M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Dampak Berbahaya Konsumsi Gula Terlalu Banyak bagi Kesehatan Tubuh

11 Dampak Berbahaya Konsumsi Gula Terlalu Banyak bagi Kesehatan Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah dampak berbahaya konsumsi gula terlalu banyak bagi kesehatan tubuh. Apa sajakah itu?

Rasa manis memang sulit ditolak. Gula sering menjadi penyelamat di tengah hari yang padat atau saat suasana hati sedang turun. Namun, di balik kenikmatan tersebut, konsumsi gula berlebihan dapat membawa dampak serius bagi kesehatan tubuh.

Tidak hanya memengaruhi berat badan, gula juga berperan dalam berbagai masalah kesehatan jangka panjang yang sering tidak disadari sejak awal.

Sayangnya, banyak orang mengonsumsi gula jauh di atas batas tersebut, terutama dari minuman manis dan makanan olahan.

Baca Juga: 7 Jenis Gula yang Paling Sehat yang Dapat Anda Jadikan Pilihan

Melansir dari laman Healthline, berikut ini sejumlah dampak berbahaya konsumsi gula terlalu banyak bagi kesehatan tubuh:

1. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Obesitas terus meningkat di seluruh dunia, dan gula tambahan terutama dari minuman manis jadi salah satu penyebab utamanya. Minuman seperti soda, jus kemasan, dan teh manis tinggi fruktosa. Jenis gula ini membuat rasa lapar bertambah karena tubuh sulit merasa kenyang.

Studi pada hewan juga menunjukkan fruktosa berlebih bisa menurunkan sensitivitas leptin, hormon yang memberi sinyal kapan harus berhenti makan. Tidak heran minuman manis sangat mudah membuat berat badan naik.

Penelitian pun menghubungkan konsumsi minuman manis dengan obesitas, diabetes tipe 2, serta peningkatan lemak perut yang berbahaya.

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kebiasaan mengonsumsi gula tinggi berkaitan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang naik, dan peradangan. Semua ini adalah faktor risiko penyakit jantung, penyebab kematian nomor satu di dunia.

Sebuah studi besar menemukan orang yang banyak makan gula tambahan lebih berisiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bahkan hanya satu kaleng soda sudah hampir memenuhi batas harian gula yang disarankan.

3. Memicu Jerawat

Makanan manis dan olahan cepat menaikkan gula darah. Lonjakan ini membuat produksi hormon androgen dan minyak kulit meningkat, serta menimbulkan peradangan yang memicu jerawat.

Studi besar menemukan konsumsi makanan manis, produk olahan, dan susu berkaitan dengan risiko jerawat yang lebih tinggi. Sebaliknya, pola makan rendah gula terbukti bisa membantu mencegah jerawat.

4. Menyumbang Risiko Diabetes Tipe 2

Jumlah penderita diabetes terus meningkat dalam 30 tahun terakhir, dan gula jadi salah satu faktor pemicunya. Walau gula tidak langsung menyebabkan diabetes, konsumsi berlebih bisa memicu kenaikan berat badan dan resistensi insulin.

Kondisi ini membuat gula darah terus naik dan akhirnya meningkatkan risiko diabetes. Studi juga menemukan orang yang rutin minum minuman manis lebih berisiko terkena penyakit ini.

5. Berkaitan dengan Risiko Kanker

Obesitas akibat terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Selain itu, gula berlebih menyebabkan peradangan kronis dan resistensi insulin, yang juga berhubungan dengan kanker.

Tinjauan dari puluhan studi menunjukkan konsumsi tinggi makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko kanker antara 23% hingga 200%, tergantung jenisnya.

Baca Juga: 10 Makanan yang Bisa Bikin Gula Darah Stabil Sepanjang Hari

6. Mengganggu Kesehatan Mental

Pola makan tinggi gula sering dikaitkan dengan gangguan suasana hati, kecemasan, hingga depresi. Para peneliti menduga hal ini disebabkan oleh peradangan kronis, resistensi insulin, serta terganggunya sistem dopamin di otak.

Studi besar pada pria dan wanita menunjukkan konsumsi gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko depresi.

7. Mempercepat Penuaan Kulit

Gula bisa memicu terbentuknya senyawa bernama AGE (advanced glycation end products) yang merusak kolagen dan elastin, dua protein penting untuk menjaga kulit tetap kencang.

Akibatnya, kulit lebih cepat keriput dan kendur. Dengan kata lain, konsumsi gula berlebih bisa mempercepat penuaan kulit.

8. Mempercepat Penuaan Sel

Di ujung kromosom terdapat telomer yang berfungsi melindungi DNA. Seiring bertambahnya usia, telomer akan memendek. Gaya hidup, termasuk konsumsi gula tinggi, dapat mempercepat proses ini.

Studi menunjukkan anak-anak yang sering minum minuman manis memiliki telomer lebih pendek, tanda bahwa sel mereka menua lebih cepat.

9. Menyebabkan Energi Mudah Drop

Makanan manis memang memberi energi instan, tetapi hanya berlangsung sebentar. Setelah lonjakan gula darah, tubuh mengalami penurunan tajam yang membuat lelah dan lesu.

Analisis penelitian menunjukkan konsumsi gula justru membuat kewaspadaan menurun dan rasa lelah meningkat dalam waktu singkat. Cara lebih sehat untuk menjaga energi stabil adalah mengonsumsi karbohidrat yang kaya serat, dipadukan dengan protein atau lemak.

10. Menyebabkan Perlemakan Hati

Fruktosa berlebih diproses langsung oleh hati. Jika terlalu banyak, hati akan mengubahnya menjadi lemak. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD).

Studi menemukan orang yang rutin minum minuman manis setiap hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.

Baca Juga: 4 Minuman Alami yang Bisa Bantu Menurunkan Gula Darah Tinggi

11. Masih Banyak Dampak Lain

Selain yang sudah disebutkan, gula berlebih juga bisa meningkatkan risiko penyakit ginjal, asam urat, gigi berlubang, hingga penurunan fungsi otak. Beberapa penelitian bahkan mengaitkannya dengan risiko demensia dan Alzheimer.

Itulah sejumlah dampak berbahaya konsumsi gula terlalu banyak bagi kesehatan tubuh. Terlalu banyak makan gula tidak hanya menyebabkan berat badan naik, tapi juga berpengaruh pada hampir semua aspek kesehatan, mulai dari jantung, kulit, hati, hingga otak. Para ahli sepakat bahwa membatasi gula tambahan adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi tubuh dari penyakit kronis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Liburan Santai: Airbnb Ungkap 3 Wilayah Favorit untuk Slow-Living

Airbnb menyebut wisatawan semakin mendambakan tempat bernuansa alam dengan ritme yang lebih santai, jauh dari hiruk-pikuk destinasi populer. ​

6 Kesalahan saat Sarapan yang Bisa Bikin Kolesterol Naik

Tahukah bahwa ada beberapa kesalahan saat sarapan yang bisa bikin kolesterol naik, lho. Apa sajakah itu?

Tren Baru Properti: Rumah Kini Wajib Dukung Gaya Hidup Sehat Keluarga?

Membeli rumah tak lagi cuma soal lokasi. Lingkungan sehat, aman, dan mudah diakses kini jadi prioritas utama keluarga. Cari tahu alasannya !

8 Menu Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol yang Tinggi

Cek beberapa menu sarapan sehat untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi berikut ini. Ada apa saja, ya?

Apa Itu Mango Butter? Ini 4 Manfaat Mango Butter untuk Kulit yang Jarang Diketahui

Selama ini hanya tahu shea butter? Kini, mango butter hadir dengan segudang manfaat. Layak Anda coba, berikut 4 manfaat mango butter untuk kulit.

Prediksi Argentina vs Mesir, Duel Lionel Messi dan Mohamed Salah ke Perempat Final

Prediksi Argentina vs Mesir, jadwal kick off WIB, perkiraan susunan pemain, kondisi tim, dan skor babak 16 besar Piala Dunia 2026.  

5 Rekomendasi Teh yang Secara Alami Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi

Mari intip rekomendasi teh yang secara alami bisa turunkan kolesterol tinggi berikut ini! Kira-kira apa saja?  

8 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Konsumsi Obat

Ternyata ini beberapa cara alami menurunkan kolesterol tinggi tanpa konsumsi obat. Apa sajakah itu, ya?  

Prediksi Swiss vs Kolombia (8/7) Akan Berlangsung Impresif dan Penuh Tekanan

Prediksi Swiss vs Kolombia di Piala Dunia 2026 lengkap dengan jadwal siaran langsung, susunan pemain, dan prediksi skor terbaru.  

10 Ide Menata Kabinet Dapur Oranye Lama biar Terlihat Modern

Kabinet dapur oranye masih bisa tampil modern. Simak 10 cara mudah dari desainer interior agar dapur terlihat lebih elegan di 2026.