M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tertarik Eyelash Extension? Ketahui Dulu 4 Efek Sampingnya

Tertarik Eyelash Extension? Ketahui Dulu 4 Efek Sampingnya
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Eyelash extension kini menjadi salah satu perawatan kecantikan favorit. Bagi Anda yang tertarik, ketahui dulu 4 efek samping eyelash extension.

Prosedur eyelash extension atau sambung bulu mata kini menjadi salah satu perawatan kecantikan favorit untuk mendapatkan tampilan mata yang tebal, lentik, dan dramatis tanpa perlu repot mengaplikasikan maskara setiap hari.

Kendati dapat mendongkrak rasa percaya diri, penggunaan eyelash extension secara terus-menerus tanpa jeda menyimpan berbagai risiko bagi kesehatan mata dan bulu mata asli.

Paparan bahan kimia dari lem perekat serta beban berat serat sintetis pada folikel mata dapat memicu komplikasi iritasi hingga kerusakan permanen. Oleh karena itu, pemakaiannya harus dibatasi secara bijak.

Baca Juga: Rutinitas 5 Menit Sebelum Tidur biar Kamar Lebih Nyaman dan Makin Rileks

Bagi Anda yang tertarik, ketahui dulu 4 efek samping eyelash extension, bersumber dari American Academy of Dermatology (AAD), Healthline, dan WebMD berikut ini.

1. Reaksi alergi dan iritasi kimiawi pada kelopak mata

Lem perekat yang digunakan dalam prosedur eyelash extension sering kali mengandung bahan kimia kuat seperti formaldehida, sianoakrilat, dan zat pewarna buatan.

Pada individu yang sensitif, paparan bahan kimia ini dapat memicu reaksi alergi kontak (contact dermatitis). Gejala yang timbul meliputi kelopak mata membengkak, kemerahan, rasa gatal yang menyengat, hingga sensasi terbakar pada kulit sekitar mata.

Pemakaian extension yang terlalu sering tanpa jeda akan memperparah peradangan dan berisiko merusak jaringan sensitif di sekitar kornea.

2. Kerusakan bulu mata asli dan kerontokan permanen

Menempelkan bulu mata sintetis pada helai bulu mata asli akan memberikan beban berat ekstra pada folikel rambut.

Seiring waktu, beban ini menyebabkan ketegangan mekanis berlebih yang memicu kerontokan prematur pada bulu mata alami Anda.

Jika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus tanpa membatasi durasi pemakaian, folikel rambut dapat mengalami kerusakan permanen atau kondisi yang disebut traction alopecia. Traction alopecia terjadi ketika bulu mata asli berhenti tumbuh kembali atau menjadi jauh lebih tipis dari sebelumnya.

Baca Juga: 4 Manfaat Kopi Cold Brew untuk Kesehatan, Lebih Ramah bagi Lambung!

3. Risiko infeksi mata dan penumpukan bakteri

Bulu mata sintetis yang dipasang dapat menahan kotoran, minyak berlebih, sel kulit mati, serta riasan di sepanjang garis kelopak mata.

Karena area mata bertambah sulit untuk dibersihkan secara tuntas tanpa merusak extension, penumpukan kotoran ini pun menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi bakteri dan tungau kelopak mata (demodex).

Kondisi ini kerap memicu infeksi seperti blefaritis (peradangan tepi kelopak mata), mata merah, hingga bintitan yang menyakitkan.

4. Kerusakan dan abrasi kornea mata

Serat bulu mata sintetis yang tajam atau sapuan lem perekat yang mengeras berpotensi menggores lapisan permukaan transparan mata (kornea).

Abrasi kornea dapat terjadi saat Anda menggosok mata secara tidak sengaja, saat proses pemasangan yang kurang steril, atau akibat helai bulu mata sintetis yang terlepas dan masuk ke dalam kelopak.

Kerusakan pada kornea tidak hanya menyebabkan nyeri hebat dan sensitivitas tinggi terhadap cahaya, tetapi juga berisiko memicu infeksi serius yang dapat mengganggu kualitas penglihatan jika tidak segera ditangani.

Membatasi frekuensi penggunaan eyelash extension serta memberikan waktu istirahat bagi bulu mata asli sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Dengan mengombinasikan perawatan yang higienis, memilih teknisi profesional bersertifikat, dan rutin memberi jeda pemakaian, itu dapat menikmati tampilan mata yang indah sekaligus mempertahankan kesehatan organ mata secara optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cuma 2 Hari! Promo HokBen Hari Pangan Sedunia Oktober, Makan Berdua Hemat Hampir 50%

Rayakan Hari Pangan Sedunia 2026 dengan promo HokBen paket makan berdua cuma Rp 60 ribuan. Berlaku terbatas 16-17 Oktober 2026 saja.  

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 17 Oktober 2026, Pertimbangkan Lagi Keputusanmu

Ramalan 12 zodiak besok Sabtu 17 Oktober 2026, simak prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces.

Ramalan Shio Besok Sabtu 17 Oktober 2026, Kerbau Beruntung, Kuda Waspada

Cek ramalan shio besok Sabtu 17 Oktober 2026 untuk 12 shio, lengkap dengan prediksi karier, keuangan, percintaan, dan kesehatan.

Cuaca Jawa Barat Besok Didominasi Cerah dan Lusa Berawan, Cek Suhu di Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat 17–18 Oktober berubah dari cerah menjadi berawan, dengan suhu tertinggi 35°C.

Tes DNA Bisa Sekaligus Dapat Perlindungan Kanker, Mulai Rp3,5 Juta

​Great Eastern Life Indonesia dan Regene Genomics hadirkan paket pemeriksaan DNA mulai Rp 3,5 juta lengkap dengan perlindungan kanker Rp 150 juta.

Jadi Konten Unggulan, Begini Strategi iQIYI Tangkap Peluang Drama Pendek

Drama pendek menjadi konten dengan kategori jumlah penonton terbanyak kedua di iQIYI Internasional. 

Tekan Kesenjangan Gender, Schneider Electric Latih Perempuan Jadi Teknisi Listrik

Schneider Electric Indonesia membuka kesempatan bagi perempuan untuk belajar dan berkarir di bidang kelistrikan lewat Woman Electrician Bootcamp.

Cek Harga Pangan di Akhir Pekan Minggu ini, Ada Yang Ogah Turun

Berikut harga-harga komoditas pangan yang dilansir dari PIHPS Bank Indonesia untuk periode hari Jumat (16/10).

Hujan Berpotensi Guyur Banyak Wilayah, Cek Cuaca Sumatera Barat Akhir Pekan Ini

BMKG memprakirakan sebagian besar cuaca besok di wilayah Sumatera Barat mengalami hujan ringan. Suhu terendah mencapai 17°C di Solok.

Cuaca Sumatera Selatan Berpotensi Udara Kabur Akhir Pekan Ini, Suhu Capai hingga 37°C

BMKG memprakirakan suhu Sumatera Selatan mencapai 36°C pada Sabtu dan 37°C pada Minggu. Simak kondisi cuaca besok di 17 wilayah.