M O M S M O N E Y I D
Santai

Viral Donat Pinkan Mambo, Apa Bedanya Donat dan Odading? Cari Tahu di sini

Viral Donat Pinkan Mambo, Apa Bedanya Donat dan Odading? Cari Tahu di sini
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Donat Pinkan Mambo disebut rasanya mirip odading. Apa bedanya donat dan odading sebenarnya, ya?

Belakangan ini, penyanyi Pinkan Mambo ramai jadi sorotan karena sering tampil live di TikTok sambil menggoreng donat. Aksi uniknya ini membuat banyak warganet penasaran ingin mencoba donat buatannya. Tak butuh waktu lama, donat Pinkan Mambo pun viral dan direview oleh berbagai content creator.

Namun, popularitasnya juga disertai kontroversi, terutama karena harganya yang dianggap terlalu mahal. Bahkan, tersedia opsi fast track seharga Rp 2 juta agar pembeli tak perlu antre lama.

Beberapa orang mengkritik harga tersebut dan juga menyoroti kemasan donat yang dinilai kurang rapi. Ada pula yang bilang rasa donat Pinkan mirip odading, camilan khas Bandung.

Jadi, sebenarnya apa bedanya donat dan odading? Mari simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: Resep Donat Kentang Anti Gagal: Enak, Gampang dan Empuknya Tahan Lama

Apa bedanya donat dan odading?

Meski sama-sama digoreng dan terlihat mirip, donat dan odading sebenarnya adalah dua jenis makanan yang berbeda.

Keduanya dibuat dari bahan dasar yang mirip, seperti tepung dan gula, serta dimasak dengan cara yang sama. Namun, perbedaan tetap terlihat dari tekstur dan komposisinya.

Menyadur dari Kompas.com, menurut Arief Maulana Ikhsan, seorang pastry chef independen sekaligus koordinator edukasi dari Indonesia Pastry Bakery Society, perbedaan utama terletak pada jenis bahan pengembang yang digunakan.

Donat umumnya menggunakan ragi sebagai pengembang, yang memberi tekstur lembut dan kenyal. Sebaliknya, odading lebih sering memakai baking soda yang menghasilkan tekstur berbeda, lebih mengembang dengan rongga besar di dalamnya. Meski begitu, penggunaan kedua bahan ini sebenarnya bisa saling dipertukarkan sesuai selera.

Selain itu, perbedaan bentuk juga menjadi ciri khas yang mudah dikenali. Donat biasanya berbentuk bulat, baik dengan lubang di tengah atau tanpa lubang. Sementara odading lebih sering dibentuk kotak atau persegi. Chef Arief bahkan menyebut bahwa odading memiliki kemiripan dengan beignet, kudapan goreng asal Prancis.

Hal lain yang membedakan adalah struktur dalam adonannya. Jika diperhatikan setelah digigit, odading cenderung memiliki rongga yang lebih besar dibandingkan donat. Perbedaan ini juga dipengaruhi oleh jenis pengembang yang digunakan, karena baking soda membuat adonan lebih cepat mengembang saat digoreng, sehingga menciptakan ruang kosong yang lebih besar di dalam.

Secara keseluruhan, meskipun tampak serupa, donat dan odading punya karakteristik unik masing-masing, baik dari bentuk, bahan, maupun teksturnya.

Baca Juga: 12 Resep Oatmeal untuk Diet Menurunkan Berat Badan Anda, Layak Dicoba!

Jadi, apa bedanya donat dan odading? Donat dan odading memang sama-sama digoreng dan terbuat dari bahan dasar yang mirip, tetapi keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Donat biasanya menggunakan ragi, berbentuk bulat, dan memiliki tekstur lebih padat, sedangkan odading memakai baking soda, berbentuk kotak, dan berongga besar di dalamnya. Perbedaan pengembang inilah yang paling memengaruhi tekstur dan bentuk dari kedua kudapan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?       

Point Coffee Hadirkan Promo Bundling Minuman Murah Meriah Juni, Palm Sugar Rp 1

Membeli kopi favorit di Point Coffee bulan Juni bisa jauh lebih hemat. Diskon spesial menanti, jangan sampai ketinggalan!

Promo JSM Hypermart 19-22 Juni 2026, Beli 1 Gratis 1 Ebi Furai-Bakso Sapi

Promo JSM Hypermart hadir lagi. Kebutuhan dapur, makanan, dan personal care diskon. Jangan lewatkan kesempatan ini.

Kadar Asam Urat Normal? Ini Cara Efektif Jaga Kesehatan Sendi

Obat saja tak cukup. Kombinasi diet dan hidrasi penting untuk asam urat. Temukan cara terbaik untuk mengontrol kadar dan hindari kekambuhan.