MOMSMONEY.ID - Moms perhatian. Kasus influenza mengalami peningkatan pada akhir September lalu.
Kementerian Kesehatan mencatat dari 265 spesimen yang diperiksa melalui surveilans sentinel, sebanyak 148 positif influenza (positivity rate 56%). Lonjakan influenza terjadi karena adanya beberapa faktor. Mulai dari pergantian musim, meningkatnya mobilitas dan pertemuan banyak orang hingga keberadaan subtipe virus yang sedang dominan.
Catatan Kementerian Kesehatan, peningkatan kasus tersebut bukan lonjakan luar biasa. Meski begitu, masyarakat termasuk Moms harus tetap waspada lantaran kondisi tersebut menurut catatan Kementerian Kesehatan masih sesuai dengan pola musiman tahunan.
Adapun influenza sendiri adalah infeksi saluran pernapasan akut akibat virus influenza (umumnya tipe A dan B di Indonesia). Virus menyebar melalui percikan pernapasan (batuk, bersin, berbicara). Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dengan tingkat keparahan dari ringan hingga berat.
Baca Juga: Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan
Tapi jangan khawatir, penderita influenza sebagian besar bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu minggu tanpa perawatan khusus. Adapun gejala ringan yang umum terjadi yakni demam, batuk dan pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sakit kepala hingga kelelahan berat.
Sedangkan pada kelompok rentan, influenza dapat memburuk dan memerlukan rawat inap.
Meski begitu jangan khawatir jika ada anggota keluarga atau kerabat yang terkena influenza. Jika terkena influenza, terutama untuk kasus yang ringan, langkah yang dilakukan untuk perawatan di rumah adalah istirahat yang cukup.
Baca Juga: Influenza A Meningkat, Ini Gejala dan Pencegahannya
Berikutnya adalah banyak minum air putih, konsumsi makanan bergizi yang seimbang (perbanyak sayur dan buah) serta pantau kondisi tubuh secara berkala.
Untuk obat yang dapat digunakan bila sakit influenza jika gejala ringan adalah pakai obat pereda gejalanya (penurun panas, pereda nyeri, atau obat batuk-pilek) agar penderita lebih nyaman selama masa penyembuhan. Tapi ingat obat tersebut tidak membunuh virus. Sedangkan untuk anak-anak, pastikan pemilihan obat mengikuti anjuran dokter.
Sedangkan cara untuk mencegah penularan virus influenza yang perlu Moms ingat adalah, hal juga sama saat pandemi , yakni cuci tangan rutin dengan air dan sabun.
Langkah berikutnya adalah terapkan etika batuk dan bersin (tutup mulut/hidung). Jangan lupa memakai masker saat sakit atau berada di keramaian. Kurangi kontak dekat dengan orang lain saat sakit. Serta dapatkan imunisasi influenza rutin tahunan untuk mengurangi risiko gejala berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News