M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Cara Efektif Mencegah Kanker Ginjal, Cek di sini!

6 Cara Efektif Mencegah Kanker Ginjal, Cek di sini!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini beberapa cara efektif mencegah kanker ginjal yang dapat Anda terapkan. Apa sajakah itu?

Ginjal merupakan salah satu organ vital yang sering kali luput dari perhatian dalam menjaga kesehatan. Padahal, organ kecil berbentuk seperti kacang ini memiliki peran besar dalam menyaring darah, membuang racun melalui urine, serta menjaga keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh.

Ketika fungsi ginjal terganggu, berbagai masalah kesehatan serius dapat muncul, termasuk Kanker Ginjal.

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat terhadap penyakit ini mulai meningkat. Hal tersebut tidak terlepas dari banyaknya kasus yang terungkap ke publik, termasuk yang dialami oleh penyanyi Indonesia Vidi Aldiano yang diketahui berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa kanker ginjal dapat menyerang siapa saja.

Meskipun penyebab pasti kanker ginjal tidak selalu diketahui, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit ini. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan menjaga kondisi tubuh, peluang untuk mencegah kanker ginjal dapat meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Mari Kenali Gejala Kanker Ginjal Penyebab Vidi Aldiano Meninggal

Cara Efektif Mencegah Kanker Ginjal

Melansir dari laman Healthline, di bawah ini beberapa cara efektif mencegah kanker ginjal yang dapat Anda terapkan:

1. Berhenti merokok

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang masih merokok memiliki risiko sekitar 39% lebih tinggi terkena kanker ginjal dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Sementara itu, orang yang pernah merokok tetapi sudah berhenti tetap memiliki risiko sekitar 20% lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok sama sekali.

Risiko ini juga meningkat jika seseorang merokok dalam jumlah banyak setiap hari.

Karena itu, berhenti merokok merupakan langkah penting untuk menurunkan risiko kanker ginjal. Bagi penderita kanker ginjal, berhenti merokok juga dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

2. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran memiliki risiko lebih rendah terkena Kanker Ginjal. Hal ini diduga karena buah dan sayur mengandung karotenoid dan berbagai antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

American Cancer Society juga menyarankan untuk mengonsumsi buah dan sayur dengan berbagai warna agar tubuh mendapatkan beragam nutrisi penting.

Selain itu, asupan serat yang cukup—terutama dari sayuran dan kacang-kacangan—juga diketahui dapat membantu menurunkan risiko kanker ginjal di kemudian hari.

3. Mengontrol tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Jika dibiarkan dalam waktu lama, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk yang ada di ginjal dan mata.

Dokter biasanya akan memberikan obat jika tekanan darah terlalu tinggi. Selain itu, perubahan gaya hidup juga sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Salah satu pola makan yang sering direkomendasikan adalah Diet DASH, yaitu pola makan yang menekankan konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan daging rendah lemak. Diet ini juga menganjurkan makanan rendah garam dan kaya kalium.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Ini Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Ginjal

4. Menjaga berat badan tetap ideal

Obesitas pada orang dewasa biasanya didefinisikan sebagai memiliki indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, lebih dari 42% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami obesitas.

Penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker ginjal akan meningkat seiring dengan naiknya nilai BMI. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap sehat dapat membantu menurunkan risiko penyakit ini.

Jika Anda perlu menurunkan berat badan, dokter mungkin akan menyarankan bantuan dari tenaga ahli seperti ahli gizi atau konsultan nutrisi. Biasanya, proses penurunan berat badan melibatkan perubahan pola makan menjadi lebih sehat serta meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Dalam beberapa kondisi tertentu, dokter juga dapat menyarankan terapi obat atau operasi penurunan berat badan.

5. Kurangi paparan bahan kimia berbahaya

Jika pekerjaan Anda membuat Anda sering terpapar bahan kimia tertentu, penting untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Beberapa perlindungan yang bisa digunakan antara lain:

  • Sarung tangan
  • Masker
  • Respirator

Selain itu, pakaian kerja yang terkena bahan kimia sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian lain untuk menghindari kontaminasi.

6. Pertimbangkan pemeriksaan skrining

Dokter biasanya tidak melakukan pemeriksaan skrining kanker ginjal secara rutin pada orang yang tidak memiliki faktor risiko tinggi. Namun, jika Anda memiliki risiko lebih besar, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai kemungkinan melakukan pemeriksaan.

Dokter mungkin akan menyarankan tes untuk memeriksa tekanan darah dan fungsi ginjal. Pada orang dengan faktor genetik tertentu yang meningkatkan risiko kanker ginjal, dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan pencitraan secara berkala untuk mendeteksi tumor lebih dini.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:

  • CT scan
  • MRI
  • USG

Oleh karena kanker ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, pemeriksaan skrining dapat membantu mendeteksi penyakit lebih cepat. Jika ditemukan lebih dini, peluang pengobatan biasanya akan jauh lebih baik.

Baca Juga: 10 Tanda pada Tubuh jika Ginjal Bermasalah, Apa Saja?

Itulah beberapa cara efektif mencegah kanker ginjal yang dapat Anda terapkan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.