MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda merasa nyeri yang menjalar dari punggung hingga ke kaki, atau tiba-tiba tangan terasa kesemutan tanpa sebab yang jelas? Bisa jadi itu adalah tanda awal dari saraf kejepit, lo.
Meski terasa umum karena tak sedikit orang yang mengeluhkannya, namun beberapa dari mereka mengabaikan gejala awal ini dan menganggapnya sebagai kelelahan biasa.
Padahal, saraf kejepit tidak pandang bulu. Penyakit ini bisa menyerang pekerja kantoran yang duduk berjam-jam, maupun buruh yang sering mengangkat beban berat.
Baca Juga: Demam dan Nyeri Punggung: Jangan Abaikan, Bisa Jadi Gejala Asam Urat Tak Biasa
Namun kabar baiknya, saraf kejepit sebagian besar bisa dicegah dengan strategi sederhana yang mudah diterapkan sehari-hari.
Berikut beberapa strategi mencegah saraf kejepit yang bisa Anda terapkan, sebagaimana dikutip dari www.halodoc.com:
1. Pastikan postur tubuh yang baiknya
Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, pastikan postur tubuh Anda dalam posisi yang baik ya.
Misalnya saat duduk, punggung harus lurus, bahu rileks, dan kedua kaki menapak di lantai. Sebaiknya Anda tidak duduk menyilangkan kaki dengan waktu lama, karena bisa membuat sirkulasi darah terhambat.
Baca Juga: Rutinitas Jalan Kaki Ramah Bagi Penderita Asam Urat: Kurangi Nyeri Sendi!
2. Gunakan kursi yang tepat
Pastikan Anda duduk di kursi yang tepat saat sedang bekerja. Pilih kursi yang bisa menopang punggung dengan baik.
Selain itu, sesuaikan antara tinggi meja dengan monitor komputer agar sejajar dengan mata Anda.
3. Olahraga teratur
Di tengah kesibukan Anda, luangkan waktu untuk berolahraga dan lakukan secara teratur. Tujuannya adalah untuk menguatkan otot-otot yang menyokong tulang belakang serta sendi.
Anda bisa memilih olahraga seperti renang, yoga, dan pilates untuk menjaga fleksibilitas tubuh.
Baca Juga: 8 Sayuran yang Meningkatkan Produksi Kolagen agar Kulit dan Sendi Sehat
4. Jaga berat badan
Jagalah berat badan Anda tetap ideal. Karena jika berat badan berlebihan, maka akan memberikan beban bagi tulang belakang dan sendi.
Sedangkan berat badan yang ideal akan mengurangi tekanan. Hal ini tentunya didukung dengan olahraga dan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.
5. Istirahat cukup
Jangan sampai melewatkan istirahat di tengah berbagai kesibukan Anda. Karena dengan tidur yang berkualitas, Anda bisa memulihkan tubuh secara maksimal.
Selain itu, ketika tidur juga harus memastikan posisinya nyaman. Gunakan bantal dan kasur yang bisa menopang tulang belakang Anda dengan baik.
Baca Juga: Rahasia Tidur Pulas Asam Urat: Terapkan 7 Cara Ini Agar Sendi Tak Lagi Nyeri
6. Jangan lakukan gerakan berulang
Sebaiknya Anda sebisa mungkin menghindari gerakan yang berulang. Karena hal ini bisa menyebabkan cedera berulang dan tekanan pada saraf.
Jika Anda memang harus melakukan suatu aktivitas yang berulang, maka berikanlah jeda untuk beristirahat. Dengan begitu, otot Anda ada kesempatan untuk rileks.
7. Mengangkat beban secara benar
Ketika sedang mengangkat beban, maka lakukan dengan benar. Yakni dengan menekuk lutut dan menjaga punggung tetap lurus.
Pastikan Anda menggunakan kekuatan kaki, bukan punggung ya. Lalu, dekatkan benda ke tubuh Anda saat mengangkat agar bisa mengurangi tekanan di tulang belakang.
Baca Juga: Pola Nyeri Sendi Berbeda: Asam Urat atau Rematik? Cari Tahu Sekarang
8. Berhenti merokok
Hal yang tak kalah penting agar terhindar dari saraf kejepit adalah berhenti merokok. Karena merokok bisa mengurangi aliran darah ke tulang belakang dan mempercepat degenerasi diskus.
Dengan menerapkan strategi di atas secara konsisten, Anda bisa menjaga tulang belakang dan sistem saraf tetap sehat, sekaligus meminimalkan risiko saraf kejepit di kemudian hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News