M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Moms Wajib Tahu, Begini Cara Memasak dan Merawat Kompor Listrik

Moms Wajib Tahu, Begini Cara Memasak dan Merawat Kompor Listrik
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Saat menggunakan kompor listrik tentu perlu ada penyesuaian, terutama jika biasanya Anda menggunakan kompor gas. Simak cara memasak dan merawat kompor listrik di sini, supaya kompor semakin awet. 

Pemerintah kembali gencar untuk melaksanakan program konversi kompor induksi alias kompor listrik. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mengurangi beban negara memberikan subsidi penggunaan gas LPG. Rencananya sampai akhir tahun akan ada 300.000 kompor listrik yang akan dibagikan. 

Melansir Tasting Table, kompor listrik lebih sehat untuk Anda. Pasalnya gas yang dihasilkan pada kompor gas memberikan pengaruh buruk pada udara di dalam ruangan. Gas menghasilkan nitrogen oksida, formaldehyde dan karbon monoksida. Tak hanya buruk bagi kesehatan, kompor gas juga memiliki pengaruh buruk bagi iklim dengan adanya gas emisi yang diproduksi. 

Nah jika Moms adalah salah satu calon penerima, atau berencana membeli kompor listrik, ini cara memasak dan merawat kompor listrik.

Baca Juga: Jadi Kasur Terbaik Di Bawah Rp 10 juta, Ini Kelebihan & Kekurangan Kasur In The Box

Angkat panci dan matikan kompor listrik untuk menjaga panas

Jika kompor gas mudah Anda matikan saat masakan sudah matang, ini berbeda dengan kompor listrik. Jika Anda memasak dengan kompor listrik, dan mau mengecilkan suhu atau mematikan panas tidak akan ada efek secara langsung. Kawat atau kaca di permukaan listrik masih akan tetap panas meski sudah Anda kecilkan. Tentu ini membawa perbedaan cara memasak pakai kompor listrik.

Untuk menghindar masakan terlalu matang atau gosong, Anda harus menggunakan metode dua tungku. Nyalakan tungku lainya dengan level yang rendah, atau pindahkan saja panci langsung ke permukaan lain yang tidak panas atau dalam kondisi mati. Matikan tungku yang Anda gunakan untuk memasak, dengan begini permukaan tungku yang Anda gunakan untuk memasak akan lebih cepat dingin. 

Beberapa kompor listrik memiliki sistem mati-nyala secara otomatis

Meski Anda tidak memutar pengatur suhu kompor, bisa aja kompor listrik di rumah Anda mati sendiri. Hal ini untuk menjaga suhu terlalu panas. Kondisi ini juga membawa perbedaan cara memasak dengan kompor listrik. 

Artinya Moms perlu memantau temperatur pada kompor listrik Anda di rumah dengan cermat. Sebab untuk mencapai suhu yang Anda inginkan akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Ini akan menyulitkan Anda untuk memasak makanan yang resepnya rumit.

Perhatikan pada indikator panas permukaan kompor listrik

Sangat mudah melihat apakah kompor gas sudah mati atau belum. Anda hanya perlu melihat apakah api sudah hilang. Namun jika kompor listrik, sangat sulit untuk mengetahui kompor sudah mati. Selain tak kelihatan, bisa saja kompor sudah dimatikan tetapi permukaan masih panas. 

Maka cara memasak dengan kompor listrik adalah Anda perlu melihat indikator suhu pada kompor. Biasanya kompor listrik yang memiliki kualitas tinggi menyediakan indikator suhu yang akan menyala sampai suhu kompor turun di bawah ketetuan yang sudah ditetapkan. Jika indikator suhu terus menyala padahal Anda tidak menggunakannya, bisa jadi Anda lupa mematikan kompor.

Gunakan alat masak magnetik

Sebenarnya ada perbedaan kompor induksi dengan kompor listrik. Kompor induksi menggunakan permukan elektromagnetik untuk memanaskan panci secara langung.

Kompor akan memanaskan tungku terlebih dahulu kemudian memberikan panas ke wajan. Sehingga panas lebih cepat disebarkan dari pada kompor listrik biasa. Dengan sistem ini Anda perlu memiliki alat masak yang memiliki unsur magnetik seperti besi atau baja. 

Baca Juga: Rekomendasi Hotel di Semarang Estetik Dengan Tarif Sekitar Rp 500 ribu

Gunakan penutup tungku untuk memberikan ruang tambahan di dapur

Penutup tungku ini bisa Anda letakan di atas kompor listrik yang terbuat dari kaca datar ataiu keramik. Saat permukaan sudah dingin letakan penutup ini dan anda bisa menggunakannya untuk meletakan masakan yang sudah matang.  

Itulah cara memasak dan merawat menggunakan kompor listrik. Semoga bermanfaat bagi Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.