M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Penganan Donat Diburu, Ini Resep Labu Creamy Juara yang Guilty-Free

Penganan Donat Diburu, Ini Resep Labu Creamy Juara yang Guilty-Free
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Camilan donat belakangan banyak diburu pembelinya. Mulai dari anak-anak hingga dewasa suka dengan camilan yang empuk dan manis satu ini. Baik sebagai camilan, bekal anak, hingga untuk hantaran, donat cocok di segala kondisi.

Kini, popularitas donat kembali meningkat dengan berbagai variasi bentuk dan topping yang menggoda. Namun, tahukah Moms bagaimana asal-usul donat hingga akhirnya menjadi camilan populer di seluruh dunia? Berikut fakta-fakta menarik seputar perjalanan donat dari masa ke masa.

1. Dipercaya Berasal Dari Belanda

Banyak yang mengira donat berasal dari Amerika, namun sejarawan kuliner sepakat bahwa donat modern berakar dari kue Belanda bernama olykoek, yang berarti oil cake atau kue minyak. Kudapan ini berupa adonan manis yang digoreng dalam minyak yang banyak dan populer di Belanda pada abad ke-17.

Ketika para imigran Belanda bermigrasi ke Amerika, khususnya ke New Amsterdam (yang kini dikenal sebagai New York), mereka membawa serta resep tersebut. Dari sinilah donat mulai berkembang dan perlahan bertransformasi di tanah Amerika.

2. Asal Mula Donat “Bolong”

Meski konsep awalnya berasal dari Belanda, bentuk donat dengan lubang di tengah justru erat kaitannya dengan Amerika. Ada kisah populer dari tahun 1847 tentang seorang kapten kapal asal Amerika Serikat bernama Hanson Gregory, yang konon menciptakan lubang pada adonan agar donat matang lebih merata.

Sejak saat itu, doughnut versi Amerika berkembang pesat dan menjelma menjadi ikon budaya kuliner, terutama dengan hadirnya waralaba merek donat yang berkembang pesat di seluruh dunia yang berasal dari Amerika.

3. Hadirnya Donat di Nusantara

Di Indonesia sendiri, donat diperkirakan diperkenalkan pada rakyat Indonesia pada masa kolonial Belanda. Seiring waktu, resep ini beradaptasi dengan bahan lokal seperti kentang, hingga lahirlah donat kentang khas Indonesia yang lembut, empuk, dan lebih mengenyangkan.

Selain donat kentang, tren kuliner terus berkembang dan melahirkan berbagai inovasi donat di tanah air, mulai dari bomboloni (donat isi), donat mochi, cronut (croissant donut), donat ubi, hingga varian kekinian dengan bahan alami yang baik untuk tubuh. Itulah sebabnya, donat di Nusantara dikenal bukan hanya sebagai camilan manis ala Barat, melainkan juga dengan kreasi lokal yang unik dan digemari lintas generasi.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Donat Viral di Jakarta!

4. Donat Labu Creamy Juara - Donat Manis yang Guilty-Free

Namun, di balik kelezatannya, banyak konsumen yang mulai sadar akan risiko mengonsumsi camilan yang terlalu manis dan tinggi kalori. Menjawab keresahan tersebut, Dairy Champ membagikan kreasi resep donat yang menggunakan bahan alami agar pengalaman menyantapnya terasa lebih guilty-free, yakni Donat Labu Creamy Juara.

Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi mengatakan camilan manis masih bisa dinikmati tanpa rasa khawatir selama konsumsinya berada dalam batas wajar sesuai rekomendasi harian. Kuncinya adalah mengedepankan keseimbangan, baik dalam porsi maupun pemilihan bahan. Dengan mengganti sebagian komponen menggunakan bahan alami, masyarakat dapat menikmati camilan tanpa rasa khawatir.

"Melalui inovasi resep Donat Labu Kuning Creamy Juara ini, Dairy Champ ingin menghadirkan inspirasi bagaimana menikmati hidangan manis tetap bisa menjadi pilihan yang lebih aman, sekaligus memanjakan lidah,” ujarnya dalam keterangan resmi  yang diterima Jumat (3/10).

Donat Labu Kuning Creamy Juara merupakan sebuah kreasi yang mengombinasikan manfaat dari labu kuning yang mengandung nutrisi tambahan seperti beta-karoten dan vitamin A, dengan kelembutan kental manis Dairy Champ, sehingga menghasilkan donat yang empuk, creamy, dan tetap lezat tanpa berlebihan dalam rasa manis.

Resep Donat Labu Creamy Juara

Bahan Adonan: Bahan Custard Filling:

- 20 gr labu kuning kukus, haluskan - 300 ml susu evaporasi Dairy Champ

- 250 gr tepung terigu protein tinggi - 100 ml air

- 1 sdt ragi instan - 3 butir kuning telur

- 2 sdm kental manis Dairy Champ - 35 g maizena (larutkan dengan sedikit air)

- 1 butir telur - 60 g kental manis Dairy Champ (sesuai selera)

- 40 ml air hangat (sesuaikan) - 25 g butter/ margarin

- 45 gr mentega atau margarin - 1 sdt vanila ekstrak/ bubuk

- 1/2 sdt garam - 3 sdm puree labu (opsional)

- 1 sdm gula pasir

- 2 sdm susu bubuk (opsional)

Baca Juga: Resep Donat Pisang Viral yang Empuk dan Manisnya Pas, Gampang Banget

Cara membuatnya

Adonan Donat:

1. Campur bahan kering: Tepung terigu, ragi, gula pasir, garam, dan susu bubuk (opsional).

2. Tambahkan bahan basah: Masukkan labu kuning yang sudah dihaluskan, telur, dan kental manis

Dairy Champ. Aduk rata.

3. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan mulai kalis.

4. Masukkan mentega, uleni lagi hingga adonan benar-benar kalis dan elastis.

5. Diamkan adonan selama ±30 menit dalam wadah tertutup hingga mengembang 2x lipat.

6. Bentuk adonan menjadi bulatan, diamkan lagi selama 15-20 menit.

7. Goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga kuning keemasan. Balik sekali saja agar tidak menyerap banyak minyak.

8. Tiriskan dan tunggu hingga dingin.

Custard Filling:

1. Campurkan susu evaporasi Dairy Champ, air, puree labu (opsional), dan kental manis Dairy Champ dalam panci. Panaskan dengan api kecil hingga hangat (jangan sampai mendidih).

2. Kocok kuning telur, lalu tambahkan larutan maizena. Aduk rata.

3. Ambil sedikit campuran susu panas, tuang ke adonan telur (tempering), aduk cepat.

4. Tuang kembali ke panci, masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental.

5. Matikan api, masukkan butter dan vanila, aduk hingga licin dan creamy.

6. Tutup permukaan custard dengan plastik wrap menempel agar tidak berkulit. Dinginkan.

7. Masukkan ke piping bag, kemudian lubangi donat di bagian samping dan mulai mengisi donat dengan custard. Bisa juga dioleskan di bagian atas donat sebagai topping.

8. Donat Labu Creamy Juara siap dihidangkan.

Baca Juga: Viral Donat Pinkan Mambo, Apa Bedanya Donat dan Odading? Cari Tahu di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Cuma Rajin Sikat Gigi, Ini Pentingnya Menjaga Microbiome Mulut

Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 mengangkat pentingnya menjaga keseimbangan microbiome mulut.​    

4 dari 10 Anak Sekolah Alami Gigi Berlubang, Ini Imbauan Wamenkes

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono ungkap sekitar 4 dari 10 anak Indonesia yang bersekolah mengalami gigi berlubang.​  

Model Rumah Ukuran 6 × 12 Meter 1 Lantai Modern Tropical yang Hemat Biaya

Model rumah 6 × 12 meter 1 lantai modern tropical dengan denah 2 sampai 3 kamar dan estimasi biaya bangun hemat pada tahun 2026.

Bayar Pakai QRIS, ShopeePay Pastikan Pengguna Dapat Cashback Tiap Transaksi

ShopeePay menggelar kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback hingga Rp 100.000. Tiap transaksi dipastikan dapat cashback.

Mau Kulit Glowing Tanpa Skincare? Minum 5 Infused Water Ini Secara Teratur

Kali ini MomsMoney akan membagikan resep 5 infused water untuk kulit glowing dari dalam. Yuk, simak dan catat!

Ide Rumah Minimalis Ukuran 7 × 9 Meter yang Nyaman dan Ramah Anak

Denah rumah minimalis 7 × 9 meter dengan tata ruang terbuka, ventilasi baik, dan desain nyaman untuk keluarga serta anak.

Berapa Persen Gaji Suami untuk Dana Pendidikan Anak? Ini Patokan yang Bisa Dipakai

Berapa persen gaji suami untuk dana pendidikan anak? Simak patokan 5–20% dan cara menentukan nominal yang sesuai kondisi keluarga.​

Pasar Modal Bisa Menjadi Salah Satu Alternatif Usaha Menengah Mencari Dana

Kementerian UMKM tengah mengadakan pendampingan bagi usaha kalangan menengah untuk bisa melantai di bursa lewat Rise to IPO. 

Cara Lindungi Keuangan Rumah Tangga dari Penipuan Digital saat HP Hilang

Ponsel hilang bisa membuka risiko keuangan. Simak cara amankan rekening, akun digital, dan anggaran rumah tangga dengan cepat.

Cinta Laura Baca 3 Buku Ini yang Bisa Bantu Membuka Perspektif

Cinta Laura membagikan tiga buku yang dia baca yang bantu melihat pengaruh lingkungan, memahami perilaku manusia, dan memperluas cara pandang.