M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Buah Pantangan untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Apa Saja?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Catat daftarnya, ya. Ini dia beberapa buah pantangan untuk dikonsumsi penderita diabetes. Selengkapnya ada di sini!

Buah sering dianggap sebagai makanan sehat yang aman untuk semua orang. Namun, bagi penderita diabetes, tidak semua buah membawa manfaat yang sama.

Beberapa buah memiliki kandungan gula alami yang tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Inilah yang membuat penderita diabetes perlu lebih selektif dalam memilih buah yang dikonsumsi.

Baca Juga: Patut Diwaspadai, Berikut Ciri-Ciri Terkena Diabetes yang Jarang Disadari! 

Mengabaikan hal ini dapat memperburuk kondisi gula darah. Lantas, apa saja buah pantangan untuk dikonsumsi penderita diabetes? Bersumber dari laman Medical News Today, inilah daftarnya:

1. Buah dengan Kandungan Gula Tinggi

Tidak semua buah memiliki kandungan gula yang sama. Beberapa buah kaya gula alami dan dapat memengaruhi kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Contohnya adalah:

  • Semangka
  • Pisang yang terlalu matang
  • Nanas

Buah-buahan ini masih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, asalkan dalam porsi kecil dan tidak berlebihan. Untuk mengurangi dampak pada gula darah, Anda bisa mengonsumsinya dengan sumber protein atau lemak sehat. Misalnya:

  • Pasangkan beri dengan yogurt Yunani.
  • Nikmati apel dengan selai almond atau selai kacang.

2. Buah dengan Kandungan Karbohidrat Tinggi

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh, tetapi asupan berlebih dapat meningkatkan kadar gula darah. Berikut kandungan karbohidrat beberapa buah per 100 gram:

  • Anggur merah: 20,2 gram
  • Pisang: 20,1 gram
  • Apel Fuji: 15,6 gram
  • Mangga: 15 gram
  • Nanas: 13,1 gram

Meskipun tinggi karbohidrat, buah-buahan ini juga kaya akan nutrisi penting. Oleh karena itu, lebih baik memprioritaskan buah sebagai sumber karbohidrat dibandingkan makanan olahan.

Untuk penderita diabetes yang mengikuti diet rendah karbohidrat, pastikan porsi buah tetap terkendali.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menurunkan Kadar Gula Darah yang Tinggi? Terapkan 10 Cara Ini

3. Jus Buah

Menurut CDC, jus buah dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Berbeda dengan buah segar, jus kehilangan sebagian besar seratnya, sehingga gula lebih mudah diserap oleh tubuh.

Sebaliknya, buah segar lebih disarankan karena seratnya membantu memperlambat penyerapan gula. Studi pada tahun 2017 menemukan bahwa konsumsi buah segar dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan komplikasi kardiovaskular pada penderita diabetes.

4. Buah Kering

Buah kering seperti aprikot, nanas kering, kismis, dan kurma memiliki konsentrasi gula yang lebih tinggi karena proses pengeringan menghilangkan kandungan airnya. Konsumsi buah kering bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi porsinya harus sangat kecil.

Sebagai alternatif, kombinasi buah kering dengan kacang-kacangan bisa membantu mengendalikan gula darah. Kacang-kacangan kaya akan protein, serat, dan lemak sehat yang memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah.

American Diabetes Association (ADA) menyatakan bahwa konsumsi buah kering dalam jumlah sedang tetap aman untuk penderita diabetes.

Baca Juga: 10 Buah yang Sehat dan Aman untuk Penderita Diabetes Konsumsi

Nah, itulah beberapa buah pantangan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Buah adalah bagian penting dari pola makan sehat, bahkan bagi penderita diabetes.

Kuncinya adalah memilih jenis buah dengan bijak, mengendalikan porsi, dan mengonsumsinya bersama makanan lain untuk menjaga gula darah tetap stabil. Semoga membantu, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.