M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Dampak Minum Soda Terlalu Banyak Bagi Tubuh

7 Dampak Minum Soda Terlalu Banyak Bagi Tubuh
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Punya rasa yang nikmat dan segar, apa saja dampak minum soda terlalu banyak bagi tubuh, ya? Cari tahu di sini!

Soda sering dianggap sebagai minuman segar yang bisa meningkatkan mood dalam sekejap. Rasanya manis, berkarbonasi, dan mudah ditemukan di mana saja.

Namun, di balik sensasi segar tersebut, soda menyimpan berbagai risiko kesehatan yang mungkin tidak langsung terasa.

Banyak orang tidak menyadari bahwa segelas soda mengandung gula yang sangat tinggi dan bahan tambahan lain yang bisa memberi dampak serius jika dikonsumsi terlalu sering.

Jika Anda termasuk orang yang suka minum soda setiap hari, sudah saatnya mulai memahami apa saja pengaruhnya terhadap tubuh. Dengan begitu, Anda bisa lebih bijak mengatur pola minum dan menjaga kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: 3 Dampak Bermain HP Sebelum Tidur yang Penting Diketahui

Melansir laman Verywell Health, di bawah ini beberapa dampak minum soda terlalu banyak bagi tubuh:

1. Mengalami diare

Soda biasa mengandung gula tinggi, terutama fruktosa dari sirup jagung fruktosa tinggi. Fruktosa dapat menarik air ke dalam usus, membuat tinja jadi lebih cair. Pada penderita IBS yang sensitif terhadap fruktosa, kondisi ini bisa memicu diare.

Pemanis buatan juga dilaporkan dapat membuat tinja lebih encer, meski bukti ilmiahnya belum kuat. Selain itu, kafein dalam soda dapat mempercepat kerja pencernaan sehingga meningkatkan risiko diare.

2. Sering kembung dan bergas

Minuman bersoda mengandung karbonasi yang melepaskan karbon dioksida di dalam saluran pencernaan. Gas ini bisa keluar lewat sendawa atau justru terperangkap di perut dan menyebabkan kembung.

Kandungan fruktosa juga dapat menyebabkan gas berlebih, terutama bagi penderita IBS yang kesulitan mencerna fruktosa.

3. Memicu GERD

Soda dapat memperburuk gejala GERD atau refluks asam. Kondisi ini terjadi ketika katup di bagian bawah kerongkongan melemah sehingga asam lambung naik kembali.

Saat asam naik ke kerongkongan, muncul rasa panas di dada atau mulas. Minum soda kemudian berbaring bisa memperparah gejala.

Baca Juga: Ini Dia Dampak Insomnia pada Kesehatan Tubuh yang Penting Diketahui

4. Mengganggu keseimbangan bakteri usus

Mikrobioma usus terdiri dari berbagai mikroorganisme yang mendukung kesehatan pencernaan. Pola makan tinggi gula dapat merusak keseimbangan ini. Ketika bakteri baik menurun dan bakteri merugikan tumbuh, lapisan usus melemah, dan peradangan meningkat.

Ketidakseimbangan mikrobioma atau dysbiosis dikaitkan dengan risiko diabetes, penyakit jantung, gangguan saraf, hingga penyakit radang usus.
Pada soda diet, pemanis buatan juga dapat mengganggu mikrobioma dengan menurunkan jumlah bakteri baik dan meningkatkan bakteri yang tidak sehat. Ini dapat memicu peradangan, risiko infeksi, hingga menurunkan penyerapan nutrisi.

5. Meningkatkan risiko depresi

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi makanan ultra olahan, termasuk soda, dapat meningkatkan risiko depresi. Studi besar pada perempuan menunjukkan bahwa konsumsi soda, baik bergula maupun diet, berhubungan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.

Para ahli menduga gangguan mikrobioma usus akibat gula atau pemanis buatan dapat memengaruhi kesehatan mental. Hubungan usus dan otak sangat erat, sehingga perubahan di usus dapat berdampak pada suasana hati.

6. Risiko gigi berlubang dan penyakit gusi meningkat

Pencernaan dimulai dari mulut, dan soda dapat merusak kesehatan gigi. Kandungan gula dan asam dalam soda dapat menurunkan pH mulut hingga level yang dapat mengikis enamel gigi.

Baik soda manis maupun soda diet bersifat asam sehingga sama-sama dapat menyebabkan kerusakan gigi. Terlalu banyak gula juga dapat memperburuk kesehatan gusi dan meningkatkan risiko peradangan serta penyakit gusi.

Baca Juga: 5 Dampak Buruk Kebanyakan Minum Es Teh yang Wajib Anda Ketahui

7. Susah kenyang

Soda manis mengandung banyak kalori, tetapi tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. Kalori dalam bentuk cair umumnya tidak memicu respons kenyang yang cukup.

Akibatnya, Anda mungkin tetap merasa lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan, sehingga total kalori harian meningkat.

Itulah beberapa dampak minum soda terlalu banyak pada tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?