M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pola Nyeri Sendi Berbeda: Asam Urat atau Rematik? Cari Tahu Sekarang

Pola Nyeri Sendi Berbeda: Asam Urat atau Rematik? Cari Tahu Sekarang
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa cara membedakan asam urat dan rematik. Artritis reumatoid dan asam urat memang memiliki banyak kesamaan, menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan kekakuan pada persendian. 

Namun, ada juga perbedaan penting di antara keduanya. Dr. Suraraj Tamronglak, dokter penyakit dalam menjelaskan bahwa tematik dan asam urat merupakan radang sendi yang memiliki faktor penyebab yang berbeda. 

Rematik adalah kondisi autoimun, terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan yang melapisi persendian. Serangan ini menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan, peradangan, dan deformitas sendi. 

Dilansir dari Bangkokhospital.com, rematik dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya seperti kulit, mata, dan jantung. Sedangkan, asam urat memengaruhi area sendi saja. Tubuh akan menghasilkan asam urat saat memecah makanan tinggi purin. 

Baca Juga: 4 Tahapan Asam Urat Ini Jarang Diketahui, Cek Kondisi Sendi Anda

Ginjal biasanya membuang asam urat saat buang air kecil. Tetapi jika kadarnya terlalu tinggi, asam urat dapat membentuk kristal jarum dan menumpuk di persendian.

Apakah asam urat dan rematik gejalanya sama?

Baik asam urat maupun rematik dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan pada beberapa persendian. Tetapi, keduanya cenderung mengikuti pola yang berbeda.

Rematik biasanya dimulai pada persendian yang lebih kecil seperti tangan dan kaki. Persendian akan terasa nyeri, bengkak, dan hangat saat disentuh. 

Kemudian biasanya menyebar ke persendian lain yang lebih besar seperti pergelangan tangan, siku, bahu, pergelangan kaki, lutut, dan pinggul. Anda mungkin juga akan mengalami kelelahan, kehilangan nafsu makan atau demam.

Kebanyakan orang memiliki gejala yang serupa di kedua sisi tubuh. Itu berarti jika satu bahu sakit, bahu yang lain mungkin juga sakit.

Asam urat tidak seperti rematik, asam urat biasanya dimulai dengan serangan nyeri yang tiba-tiba, merasa sendinya seperti terbakar. 

Asam urat biasanya hanya menyerang satu sendi. Sendi yang terkena akan tampak merah, bengkak dan hangat saat disentuh.

Apakah pengobatan rematik dan asam urat sama?

Baik rematik maupun asam urat tidak dapat disembuhkan. Tetapi ada pengobatan untuk membantu mengelola gejalanya. Beberapa pengobatan sama untuk kedua kondisi tersebut.

Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dan naproxen dapat membantu mengatasi rematik dan asam urat. Obat yang disebut Kolkisin juga dapat meredakan nyeri asam urat.

Kortikosteroid seperti prednison dapat membantu mengatasi peradangan dan nyeri yang ditimbulkannya. Pengobatan rematik meliputi obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Sedangkan, pengobatan asam urat biasanya meliputi obat-obatan yang mencegah penumpukan kristal asam urat.

Cara mendiagnosis rematik dan asam urat

Untuk menentukan penyebab mendasar dari sakit sendi, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik bersamaan dengan beberapa jenis tes. Mulai dari tes cairan sendi, tes darah, dan tes pencitraan.

Selama pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa sendi untuk mengenali gejalanya. Dokter juga dapat memeriksa refleks dan kekuatan otot Anda.

Tes cairan sendi dapat digunakan untuk mendiagnosis asam urat. Tes ini melibatkan pengambilan cairan dari sendi yang terkena dan memeriksanya di bawah mikroskop untuk memeriksa kristal asam urat.

Untuk mendiagnosis asam urat, dokter dapat melakukan tes darah untuk mengukur kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Tes darah ini dianggap sebagai tes pasti untuk asam urat.

Tes pencitraan dapat digunakan untuk mendiagnosis rematik dan asam urat. Sinar-X dapat digunakan untuk mendeteksi erosi sendi dan menyingkirkan kemungkinan penyebab peradangan sendi lainnya. 

Citra sinar-X dapat mengungkapkan awal pembentukan tofi, seperti halnya pemindaian CT dual-energi dan pencitraan ultrasonografi.

Pengobatan untuk rematik dan asam urat

Berikut ini beberapa pengobatan untuk rematik dan asam urat:

1. Obat antiinflamasi nonsteroid

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas seperti ibuprofen dan aspirin dapat digunakan untuk mengelola nyeri dan peradangan ringan untuk asam urat dan rematik. NSAID resep dapat digunakan untuk memberikan pereda nyeri yang lebih kuat.

Jika Anda menderita asam urat, dokter akan meresepkan dosis obat ini yang lebih tinggi selama serangan akut. Dosis harian NSAID yang lebih rendah dapat diresepkan untuk membantu mencegah serangan asam urat di masa mendatang.

2. Obat penurun asam urat

Obat-obatan yang menurunkan kadar asam urat dalam tubuh dapat diresepkan untuk meredakan gejala. Obat penurun asam urat yang sering diresepkan adalah Allopurinol. 

Jika asam urattidak merespons pengobatan lain, dokter akan meresepkan pegloticase. 

3. Mitigare

Dokter akan merekomendasikan colchicine, jenis pereda nyeri khusus yang mengurangi nyeri asam urat selama serangan asam urat akut. Obat ini juga dapat diresepkan dengan dosis harian rendah untuk membantu mencegah serangan di masa mendatang.

4. Obat Sistemik

Obat sistemik yang meliputi obat antirheumatik pengubah penyakit (DMARD) dan obat biologis, bekerja untuk mengobati rematik dengan memperlambat perkembangan penyakit dan mencegah deformitas sendi. Obat-obatan ini mengobati respons inflamasi yang mendasari penyebab rematik dan membantu mengurangi gejala.

Baca Juga: Jangan Konsumsi Makanan Ini Bersama Obat Asam Urat Kolkisin

5. Kortikosteroid

Kortikosteroid juga disebut steroid dapat digunakan dalam jangka pendek untuk mengendalikan gejala rematik dan asam urat. Obat ini dapat diminum dalam bentuk pil atau disuntikkan langsung ke sendi yang terkena. Itulah informasi mengenai cara membedakan asam urat dan rematik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Berendam Air Panas untuk Bakar Kalori hingga Meningkatkan Kualitas Tidur

Lebih dari sekadar relaksasi, berikut 5 manfaat berendam air panas untuk kesehatan yang tidak boleh Anda lewatkan.

6 Cara Mudah Bikin Dapur Tetap Bersih Lebih Lama Setiap Hari di Rumahmu

Trik menjaga dapur tetap bersih lebih lama dengan kebiasaan sederhana yang praktis, higienis, dan mudah diterapkan setiap hari.

Warna Cat Rumah di Tahun 2027 Jadi Tren Baru, Biru Cottage Door Akan Dominan?

Tren warna cat rumah 2027 menghadirkan biru Cottage Door yang memberi suasana tenang, nyaman, dan pas buat rumahmu sekarang.

7 Barang Rumah yang Jangan Diletakkan di Luar biar Tidak Cepat Rusak

Jangan asal menaruh barang di luar rumah. Kenali 7 benda yang bisa cepat rusak akibat panas, hujan, dan perubahan cuaca ekstrem.

Mengenal Fungsi UGD dan Kategori Prioritas Pasien yang Harus Segera Ditangani

Penanganan di UGD sangat menentukan keselamatan jiwa saat kondisi kritis. Ketahui gejala gawat darurat dan tingkat prioritas penanganan medisnya.  

ShopeePay Bagi Tips Mengelola Pengeluaran Rutin Tiap Bulan

ShopeePay membagikan tips untuk membantu merencanakan dan mengelola pengeluaran rutin setiap bulannya.

5 Cara Psikologi yang Membantu Mengurangi Stres Biaya Hidup

Psikologi mengungkap 5 kebiasaan sederhana yang membantu meredakan stres biaya hidup tanpa harus menambah penghasilan.  

Gaji Habis Gak Sadar? Kebiasaan Pesan Makanan Online Bisa Jadi Penyebabnya

Kebiasaan pesan makanan online ternyata dapat menguras hingga 30% penghasilan bulanan jika dilakukan berulang tanpa disadari.

Risiko Pensiun Muda Terlalu Cepat, Bisa Jadi Beban di Masa Depan Lo

Pensiun muda memang menarik, jika salah hitung strategi keuangan dapat memicu risiko besar bagi kondisi finansial jangka panjang.

Skin Barrier Rusak? Jangan Pakai 6 Kandungan Skincare Ini Ya!

Ada 6 kandungan skincare yang harus dihindari saat skin barrier rusak. Cari tahu informasinya di sini.