M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pilih Makanan Dari Sekitar Untuk Dukung Pola Makan Sehat dan Bergizi

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Sedang diet atau ingin menerapkan pola makanan bergizi, tetapi bingung mencari bahan makanan yang cocok? Tidak perlu susah-susah, bahan makanan asal Indonesia juga bergizi, tidak melulu harus bahan makanan impor. 

Pilih makanan dari sekitar kita juga banyak yang bergizi dan cocok untuk mendukung pola makan sehat. Khoirul Anwar yang juga merupakan dosen Program Studi Gizi, Fakultas Teknologi Pangan dan Kesehatan, Universitas Sahid Jakarta mengatakan seringkali masyarakat terpaku pada rekomendasi bahan makanan dari sumber informasi luar negeri. Maka pangan bergizi tinggi yang kita ketahui antara lain salmon dan whole grain. 

“Padahal, whole grain tidak menjadi produk utama di Indonesia. Kita juga bukan penghasil utama ikan salmon. tapi kita kaya akan banyak jenis ikan di Indonesia selain salmon,” kata Khoirul dalam keterangan tertulis.  

Ia menjelaskan, ketika berbicara soal kacang-kacangan, orang akan berpikir tentang almond. Sementara itu, kacang hijau yang harganya murah mempunyai nilai gizi yang tinggi. 

“Hanya saja, orang memilih almond karena lebih bergengsi. Bahan pangan pengganti yang setara itu banyak. Masalahnya, ketika orang tidak terpapar terhadap bahan tersebut, maka dia tidak tahu bahwa makanan itu ada,” kata Khoirul.  

Baca Juga: Diet Bukan Sekedar Untuk Turunkan Berat Badan, Mana Diet yang Cocok?

Seto Nurseto, finalis Masterchef Indonesia dan Dosen Antropologi Universitas Padjadjaran, menjelaskan, makan merupakan bentuk adaptasi manusia untuk bertahan hidup, yang berpengaruh terhadap kebiasaan makan di setiap daerah di Indonesia. 

Ia mencontohkan, konsumsi ayam pada masyarakat di kepulauan akan lebih sedikit daripada konsumsi hasil laut. Dan, setiap daerah akan mengembangkan makanan dari komoditas lokal mereka. 

Tradisi dan kepercayaan juga memengaruhi apa yang boleh dan tidak boleh dimakan oleh suatu kelompok masyarakat. Misalnya, satu daerah melarang konsumsi sidat, karena mereka beranggapan bahwa sidat merupakan kerabat jauh mereka. Ada juga yang menganggap sidat adalah hewan keramat yang hidup di mata air, sehingga harus dijaga dengan baik. "Padahal, sidat mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi,” kata Seto, yang secara khusus mengajar bidang kajian makanan dan kebudayaan. 

Bicara soal pangan lokal, Khoirul menerangkan, kelokalan itu bisa berdasarkan komoditas setempat. Sebutlah, daerah Bogor punya kacang bogor. Hal tersebut menjadi nilai positif, karena masyarakat Bogor memanfaatkan potensi pangan di daerahnya. “Kelokalan juga terkait budaya, yaitu dalam bentuk makanan khas. Inilah yang biasanya dimaksimalkan oleh setiap daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Selain Seoul, Wisatawan Indonesia Kini Mulai Lirik Destinasi Lain di Korea Selatan

Wisatawan Indonesia tak hanya tertarik mengunjungi Seoul, tetapi makin mencari pengalaman budaya di berbagai destinasi lain di Korea Selatan.

Apa Itu Jerawat Nasi? Ini 4 Penyebab dan Cara Menghilangkannya dengan Tepat

Agar tidak semakin parah, ketahui 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya dengan tepat. Catat, Moms.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/6), Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 23 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

4 Manfaat Ikan Kembung untuk MPASI, Cegah Stunting hingga Anemia pada Si Kecil

Cegah stunting dan tingkatkan kekebalan tubuh bayi dengan MPASI ikan kembung. Berikut 4 manfaat ikan kembung untuk MPASI.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 23 Juni 2026: Libra Hoki, Gemini & Cancer Kabar Baik

Cek ramalan zodiak besok Selasa 23 Juni 2026, mulai karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan yang terbaru dan lengkap di sini.​

Butter Baby Buka Gerai di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Butter Baby buka outlet baru di Bandara Soekarno Hatta dan tengah bersiap ekspansi global dengan negara tujuan pertama, Thailand di 2027.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (23/6): Hujan Turun di Wilayah Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok Selasa (23/6), didominasi hujan dan berawan.

Tak Cuma Capek Fisik, Pekerjaan Rumah Tangga Juga Bebani Mental

​Bersama bTaskee Indonesia, psikolog mengungkap dampak mental load yang rentan dialami oleh ibu bekerja.

Cerah 32 °C di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (23/6)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakiraan cuaca Jawa Timur besok, Selasa (23/6), didominasi cerah.

Harga Buyback Emas Hari Ini 22 Juni 2026: Galeri 24 Tertinggi, Antam Stagnan

Galeri 24 tawarkan harga buyback emas tertinggi Rp 2.492.000 per gram hari ini. Cek rincian harga merek lain untuk potensi keuntungan Anda.