M O M S M O N E Y I D
Bugar

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?

Gula darah tinggi sering kali datang tanpa tanda yang jelas. Banyak orang baru menyadari kondisinya setelah muncul keluhan seperti mudah lelah, sering haus, atau berat badan berubah drastis.

Jika dibiarkan, kadar gula darah yang terus tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, kerusakan saraf, hingga gangguan ginjal.

Selain pengobatan medis, ada berbagai cara alami yang dapat membantu menurunkan dan mengontrol gula darah secara lebih stabil.

Baca Juga: 11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Melansir dari Healthline, di bawah ini beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi:

1. Rutin berolahraga

Olahraga teratur membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai sumber energi dan membuat insulin bekerja lebih efektif. Bahkan olahraga ringan seperti jalan kaki sudah cukup membantu. Jika tidak sempat olahraga lama, cobalah lakukan aktivitas fisik 10 menit sebanyak tiga kali sehari, agar total mencapai 150 menit dalam seminggu.

2. Atur asupan karbohidrat

Tubuh mengubah karbohidrat menjadi gula, yang kemudian diserap ke dalam darah. Jika karbohidrat dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah bisa melonjak. Cobalah mengurangi asupan karbohidrat olahan dan pilih sumber karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh dan makanan tinggi serat agar kadar gula tetap stabil.

3. Perbanyak konsumsi serat

Serat, terutama serat larut, memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga membantu mencegah lonjakan gula setelah makan. Serat bisa ditemukan dalam sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Disarankan mengonsumsi sekitar 25 gram serat per hari untuk wanita dan 35 gram untuk pria.

4. Minum air putih yang cukup

Cairan membantu tubuh membuang kelebihan gula melalui urin. Minum cukup air putih setiap hari juga mencegah dehidrasi, yang bisa memperparah kondisi gula darah. Hindari minuman manis, dan pilih air atau minuman bebas kalori untuk mendukung kestabilan kadar glukosa.

5. Kontrol porsi makan

Makan dalam jumlah berlebihan bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Anda bisa mengontrol porsi dengan menggunakan piring kecil, makan perlahan, dan memperhatikan label gizi pada kemasan makanan agar tidak mengonsumsi lebih dari yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: 5 Jenis Roti yang Aman untuk Gula Darah Anda, Apa Saja?

6. Pilih makanan dengan indeks glikemik rendah

Indeks glikemik (GI) menunjukkan seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan GI rendah, seperti kacang-kacangan, sayuran non-tepung, barley, dan bulgur, lebih aman untuk menjaga gula darah tetap stabil. Menambahkan lemak sehat atau protein juga bisa membantu menurunkan GI makanan.

7. Kelola stres dengan baik

Stres bisa menyebabkan tubuh mengeluarkan hormon yang memicu kenaikan gula darah. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan latihan pernapasan bisa membantu menenangkan pikiran dan menstabilkan kadar gula.

8. Cek gula darah secara teratur

Memantau gula darah membantu Anda memahami bagaimana tubuh merespons makanan atau aktivitas tertentu. Alat cek gula darah di rumah bisa digunakan untuk mengetahui apakah gula darah Anda naik atau tetap stabil sebelum dan sesudah makan atau olahraga.

9. Tidur yang cukup dan berkualitas

Kurang tidur bisa menyebabkan gangguan pada hormon yang mengatur gula darah dan meningkatkan resistensi insulin. Tidur selama 7–8 jam setiap malam sangat penting untuk menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang.

10. Konsumsi makanan yang mengandung kromium dan magnesium

Mineral seperti kromium dan magnesium membantu tubuh mengelola kadar gula darah. Sumber makanan yang baik antara lain sayuran hijau, kacang-kacangan, pisang, daging tanpa lemak, dan biji-bijian.

Baca Juga: 8 Makanan Kaya Protein untuk Mengontrol Gula Darah

11. Waspadai makanan atau suplemen yang diklaim sebagai obat

Beberapa makanan seperti cuka apel, kayu manis, dan berberin diklaim dapat membantu mengelola gula darah. Meski ada penelitian pendukung, bukti ilmiah masih terbatas. Jika Anda sedang mengonsumsi obat diabetes, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba suplemen tambahan.

12. Jaga berat badan ideal

Menurunkan berat badan sebanyak 5–10% dari berat awal sudah bisa memberi dampak positif pada gula darah, terutama bagi penderita diabetes tipe 2. Berat badan yang sehat juga memperbaiki kadar HbA1c, yaitu indikator rata-rata gula darah dalam tiga bulan terakhir.

13. Konsumsi camilan sehat di waktu yang tepat

Makan camilan sehat seperti buah segar atau kacang-kacangan di antara waktu makan bisa membantu mencegah lonjakan atau penurunan gula darah yang drastis. Pola makan teratur dalam porsi kecil juga membantu menyeimbangkan kadar glukosa.

14. Tambahkan probiotik dalam makanan

Probiotik adalah bakteri baik yang membantu kesehatan usus dan dapat mendukung pengelolaan gula darah. Anda bisa mendapatkannya dari makanan fermentasi seperti yogurt tanpa gula, kefir, dan tempe. Probiotik juga dapat membantu menurunkan resistensi insulin.

Baca Juga: 7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah, Coba yuk!

Nah, itu dia beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi. Menurunkan gula darah tidak harus rumit atau bergantung sepenuhnya pada obat.

Dengan mengatur pola makan, berolahraga, menjaga tidur, serta menerapkan kebiasaan sehat lainnya, Anda bisa membantu tubuh menjaga kadar glukosa secara alami. Kunci utamanya adalah konsistensi dan kesadaran dalam menjalani pola hidup sehat setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Kesemutan? Waspadai Gejala Saraf Kejepit, Ini 8 Cara Efektif Mencegahnya

Nyeri punggung dan tangan kesemutan bisa jadi tanda saraf kejepit. Ketahui strategi pencegahannya secara tepat untuk mengurangi risiko seriusnya.

Net Sell Mencapai Rp 759 Miliar, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing (3/8)

Tercatat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) Rp 759 miliar di pasar reguler. 

Bukan Cuma Kolesterol Tinggi, Makan Mie Instan juga Picu Berbagai Penyakit!

Minyak penggorengan yang dipakai mie instan kaya lemak trans yang menurunkan kolesterol baik. Cek dampaknya pada pembuluh darah di sini.

Spesial Kemerdekaan! Serbu Promo A&W Sharing Meal Paket Ramean Mulai 100 Ribuan

Kumpul bareng teman atau keluarga kini lebih terjangkau dengan memanfaatkan promo A&W Sharing Meal berisikan menu paket lengkap yang lebih hemat.  

Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Kandungan karbohidrat dalam susu sapi terurai menjadi gula di darah. Pelajari jam konsumsi dan pilihan alternatifnya di sini.

Promo HokBen x Yup Kemerdekaan, Ada Harga Spesial Rp 4.100 & Diskon hingga 50%

Sambut HUT RI ke-81 dengan promo HokBen kolaborasi Yup yang menawarkan harga spesial Rp 4.100 dan diskon hingga 50%.

Daya Baterai 7000mAh Realme GT 7T Siap Libas Sesi Gaming Seharian

Baterai jumbo 7000mAh dan fast charging 120W kini hadir di Realme GT 7T. Cari tahu ketahanan performanya untuk gaming seharian di sini.

Serum Vitamin C: Pemakaian Rutin Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Kulit Kusam

Pemakaian rutin serum vitamin C ampuh menyamarkan flek hitam dan kusam. Pelajari cara memilih produk yang tepat di artikel ini.  

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​