MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ternyata ada sejumlah efek samping berbahaya suplemen yang jarang diketahui, lho. Yuk, cari tahu di sini!
Suplemen sering dianggap sebagai solusi praktis untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Mulai dari vitamin, mineral, hingga herbal, semuanya mudah ditemukan dan dikonsumsi tanpa resep.
Banyak orang mengandalkannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga energi, hingga mendukung kesehatan secara umum.
Namun, tidak semua orang menyadari bahwa suplemen juga memiliki potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi tanpa pengawasan atau dalam dosis berlebihan.
Tubuh tetap memiliki batas dalam menyerap nutrisi, dan kelebihan zat tertentu justru bisa menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami risiko yang mungkin muncul agar penggunaan suplemen tetap aman.
Baca Juga: 11 Suplemen yang Bisa Bantu Menurunkan Gula Darah Tinggi
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini sejumlah efek samping berbahaya suplemen yang jarang diketahui:
1. Multivitamin bukan pengganti makanan
Multivitamin memang populer, tetapi manfaatnya tidak selalu sekuat yang dibayangkan. Para ahli tetap menyarankan untuk mendapatkan nutrisi dari makanan alami.
Beberapa kandungan dalam multivitamin juga bisa menimbulkan risiko. Misalnya, beta karoten dapat meningkatkan risiko kanker paru paru pada perokok. Vitamin K bisa mengganggu kerja obat pengencer darah.
Sementara itu, zat besi dan tembaga dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti demensia dan penyakit jantung. Kalsium dan seng juga bisa mengurangi efektivitas antibiotik tertentu.
2. Vitamin D dapat menyebabkan kelebihan kalsium
Vitamin D membantu penyerapan kalsium, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak dalam waktu lama, dapat menyebabkan kadar kalsium menjadi terlalu tinggi.
Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti mual, muntah, lemas, nyeri, kehilangan nafsu makan, dehidrasi, hingga batu ginjal. Dalam kasus yang lebih serius, kelebihan vitamin D dapat menyebabkan gangguan jantung, gagal ginjal, penumpukan kalsium di jaringan tubuh, bahkan kematian. Berbeda dengan suplemen, sumber alami vitamin D seperti sinar matahari tidak menyebabkan efek ini.
3. Omega 3 dapat memengaruhi kekebalan dan pendarahan
Suplemen omega 3, seperti minyak ikan, bermanfaat jika dikonsumsi sesuai dosis. Namun, dalam jumlah tinggi, bisa menurunkan respons sistem imun dan membuat tubuh lebih mudah mengalami infeksi.
Selain itu, omega 3 juga dapat memperlambat proses pembekuan darah, sehingga risiko pendarahan menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi sesuai anjuran.
4. Vitamin C bisa memicu batu ginjal dan interaksi obat
Vitamin C umumnya aman karena kelebihannya akan dikeluarkan melalui urin. Namun, dosis tinggi dapat meningkatkan risiko batu ginjal, terutama pada pria atau orang yang sudah berisiko.
Selain itu, vitamin C juga bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti obat kemoterapi, terapi radiasi, dan obat penurun kolesterol. Konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Baca Juga: 5 Suplemen yang Meningkatkan Manfaat Magnesium bagi Tubuh
5. Kalsium dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah
Suplemen kalsium dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis.
Gejalanya bisa meliputi gangguan ginjal, sembelit, mual, kelelahan, hingga gangguan irama jantung. Konsumsi kalsium berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, batu ginjal, dan bahkan kanker prostat.
Karena itu, penting untuk tidak melebihi batas konsumsi harian yang dianjurkan.
6. Magnesium dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan toksisitas
Magnesium dalam dosis tinggi bisa menyebabkan efek samping seperti kram perut, kembung, dan diare.
Jika dikonsumsi dalam jumlah sangat besar atau pada orang dengan gangguan ginjal, magnesium dapat menumpuk dan menyebabkan keracunan. Gejalanya bisa berupa tekanan darah rendah, mual, lemas, kesulitan bernapas, hingga gangguan jantung.
7. Probiotik berisiko bagi kondisi tertentu
Probiotik dikenal sebagai bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan. Namun, pada beberapa orang, suplemen ini bisa menyebabkan kembung, gas, atau sakit perut.
Bagi individu dengan sistem imun lemah atau kondisi kesehatan serius, probiotik bahkan bisa memicu infeksi berat pada darah. Oleh karena itu, penggunaannya perlu lebih hati hati.
8. Zat besi bisa berbahaya jika berlebihan
Suplemen zat besi dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual dan sembelit dalam dosis rendah.
Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah sangat tinggi, zat besi bisa menyebabkan overdosis yang berbahaya. Dampaknya bisa berupa perdarahan, kejang, kerusakan organ, hingga kematian.
Baca Juga: 9 Vitamin dan Suplemen yang Dibutuhkan Wanita Usia 40 Tahun ke Atas
Itulah sejumlah efek samping berbahaya suplemen yang jarang diketahui. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News