M O M S M O N E Y I D
Santai

7 Barang yang Sebaiknya Tidak Menumpuk di Rumah Menurut Para Ahli

7 Barang yang Sebaiknya Tidak Menumpuk di Rumah Menurut Para Ahli
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Rumah yang terlihat rapi ternyata bukan hanya ditentukan oleh seberapa sering seseorang membersihkannya. Begini cara atur yang benar.

Kebiasaan menyimpan barang yang sebenarnya jarang digunakan justru bisa membuat laci, lemari, dan sudut rumah cepat penuh tanpa disadari. 

Hal ini semakin cocok bagi Anda yang banyak menjalani aktivitas di rumah sekaligus menghadapi kebiasaan menerima barang tambahan dari berbagai kebutuhan sehari-hari. 

Melansir dari Real Simple, sejumlah penata organisasi profesional membagikan jenis benda yang mereka sendiri cenderung tidak menyimpan karena mudah berubah menjadi sumber kekacauan. 

“Barang yang tidak memiliki tujuan jelas sebaiknya tidak perlu masuk dan menetap di rumah,” ujar Jessi Acuna, penata organisasi profesional dan pendiri The Tidy Armadillo.

Baca Juga: Renovasi Rumah Sendiri Bisa Hemat nih, Ini Dia Proyek DIY yang Bisa Dicoba

7 barang yang sering menjadi sumber kekacauan

Menariknya, sebagian barang berikut bukanlah benda yang secara otomatis harus dibuang. Masalah utamanya adalah ketika benda tersebut tidak lagi memiliki fungsi, tidak diketahui kegunaannya, atau hanya disimpan karena merasa sayang untuk melepaskannya.

Barang gratis yang jarang digunakan

Cangkir, pulpen, tas, kaus, topi, sampel produk, hingga suvenir gratis sering terasa menarik karena tidak perlu dibeli. Namun, jika tidak benar benar dibutuhkan, benda tersebut hanya memindahkan masalah ke dalam rumah.

Kebiasaan mengambil barang gratis tanpa memikirkan penggunaannya dapat membuat ruang penyimpanan penuh secara perlahan. Prinsip sederhananya, jangan membawa pulang sesuatu hanya karena gratis.

Tumpukan kertas sekolah anak

Kertas hasil pekerjaan anak memang bisa memiliki nilai emosional. Namun, menyimpan seluruh lembar tugas, catatan, dan buku kerja justru dapat membuat tumpukan semakin sulit dikendalikan.

Wendy Trunz menyarankan orang tua lebih selektif. Karya yang dibuat sendiri oleh anak dan memiliki nilai sentimental bisa disimpan, sedangkan sebagian lainnya dapat didokumentasikan melalui foto.

Kotak penyimpanan yang tidak transparan

Tempat penyimpanan memang membantu mengurangi tampilan berantakan, tetapi kotak tertutup dapat membuat penghuni lupa apa yang ada di dalamnya.

Wadah transparan membuat isi lebih mudah terlihat sehingga pencarian barang menjadi lebih praktis. Prinsip ini juga sesuai dengan pendekatan pengorganisasian modern yang menekankan kemudahan akses, bukan sekadar tampilan rapi.

Kabel yang sudah tidak jelas kegunaannya

Kabel lama sering disimpan dengan alasan mungkin suatu hari akan dibutuhkan. Kenyataannya, kabel yang tidak lagi diketahui pasangannya justru bisa memenuhi satu laci selama bertahun tahun.

Sebelum menyimpannya, pastikan kabel masih memiliki perangkat yang sesuai. Jika perangkatnya sudah tidak ada, mempertahankan kabel tersebut biasanya hanya menambah beban penyimpanan.

Perlengkapan tambahan dari makanan

Saus, serbet, alat makan, wadah, dan perlengkapan tambahan dari makanan yang dipesan sering masuk ke rumah secara otomatis. Jika dikumpulkan terus menerus, barang kecil tersebut dapat memenuhi laci dapur.

Solusinya bukan harus membuang semuanya sekaligus. Biasakan mengambil hanya perlengkapan yang memang akan digunakan agar barang tidak menumpuk sejak awal.

Baca Juga: 10 Ide Kamar Mandi Ramah Lansia yang Terjamin, Nyaman dan Tetap Modis

Peralatan dapur yang hanya mengikuti tren

Peralatan dapur dengan fungsi khusus memang terlihat menarik ketika sedang populer. Namun, alat berukuran besar yang hanya dipakai beberapa kali justru bisa mengambil ruang berharga.

Para penata organisasi menyarankan untuk mempertimbangkan fungsi sebelum membeli. Pilih peralatan yang benar benar digunakan dan mampu menjalankan beberapa kebutuhan sekaligus. 

Cara ini sesuai dengan tren decluttering 2026 yang semakin menekankan pengurangan barang berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar mengejar tampilan minimalis.

Lencana dan tali acara

Lencana peserta, tali gantungan, tiket, dan gelang acara memang bisa menjadi pengingat momen tertentu. Namun, tidak semuanya memiliki nilai sentimental yang sama.

Jika kenangannya penting, beberapa benda bisa disimpan secara khusus atau didokumentasikan melalui foto. Dengan begitu, memori tetap ada tanpa membuat ruang penyimpanan dipenuhi benda yang jarang dilihat kembali.

Cara mudah menjaga rumah tetap terkendali

Daripada menunggu rumah benar benar berantakan, kebiasaan memilah dapat dilakukan sedikit demi sedikit. Fokusnya bukan membuang sebanyak mungkin, melainkan membuat keputusan yang lebih sadar sebelum barang masuk ke rumah. Beberapa pertanyaan simpel yang bisa digunakan adalah:

  • Apakah barang ini benar benar digunakan?
  • Apakah sudah ada benda lain dengan fungsi serupa?
  • Apakah barang ini memiliki nilai sentimental?
  • Apakah saya masih akan memilih menyimpannya jika melihatnya sekarang?
  • Apakah barang tersebut memiliki tempat yang jelas?

Langkah seperti ini membuat proses merapikan rumah lebih realistis. Bahkan, metode decluttering berdasarkan kategori juga dinilai membantu karena seseorang dapat melihat seluruh barang sejenis sekaligus dan lebih mudah menemukan benda yang berlebihan.

Rumah rapi tidak harus berarti rumah yang kosong dari barang. Justru, rumah yang nyaman adalah ruang yang setiap barangnya memiliki alasan untuk tetap berada di sana. 

Lebih selektif terhadap barang gratis, kabel lama, perlengkapan tambahan, kertas, hingga peralatan dapur yang jarang digunakan, penumpukan bisa dicegah sebelum menjadi pekerjaan besar. 

Pada akhirnya, kunci menata rumah bukan membeli lebih banyak tempat penyimpanan, tetapi membangun kebiasaan untuk lebih bijak menentukan apa yang layak masuk dan tinggal di dalam rumah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer & Poster Film Laut Bercerita Dirilis, Tampilkan Perjuangan Hingga Kehilangan

Film Laut Bercerita yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026.

5 Manfaat Vitamin K untuk Menyembuhkan Luka hingga Jerawat

Penelitian medis baru-baru ini mengakui manfaat luar biasa vitamin K untuk kulit. Berikut 5 manfaat vitamin K untuk kulit. Catat, ya!  

4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan, Awas Berat Badan Naik!

Berikut adalah 4 efek samping makan alpukat berlebihan yang wajib Anda ketahui. Simak sampai akhir, ya.

Samsonite Luggage Trade-In Digelar Hingga 11 Oktober, Tawarkan Diskon Hingga 50%

Samsonite Indonesia kembali menghadirkan Samsonite Luggage Trade-In yang berlangsung dari 3 September hingga 11 Oktober. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9) di Jabodetabek, Daerah Ini Hujan Deras

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok (10/9) waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Bisa Coba Produk Lebih Dulu, Wilson Buka Gerai Baru di Plaza Indonesia

Erajaya Active Lifestyle resmi membuka gerai Wilson di Plaza Indonesia level 3. Ini jadi toko ke-14 Wilson di portofolio Erajaya Active Lifestyle  

Sederhana tapi Luar Biasa! Ini 5 Manfaat Makan Tempe untuk Diet yang Wajib Anda Tahu

Tempe bukan sekadar lauk sehari-hari, melainkan superfood pendukung diet dan kesehatan pencernaan. Pelajari berbagai manfaat makan tempe di sini.  

Jangan Diabaikan! Ini 5 Cara Efektif Meredakan Keputihan Gatal pada Area Intim Wanita

Dari penggunaan bahan pakaian dalam yang tepat hingga asupan nutrisi, pelajari langkah praktis mengatasi keputihan gatal agar area intim sehat.

Hujan Lebat Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 10 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sejumlah Wilayah Masih Diselimuti Udara Kabur, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok

Cuaca Jawa Timur Kamis (10/9) dan Jumat (11/9) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah daerah.