M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penderita Diabetes Harus Banyak Makan Apa? Ini Dia Daftarnya!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, penderita diabetes harus banyak makan apa? Yuk, intip daftarnya berikut ini!

Mengelola diabetes membutuhkan perhatian khusus terhadap pola makan. Pemilihan makanan yang tepat bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang merupakan kunci utama dalam mengelola kondisi ini.

Untuk itu, penting bagi penderita diabetes untuk memperbanyak konsumsi makanan tertentu yang rendah indeks glikemik, tinggi serat, dan kaya akan nutrisi penting.

Baca Juga: Tips Menambah Berat Badan Janin dengan Cepat dan Efektif, Cek di Sini Moms

Lantas, penderita diabetes harus banyak makan apa? Melansir dari Medical News Today, inilah daftarnya:

1. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kale, brokoli, dan sawi adalah sumber utama potasium, vitamin A, dan kalsium nabati.

Selain itu, sayuran ini mengandung protein dan serat yang tinggi, serta antioksidan yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Kandungan seratnya membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Biji-Bijian Utuh

Biji-bijian utuh seperti beras merah, roti gandum, dan quinoa kaya akan serat dan nutrisi yang lebih baik daripada biji-bijian olahan.

Biji-bijian ini memiliki indeks glikemik rendah, artinya tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Seratnya juga memperlambat pencernaan, sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil.

3. Ikan Berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan tuna kaya akan omega-3, lemak sehat yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung. Mengonsumsi ikan berlemak dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengatur kadar gula darah.

Baca Juga: Ini Daftar Makanan Penambah Berat Badan Janin yang Bisa Moms Konsumsi

4. Kacang-Kacangan

Kacang seperti kacang merah, kacang hitam, dan kacang hijau adalah sumber protein nabati dan serat larut yang baik untuk pencernaan.

Kacang-kacangan juga rendah pada indeks glikemik, yang membuatnya ideal bagi penderita diabetes untuk menjaga gula darah tetap stabil.

5. Kenari

Kenari mengandung asam alfa-linolenat (ALA), salah satu jenis omega-3 yang membantu menjaga kesehatan jantung.

Asam lemak ini penting bagi penderita diabetes yang rentan terhadap penyakit jantung atau stroke. Kenari juga mengandung protein, vitamin B6, magnesium, dan zat besi.

6. Buah Citrus

Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali kaya akan vitamin C, folat, dan kalium. Buah ini mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan peradangan dan mendukung manajemen gula darah pada penderita diabetes.

Baca Juga: Inilah Ciri-Ciri Gatal karena Diabetes, Beda dengan Gatal Biasa

7. Buah-Buahan Beri

Buah beri seperti blueberry, stroberi, dan raspberry kaya akan antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif, faktor yang berhubungan dengan diabetes tipe 2. Buah beri juga mengandung serat, vitamin C, vitamin K, dan mineral penting lainnya.

8. Ubi Jalar

Ubi jalar memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada kentang, sehingga lebih cocok bagi penderita diabetes. Ubi ini kaya akan serat, vitamin A, vitamin C, dan kalium, yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

9. Yoghurt Probiotik

Yoghurt probiotik mengandung bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan dan dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Pilih yoghurt tanpa tambahan gula untuk manfaat maksimal, karena yoghurt ini mengandung kultur hidup yang baik bagi pencernaan dan kesehatan metabolisme.

Baca Juga: Bahayakan Kesehatan, Ini Cara Bersihkan Buah dan Sayur dari Pestisida Berbahaya

10. Biji Chia

Biji chia merupakan makanan super yang kaya akan antioksidan, omega-3, protein, dan serat nabati. Mengonsumsi biji chia dapat membantu manajemen gula darah dan mendukung penurunan berat badan, yang penting bagi penderita diabetes.

Demikianlah pembahasan terkait penderita diabetes harus banyak makan apa. Memperbanyak konsumsi makanan-makanan di atas dapat membantu penderita diabetes menjaga kadar gula darah tetap terkontrol, mendukung kesehatan jantung, dan mengurangi risiko komplikasi.

Mengonsumsi makanan sehat dengan porsi yang tepat adalah langkah penting untuk mengelola diabetes dengan baik. Semoga bermanfaat, ya.

Tonton: 9 Tanda Diabetes yang Bisa Muncul pada Kulit, Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.