efek samping serius dari allopurinol dan febuxostat?

Meskipun lebih jarang daripada efek samping yang disebutkan di atas, efek samping serius mungkin terjadi dengan allopurinol atau febuxostat. Efek samping tersebut meliputi:

1. Efek yang berhubungan dengan jantung

Studi studi menemukan bahwa febuxostat dikaitkan dengan risiko kematian terkait jantung yang lebih tinggi daripada allopurinol. Konsumsi obat ini harus dalam pengawasan dokter, terlebih jika Anda menderita penyakit jantung akibat aterosklerosis, stroke dan riwayat angina.

2. Asam urat kambuh

Asam urat yang kambuh terjadi jika Anda baru mengonsumsi allopurinol atau febuxostat. Hal ini dapat terjadi saat tubuh masih beradaptasi dengan obat tersebut.

Untuk mencegah efek samping ini, dokter akan secara perlahan meningkatkan dosis XOI di awal. Para ahli juga merekomendasikan pengobatan tambahan dengan salah satu obat untuk meredakan peradangan, setidaknya selama 3 hingga 6 bulan.

Ada obat kolkisin, prednison dan NSAID seperti ibuprofen atau advil.

3. Ruam

Ruam dapat menjadi gejala reaksi alergi parah terhadap allopurinol atau febuxostat. Jika mengalami ruam kulit, hentikan penggunaan XOI dan segera dapatkan bantuan medis.

4. Gagal hati

Ada laporan masalah hati akibat allopurinol dan febuxostat. Segera cari pertolongan medis jika Anda melihat gejala kerusakan hati seperti urin berwarna gelap, mual, muntah, nyeri perut kanan atas, kulit dan mata berwarna kuning.

Apa saja interaksi allopurinol dan febuxostat?

Secara umum, jangan konsumsi allopurinol atau febuxostat bersamaan dengan azatioprin atau merkaptopurin. Azatioprin biasanya digunakan untuk artritis reumatoid (RA) atau setelah transplantasi ginjal. 

Merkaptopurin biasanya digunakan bersama obat lain untuk leukemia limfoblastik akut, sejenis kanker darah. XOI dapat menyebabkan kadar azatioprin atau merkaptopurin yang tinggi dalam tubuh dan meningkatkan kemungkinan efek samping. 

Jika menggabungkan obat-obatan ini dengan XOI, dokter biasanya akan menurunkan dosis obat-obatan dan memantau efek sampingnya secara ketat.

Bisakah allopurinol dan febuxostat dikonsumsi bersamaan?

Karena allopurinol dan febuxostat bekerja dengan cara yang sama, keduanya tidak boleh dikonsumsi bersamaan. Namun, jika terapi kombinasi diperlukan untuk membantu mengendalikan gejala asam urat, dokter mungkin menyarankan untuk menggabungkan allopurinol dengan urikosurik. 

Baca Juga: Konsumsi Ikan Tuna pada Pasien Asam Urat, Cek Tips Lengkapnya di Sini Ya!

Obat urikosurik bekerja dengan membuang lebih banyak asam urat melalui urin. Itulah penjelasan lengkap yang membahas tentang obat asam urat allopurinol atau febuxostat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

10 Rekomendasi Makanan yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Cepat

Ini, lo, rekomendasi makanan yang bisa menurunkan gula darah tinggi dengan cepat. Cek selengkapnya di sini!

5 Alasan Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Ganggu Kesehatan Usus Anda

Ternyata ini alasan konsumsi terlalu banyak gula bisa ganggu kesehatan usus. Kira-kira apa sajakah itu?

Lip Cream untuk Kulit Sawo Matang: Muka Auto Fresh, Bikin OOTD Makin Kece

Punya kulit sawo matang? Temukan rekomendasi lip cream Wardah yang bisa bikin wajahmu terlihat lebih cerah dan fresh seketika.

HP Oppo A6 Pro: Baterai 7000mAh & Bypass Charging Selamatkan Baterai Pas Nge-game

Baterai 7000mAh Oppo A6 Pro kini didukung 80W SuperVooc. Temukan seberapa cepat ponsel ini terisi penuh dan siap menemani aktivitas Anda seharian.

Asam Urat Melambung? Hindari Makanan Ini biar Tak Berakhir di Rumah Sakit

Asam urat di atas 6,8 mg/dL bukan cuma masalah sendi. Kondisi ini punya kaitan erat dengan risiko penyakit ginjal yang fatal.

7 Makanan yang Harus Dibatasi jika Gula Darah Tinggi

Yuk, cek beberapa makanan yang harus dibatasi jika gula darah tinggi berikut ini! Ada apa saja, ya?​

Pengguna iPhone dan Mac Wajib Tahu: Safari atau Chrome Unggul di Privasi

Safari atau Chrome? Meskipun Chrome boros RAM, tes baterai terbaru justru mengejutkan. Pahami dampak pilihan browser pada perangkat Apple sekarang

Daftar HP Xiaomi Ini Kebagian HyperOS 3.1, Fitur Baru Siap Bikin Iri

Pembaruan HyperOS 3.1 membawa Super Island dan interoperabilitas Apple. Cek apakah HP Xiaomi Anda mendapatkan fitur revolusioner ini.

Google Rilis Fitur Perlindungan dari Penipuan Voice Cloning, Lindungi Data Diri Anda

Google rilis fitur Deteksi Panggilan Palsu untuk Android. Ini cara kerjanya melindungi Anda dari penipuan kloning suara AI yang marak.

6 Cara Sehat Konsumsi Daging Olahan yang Bisa Anda Coba

Intip beberapa cara sehat konsumsi daging olahan yang bisa Anda coba berikut ini. Apa sajakah itu?