MOMSMONEY.ID - Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.
Cuaca dingin di Indonesia, terutama saat musim hujan atau di wilayah dataran tinggi, sering membuat kamar terasa kurang nyaman saat malam hari.
Banyak orang memilih menaikkan suhu pendingin ruangan atau menggunakan alat pemanas tambahan yang justru membuat tagihan listrik membengkak.
Padahal, ada berbagai cara sederhana yang bisa membantu menjaga suhu kamar tetap hangat tanpa meningkatkan konsumsi energi secara signifikan.
Melansir dari The Spruce, pengelolaan sirkulasi udara serta perlengkapan tidur yang tepat bisa memberikan efek hangat lebih maksimal.
“Alih alih menaikkan termostat untuk menghangatkan diri saat tidur, pertimbangkan beberapa alternatif untuk memanaskan seluruh rumah,” ujar Michelle Ullman.
Berikut panduan lengkap yang bisa langsung Anda praktikkan di rumah.
Baca Juga: Memilih Kucing yang Tepat Jadi Tantangan, WarnaGo Buka Gerai di Tangerang
1. Periksa celah udara di jendela dan pintu
Sumber udara dingin paling sering berasal dari celah kecil yang tidak disadari. Retakan di bingkai jendela atau bagian bawah pintu bisa membuat udara hangat keluar dan udara dingin masuk.
Anda bisa mengeceknya dengan meraba bagian tepi jendela saat malam atau menggunakan asap tipis untuk melihat arah aliran udara. Tutup celah menggunakan perekat khusus atau sealant agar suhu ruangan lebih stabil tanpa tambahan daya listrik.
2. Gunakan perlengkapan tidur yang lebih hangat
Mengganti seprai tipis dengan bahan flanel atau katun tebal dapat membantu mempertahankan panas tubuh. Tambahkan selimut tebal atau duvet agar suhu tetap nyaman sepanjang malam.
Prinsipnya sederhana, semakin baik bahan menyimpan panas, semakin hangat tubuh Anda saat tidur. Jika diperlukan, alas kasur elektrik khusus dewasa bisa menjadi pilihan tambahan dengan tetap memperhatikan standar keamanan.
3. Atur arah putaran kipas langit langit
Banyak orang tidak menyadari bahwa kipas langit langit memiliki pengaturan musim. Saat cuaca dingin, ubah arah putaran menjadi searah jarum jam.
Cara ini membantu mendorong udara hangat yang berkumpul di plafon turun ke area bawah ruangan. Hasilnya, distribusi suhu menjadi lebih merata tanpa harus menaikkan daya listrik secara signifikan.
4. Gunakan pemanas ruangan dengan bijak
Suhu ideal untuk tidur umumnya berada di kisaran 15 hingga 19 derajat Celsius. Jika kamar terlalu dingin, pemanas portabel bisa digunakan secara terbatas.
Pastikan alat memiliki fitur mati otomatis dan letakkan jauh dari tempat tidur atau tirai. Penggunaan yang bijak membantu menjaga keamanan sekaligus efisiensi energi.
5. Hangatkan tubuh dari dalam
Memakai kaus kaki tebal sebelum tidur bisa membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Kaki yang hangat berperan penting dalam membantu tubuh lebih cepat rileks dan tertidur.
Topi rajut tipis juga dapat membantu mempertahankan panas tubuh terutama bagi yang sensitif terhadap udara dingin.
Baca Juga: 10 Benda yang direkomendasikan Tidak Ada di Ruang Tamu Menurut Desainer Interior
6. Pindahkan posisi tempat tidur
Jika ranjang berada tepat di bawah jendela atau menempel pada dinding luar rumah, suhu dingin lebih mudah terasa.
Memindahkan tempat tidur ke sisi ruangan yang lebih terlindungi dapat mengurangi paparan udara dingin secara langsung.
Perubahan sederhana ini sering kali memberi dampak signifikan pada kenyamanan tidur.
7. Tambahkan karpet tebal
Lantai keramik atau kayu cenderung menyerap suhu dingin. Karpet tebal membantu mengisolasi suhu lantai sekaligus membuat kaki terasa hangat saat bangun tidur.
Selain meningkatkan kenyamanan, ruangan juga terlihat lebih estetik dan nyaman.
8. Gunakan tirai tebal atau berlapis
Jendela menjadi titik utama pertukaran suhu antara dalam dan luar ruangan. Tirai tebal atau berlapis mampu menghambat udara dingin masuk saat malam hari. Tutup tirai sebelum tidur untuk menjaga suhu kamar tetap stabil hingga pagi.
9. Manfaatkan botol air panas
Cara klasik ini masih relevan hingga sekarang. Botol berisi air panas yang diletakkan di bawah selimut sebelum tidur mampu memberikan rasa hangat lebih cepat. Metode ini hemat, praktis, dan tidak membutuhkan konsumsi listrik tambahan.
Baca Juga: Estetika Ruangan Semakin Meningkat Drastis, Ini Rekomendasi Model Tirai Modern
Menjaga kamar tetap hangat tidak selalu berarti menaikkan penggunaan listrik. Pengaturan ruang yang tepat dan pemanfaatan perlengkapan sederhana, Anda bisa menikmati tidur yang lebih nyaman sekaligus menjaga pengeluaran tetap terkendali.
Solusi ini relevan bagi Anda yang ingin hidup lebih hemat dan efisien di tengah cuaca yang tidak menentu. Mulailah dari langkah kecil di atas, dan rasakan perbedaannya malam ini juga.
Selanjutnya: Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News