MOMSMONEY.ID - Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink memperkuat kolaborasi untuk memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan, pengobatan hingga rehabilitasi bagi pasien dan penyintas.
Kerja sama tersebut penting karena perjalanan pasien kanker payudara tidak berhenti pada diagnosis. Setelah mengetahui kondisi penyakit, pasien masih harus menjalani berbagai tahapan perawatan dan pemeriksaan lanjutan.
Melalui kolaborasi ini, anggota komunitas Lovepink dapat mengakses sejumlah layanan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, termasuk mamografi, USG mammae, PET-CT scan, pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
Layanan juga mencakup rawat jalan, rawat inap serta rehabilitasi medis.
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr. Fiktorius Kuludong, M.M. mengatakan, penanganan kanker dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari screening dan diagnosis hingga terapi yang melibatkan berbagai disiplin kedokteran.
Baca Juga: Ternyata Ini 5 Manfaat Kacang Kedelai yang Bisa Kurangi Risiko Kanker
“Kalau melihat perjalanan kanker termasuk kanker payudara, mulai dari screening, diagnosis, sampai penanganannya melalui multidisiplin,” ujar Fiktorius dalam acara kolaborasi Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink di Jakarta, Jumat (18/9).
Tak hanya ditangani satu dokter
Salah satu hal yang perlu dipahami pasien adalah penanganan kanker dapat melibatkan lebih dari satu bidang kedokteran.
Chief Operating Officer Mayapada Hospital Jakarta Selatan Joyce Rahayu Kusumariyadi menjelaskan, pendekatan tersebut dilakukan melalui tim multidisiplin. Salah satunya melalui tumor board.
“Tumor board itu adalah diskusi medis mengenai penanganan kanker pasien dengan multidisiplin. Pasien itu tidak hanya ditangani oleh satu dokter, tetapi berbagai multidisiplin bidang kedokteran berdiskusi,” ujar Joyce dalam acara yang sama.
Menurut Joyce, forum tersebut digunakan untuk membahas kasus pasien dan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Selain dukungan tim medis, Mayapada Hospital Jakarta Selatan juga memiliki patient navigator untuk mendampingi pasien dan keluarga selama menjalani perjalanan perawatan.
Baca Juga: 7 Makanan Sehat untuk Kesehatan Payudara Wanita Cegah Risiko Kanker
Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan pasien tidak hanya dilihat dari tindakan medis, tetapi juga dari perjalanan perawatan secara keseluruhan.
Peran komunitas bagi pasien
Kolaborasi ini juga mempertemukan layanan rumah sakit dengan dukungan komunitas.
Wakil Ketua Lovepink Anita D. Sulistyowati menyebutkan, komunitas memiliki anggota yang sedang menjalani pengobatan atau disebut warriors serta penyintas yang telah melewati masa pengobatan atau survivors.
Menurut Anita, keberadaan komunitas dapat memberikan ruang bagi pasien untuk berbagi pengalaman dengan orang lain yang pernah berada dalam situasi serupa.
Bagi pasien dan keluarga, dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan menghadapi pengobatan yang panjang.
Karena itu, penanganan kanker payudara tidak hanya berkaitan dengan menemukan penyakit dan menjalani terapi, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan dukungan selama proses perawatan hingga tahap pemulihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News