M O M S M O N E Y I D
Santai

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien
Reporter: Amandus Rusdianto Tefa  |  Editor: Amandus


MOMSMONEY.ID - Menjalani pengobatan kanker payudara dapat menjadi perjalanan panjang bagi pasien. Selain mempersiapkan kebutuhan medis, pasien juga perlu memiliki dukungan dan lingkungan yang membantu menjalani berbagai tahapan perawatan.

Hal tersebut menjadi salah satu hal yang disoroti dalam kolaborasi Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink pada Jumat (18/9).

Wakil Ketua Lovepink, Anita D. Sulistyowati, mengatakan pasien yang baru mendapatkan diagnosis kanker payudara dapat menghadapi berbagai ketakutan, termasuk merasa sendirian dalam menjalani pengobatan.

Karena itu, menurut Anita, keberadaan orang-orang yang pernah mengalami kondisi serupa dapat memberikan ruang untuk berbagi pengalaman.

“Kalau mereka bilang takut mati, kita bisa bilang, ‘Saya juga dulu takut mati’. Jadi mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Anita dalam acara kolaborasi Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink di Jakarta, Jumat (18/9).

Baca Juga: Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Dari pengalaman tersebut, ada beberapa hal yang dapat menjadi perhatian pasien dan keluarga ketika memasuki perjalanan pengobatan.

1. Jangan menghadapi pengobatan sendirian

Diagnosis kanker dapat membuat pasien merasa takut dan bingung. Dalam kondisi tersebut, pasien tidak harus menyimpan semua kekhawatiran seorang diri.

Dukungan dapat berasal dari keluarga, teman maupun komunitas yang memiliki pengalaman serupa.

Menurut Anita, Lovepink membagi anggotanya menjadi warriors, yaitu anggota yang masih menjalani pengobatan, dan survivors yang telah melewati masa pengobatan.

Pertemuan dengan orang yang memiliki pengalaman serupa dapat menjadi ruang bagi pasien untuk bertanya, bercerita dan mendapatkan dukungan emosional.

Namun, pengalaman dari komunitas tetap perlu ditempatkan sebagai dukungan. Keputusan mengenai pemeriksaan dan pengobatan tetap perlu dibicarakan bersama tenaga kesehatan yang menangani pasien.

2. Siapkan komunikasi dengan dokter

Perjalanan pengobatan kanker dapat melibatkan berbagai pemeriksaan dan bidang kedokteran.

Chief Operating Officer Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Joyce Rahayu Kusumariyadi, menjelaskan bahwa pasien kanker dapat ditangani melalui pendekatan multidisiplin.

Baca Juga: Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

"Tumor board itu adalah diskusi medis mengenai penanganan kancer pasien dengan multidisiplin. Pasien itu tidak hanya ditangani oleh satu dokter, tetapi berbagai multidisiplin bidang kedokteran berdiskusi,” ujar Joyce dalam acara yang sama.

Karena itu, pasien dan keluarga sebaiknya memahami tahapan yang sedang dijalani dan tidak ragu menanyakan hal-hal yang belum dipahami kepada tenaga kesehatan.

Mencatat jadwal pemeriksaan, pertanyaan yang ingin disampaikan kepada dokter dan informasi mengenai tahapan perawatan juga dapat membantu pasien lebih teratur mengikuti proses pengobatan.

3. Siapkan dukungan untuk aktivitas sehari-hari

Pengobatan kanker dapat memengaruhi aktivitas pasien, termasuk pekerjaan.

Anita menceritakan seorang anggota Lovepink berusia 22 tahun yang masih bekerja ketika bergabung dengan komunitas. Namun, anggota tersebut harus berhenti bekerja sementara karena menjalani pengobatan.

“Karena dia harus melakukan treatment yang biasanya satu tahun, jadi untuk sementara dia tidak bekerja dulu,” ujar Anita dalam acara yang sama.

Karena itu, pasien dan keluarga dapat membicarakan sejak awal bagaimana kebutuhan sehari-hari akan dipenuhi selama menjalani pengobatan.

Baca Juga: 7 Makanan Sehat untuk Kesehatan Payudara Wanita Cegah Risiko Kanker

Hal yang perlu dipikirkan bukan hanya jadwal ke rumah sakit, tetapi juga siapa yang dapat menemani pasien, bagaimana aktivitas rumah tangga dilakukan dan bagaimana pekerjaan disesuaikan dengan kondisi pasien.

4. Tetap perhatikan kondisi setelah pengobatan

Selesainya terapi bukan berarti perjalanan pasien langsung berakhir.

Breast cancer survivor dari Lovepink, Ferita Deasy, menceritakan bahwa dirinya masih mendapatkan pemantauan setelah menyelesaikan pengobatan.

“Setelah treatment, ada tim yang menelepon untuk menanyakan bagaimana kondisi saya. Menurut saya itu sesuatu yang spesial,” ujar Ferita dalam acara yang sama.

Ferita mengatakan dirinya kini memasuki tahun kedua pemeriksaan setelah pengobatan.

Hal ini menunjukkan pentingnya mengikuti jadwal pemeriksaan lanjutan yang diberikan tenaga kesehatan. Pasien juga perlu menyampaikan keluhan atau perubahan kondisi yang dirasakan selama masa pemantauan.

5. Cari cara yang membuat proses pengobatan terasa lebih ringan

Anita juga menceritakan bagaimana komunitas Lovepink menggunakan pendekatan yang lebih ringan ketika berbicara mengenai pengalaman pengobatan.

Baca Juga: Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Di lingkungan komunitas, beberapa aktivitas pengobatan bahkan dibicarakan dengan istilah yang lebih ringan, seperti “party” untuk kemoterapi dan “staycation” ketika harus menjalani kunjungan atau perawatan di rumah sakit.

Cara tersebut merupakan bagian dari pendekatan komunitas untuk membantu anggota menghadapi proses pengobatan dengan suasana yang lebih positif.

Tentu, cara setiap pasien menghadapi pengobatan dapat berbeda. Yang terpenting, pasien memiliki ruang yang aman untuk bercerita dan mendapatkan dukungan ketika menghadapi masa-masa sulit.

Pada akhirnya, menjalani pengobatan kanker payudara bukan hanya membutuhkan kesiapan untuk mengikuti terapi. Pasien juga perlu menyiapkan dukungan dari orang-orang terdekat, menjaga komunikasi dengan tenaga kesehatan dan tetap memiliki ruang untuk beradaptasi dengan perubahan aktivitas selama masa perawatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Kolaborasi Mayapada Hospital dan Lovepink memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Cek Cuaca Besok (19/9) dan Lusa

BMKG merilis prakiraan cuaca DI Yogyakarta untuk Besok (19/9) dan Lusa. Simak kondisi cuaca di setiap wilayah.

Hujan Masih Turun, Simak Cuaca Sumatra Utara Besok (19/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan pada akhir pekan. Cek prakiraan BMKG Besok (19/9) dan Lusa.

Waspadai Udara Kabur dan Hujan, Pantau Cuaca Sumatra Selatan Besok (19/9) dan Lusa,

Sejumlah wilayah Sumatra Selatan diprakirakan mengalami kondisi cuaca berbeda pada Besok (19/9) dan Lusa. Cek selengkapnya.