M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pola Makan Sehat untuk Diabetes dan Asam Urat! Terapkan 7 Aturan Makan Ini

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Bagaimana pola makan sehat untuk diabetes dan asam urat? Para penderita diabetes dan asam urat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan gula darah dan kadar asam di dalam tubuh. 

Penderita diabetes dan asam urat disarankan untuk menjalani diet yang direkomendasikan untuk bisa menurunkan gula darah dan kadar asam urat.

Dilansir dari Medicalnewstoday, ada beberapa cara mengendalikan pola makan untuk penderita diabetes dan asam urat seperti berikut:

Baca Juga: 6 Obat Asam Urat Alami yang Wajib Dicoba! Tak Perlu ke Apotek

1. Jangan mengonsumsi makanan tinggi purin

Jika Anda menderita diabetes atau asam urat, bahkan keduanya maka tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi purin. Makanan yang tinggi purin membuat kadar asam urat meningkat.

Kristal asam urat bisa menumpuk di sendi Anda jika tetap nekat mengonsumsi makanan tinggi purin. Selain itu, peningkatan asam urat dapat meningkatkan resistensi insulin yaitu suatu kondisi saat tubuh tidak memberi respon fungsi insulin.

Hal ini dapat meningkatkan kadar gula darah seseorang, yang menyebabkan gejala diabetes. Makanan tinggi purin meliputi ikan teri, ikan tuna, daging merah jeroan, kacang-polong, makanan kaleng dan mie instan.

2. Hindari makanan yang tinggi fruktosa

Makanan yang tinggi fruktosa menyebabkan terbentuknya asam laktat dan asam urat. Dengan begitu, mengonsumsi makanan tinggi fruktosa bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

3. Stop minum alkohol

Alkohol mengganggu pembuangan asam urat dari tubuh. Ketika alkohol diubah menjadi asam laktat, jumlah asam urat yang dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal akan berkurang. 

Asam laktat akan bersaing dengan asam urat dalam hal pembuangan oleh ginjal melalui urin. Meningkatnya kadar etanol (alkohol) dalam tubuh juga akan meningkatkan produksi asam urat pada.

Selain itu, alkohol dapat mempengaruhi sensitivitas tubuh terhadap insulin. Fruktosa dalam tubuh dianggap sebagai gula. Mengonsumsi makanan yang tinggi fruktosa dapat meningkatkan kadar gula darah seseorang.

4. Konsumsi makanan tinggi serat 

Serat pada makanan mampu menyerap asam urat dalam aliran darah. Dengan begitu, asam urat dapat dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal. 

Selain itu, pektin (yang merupakan jenis serat larut) juga bisa menurunkan kolesterol dengan menyerapnya dari tubuh. Anda harus mengonsumsi makanan tinggi serat dalam setiap makanan atau camilan seperti nanas, mentimun, wortel, dan seledri.

Asupan serat harian yang ideal adalah sebanyak 21 gram. 

Baca Juga: 7 Camilan yang Tidak Meningkatkan Gula Darah dan Asam Urat!

5.Konsumsi makanan yang kaya antosianin

Antosianin mampu mencegah kristalisasi asam urat dan juga mencegahnya mengendap di sendi. Selain itu, antosianin mendorong aktivitas hipoglikemik yang dapat membantu menurunkan gula darah.

Makanan yang kaya akan antosianin adalah terong, blueberry, cranberry, plum, blackcurrant, anggur, delima, persik berdaging merah dan ceri.

6.Konsumsi makanan yang tinggi lemak omega-

Meningkatkan asupan asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi resistensi insulin. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko atau tingkat parahnya diabetes tipe 2. 

Selain itu, asam eicosa pentanoic dalam asam lemak omega-3 dapat menurunkan kadar asam urat. Dosis asam lemak omega-3 yang dianjurkan tidak lebih dari 3 gram setiap hari. 

Makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 adalah tahu, kubis, kembang kol, dan labu.

7. Mengubah kebiasaan makan

Anda sebaiknya makan enam kali sehari dalam porsi kecil. Ini harus mencakup tiga kali makan rutin dan tiga kali camilan di sela waktu makan. Pedoman diet umum untuk penderita diabetes meliputi:

  • Karbohidrat harus menyediakan 45 - 65% dari total kalori harian.
  • Lemak harus menyediakan 25 - 35% kalori harian.
  • Protein harus menyediakan 12 - 20% kalori harian

Baca Juga: Benarkah Asam Urat Bisa Menyebabkan Diabetes? Ini Dia Faktanya!

Itulah pola makan sehat untuk diabetes dan asam urat yang harus Anda coba di rumah. Menurunkan gula darah dan asam urat bisa dengan menerapkan pola makan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Cuma Rajin Sikat Gigi, Ini Pentingnya Menjaga Microbiome Mulut

Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 mengangkat pentingnya menjaga keseimbangan microbiome mulut.​    

4 dari 10 Anak Sekolah Alami Gigi Berlubang, Ini Imbauan Wamenkes

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono ungkap sekitar 4 dari 10 anak Indonesia yang bersekolah mengalami gigi berlubang.​  

Model Rumah Ukuran 6 × 12 Meter 1 Lantai Modern Tropical yang Hemat Biaya

Model rumah 6 × 12 meter 1 lantai modern tropical dengan denah 2 sampai 3 kamar dan estimasi biaya bangun hemat pada tahun 2026.

Bayar Pakai QRIS, ShopeePay Pastikan Pengguna Dapat Cashback Tiap Transaksi

ShopeePay menggelar kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback hingga Rp 100.000. Tiap transaksi dipastikan dapat cashback.

Mau Kulit Glowing Tanpa Skincare? Minum 5 Infused Water Ini Secara Teratur

Kali ini MomsMoney akan membagikan resep 5 infused water untuk kulit glowing dari dalam. Yuk, simak dan catat!

Ide Rumah Minimalis Ukuran 7 × 9 Meter yang Nyaman dan Ramah Anak

Denah rumah minimalis 7 × 9 meter dengan tata ruang terbuka, ventilasi baik, dan desain nyaman untuk keluarga serta anak.

Berapa Persen Gaji Suami untuk Dana Pendidikan Anak? Ini Patokan yang Bisa Dipakai

Berapa persen gaji suami untuk dana pendidikan anak? Simak patokan 5–20% dan cara menentukan nominal yang sesuai kondisi keluarga.​

Pasar Modal Bisa Menjadi Salah Satu Alternatif Usaha Menengah Mencari Dana

Kementerian UMKM tengah mengadakan pendampingan bagi usaha kalangan menengah untuk bisa melantai di bursa lewat Rise to IPO. 

Cara Lindungi Keuangan Rumah Tangga dari Penipuan Digital saat HP Hilang

Ponsel hilang bisa membuka risiko keuangan. Simak cara amankan rekening, akun digital, dan anggaran rumah tangga dengan cepat.

Cinta Laura Baca 3 Buku Ini yang Bisa Bantu Membuka Perspektif

Cinta Laura membagikan tiga buku yang dia baca yang bantu melihat pengaruh lingkungan, memahami perilaku manusia, dan memperluas cara pandang.