MOMSMONEY.ID - Siapkan dana konser tanpa mengganggu keuangan harian dengan menghitung biaya, menabung, dan memilih instrumen yang sesuai tujuan.
Menonton konser artis favorit bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, apalagi jika sudah lama dinantikan. Namun, biaya yang perlu disiapkan bukan hanya untuk membeli tiket, tetapi juga transportasi, makanan, penginapan, dan kebutuhan lainnya.
Penjualan tiket yang waktunya singkat juga dapat membuat penggemar terburu-buru mencari dana. Karena itu, menyiapkan tabungan konser sejak jauh hari bisa membuat kondisi keuangan lebih teratur.
Melansir dari laman website bca.co.id, menentukan target nominal dan jangka waktu dapat membantu seseorang menyiapkan dana berdasarkan tujuan keuangannya.
“Yang lebih penting adalah kebiasaan dan kedisiplinan dalam menyisihkan uang secara rutin,” dikutip dari laman website bca.co.id.
Baca Juga: 3 Aturan Keuangan dari Suze Orman Ini Bisa Membantu Mengatur Uang Lebih Bijak
Hitung total biaya konser
Sebelum mulai menabung, hitung perkiraan seluruh biaya yang mungkin dikeluarkan. Jangan hanya berpatokan pada harga tiket karena masih ada kebutuhan lain selama perjalanan.
Beberapa biaya yang bisa dimasukkan dalam perhitungan antara lain:
- Tiket konser
- Transportasi
- Penginapan jika diperlukan
- Makanan dan minuman
- Merchandise
- Dana cadangan
Menggunakan perhitungan tersebut, target tabungan akan lebih realistis.
Sisihkan uang secara rutin
Setelah menentukan target, bagi jumlahnya berdasarkan waktu yang tersedia. Contohnya, jika membutuhkan Rp3.600.000 dalam waktu 12 bulan, dana yang perlu disisihkan sekitar Rp300.000 setiap bulan.
Jumlah tersebut tentu dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Tidak perlu memaksakan nominal besar jika justru membuat kebutuhan sehari-hari terganggu. Konsistensi menjadi bagian penting dalam menyiapkan dana untuk tujuan tertentu.
Pilih tempat menyimpan dana yang sesuai
Untuk kebutuhan jangka pendek, pilih tempat penyimpanan atau instrumen investasi yang sesuai dengan jangka waktu dan tingkat risiko yang dapat diterima. Salah satu contoh yang disebut dalam data sumber adalah reksa dana pasar uang.
Namun, reksa dana tetap memiliki risiko dan hasilnya tidak dijamin. Sebelum memilihnya, pahami karakteristik produk, risiko, biaya, serta mekanisme pencairannya.
Jika dana akan segera digunakan untuk membeli tiket, sebaiknya tidak mengejar potensi keuntungan tinggi dengan mengambil risiko yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Ide Bisnis Rumahan Ibu Rumah Tangga Modal Rp 1 Juta, Cocok untuk Pemula
Pisahkan dana konser dari uang harian
Dana yang sudah dialokasikan untuk konser sebaiknya dipisahkan dari uang untuk makan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan rutin. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga tabungan agar tidak mudah terpakai.
Salah satu fitur Investment Goals di myBCA juga dapat membantu menentukan target nominal dan jangka waktu untuk tujuan investasi kamu lo.
Jangan mengandalkan dana darurat
Konser merupakan kebutuhan hiburan sehingga dana darurat sebaiknya tetap disimpan untuk kondisi yang benar-benar mendesak.
Jika uang untuk tiket belum mencukupi ketika penjualan dibuka, pertimbangkan kembali rencana sesuai kemampuan keuangan.
Menggunakan utang konsumtif juga dapat membuat biaya konser menjadi lebih berat karena ada kewajiban pembayaran setelah acara selesai.
Menyiapkan dana konser sejak jauh hari membuat pengeluaran lebih mudah dikendalikan. Mulailah dengan menghitung seluruh biaya, menentukan target, menyisihkan uang secara rutin, dan memilih tempat penyimpanan dana yang sesuai.
Menggunakan cara tersebut, rencana menikmati konser dapat tetap berjalan tanpa mengganggu kebutuhan finansial sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News