M O M S M O N E Y I D
Santai

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

Tren desain interior selalu berubah mengikuti gaya hidup dan kebutuhan penghuninya. Apa yang populer di 2025 belum tentu relevan di 2026. 

Sejumlah desainer internasional mulai memprediksi adanya pergeseran selera menuju hunian yang lebih tenang, fungsional, dan berkelanjutan. 

Melansir dari The Spruce, beberapa gaya yang sempat viral diperkirakan tidak lagi mendominasi tahun depan. 

“Itu adalah cara cepat untuk merasa terlalu terstimulasi dan stres, dan itu adalah emosi yang perlu kita kurangi di tahun 2026,” ujar Kate Pearce, desainer interior dan pemilik Kate Pearce Vintage.

Baca Juga: Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Cluttercore dinilai tidak lagi relevan untuk hunian modern

Cluttercore sempat menjadi simbol kebebasan berekspresi di dalam rumah. Gaya ini identik dengan pajangan penuh, koleksi terbuka, dan kesan ramai yang disengaja. Namun, pendekatan tersebut dinilai kurang ideal untuk jangka panjang.

Menurut Kate Pearce, cluttercore sering kali tidak melalui proses kurasi yang matang. Ruang yang terlalu padat dapat memicu overstimulasi visual dan meningkatkan stres, terutama bagi masyarakat urban yang membutuhkan rumah sebagai tempat beristirahat.

Pada 2026, desain interior diprediksi mengarah pada konsep curated living. Artinya, barang tetap boleh dipajang, tetapi dengan seleksi yang lebih ketat dan penataan yang terstruktur.

Maksimalisme berlebihan mulai kehilangan daya tarik

Maksimalisme tidak sepenuhnya hilang, tetapi penerapannya diperkirakan lebih terkendali. Colleen Bennett, pendiri CBB Design Firm, menilai bahwa konsep lebih banyak lebih baik kerap kehilangan fokus jika tidak memiliki konsep kuat.

Banyak ruang terlihat penuh warna dan motif, namun tidak memiliki identitas yang jelas. Tahun 2026 diprediksi menjadi momentum bagi desain yang lebih seimbang antara karakter dan kenyamanan visual.

Pendekatan yang lebih bijak adalah menerapkan maksimalisme pada satu area tertentu sebagai focal point, sementara ruang lain tetap netral agar tercipta harmoni.

Sofa tanpa rangka dianggap kurang berkelanjutan

Sofa berbentuk awan yang dikirim dalam kemasan ringkas sempat menjadi favorit karena praktis. Namun, furnitur jenis ini mulai dipertanyakan dari sisi daya tahan dan kenyamanan jangka panjang.

Kate Pearce menilai bahwa tren furnitur cepat saji tidak sejalan dengan kebutuhan investasi jangka panjang. Konsumen kini cenderung memilih produk dengan konstruksi kokoh dan material berkualitas.

Di Indonesia sendiri, tren berburu furnitur vintage dan solid wood semakin meningkat. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi ke arah produk yang lebih awet dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Dapur hijau tua mulai terasa jenuh

Warna hijau gelap pada kabinet dapur sempat mendominasi beberapa tahun terakhir. Namun, menurut Chad Burton, penata gaya fesyen dan interior berbasis di Toronto, penggunaan warna ini sudah terlalu jenuh.

Kombinasi hijau tua dan aksen kuningan yang dulu terasa elegan kini dianggap kurang segar. Pada 2026, warna netral hangat seperti krem lembut, beige, dan kayu alami diprediksi lebih diminati karena memberikan kesan timeless.

Bagi yang tetap menyukai hijau, warna ini dapat diterapkan sebagai aksen di kamar mandi atau kamar tidur agar terasa lebih segar.

Mengapa tren cepat mulai ditinggalkan?

Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi perubahan tren desain interior 2026:

  • Kesadaran kesehatan mental dan kebutuhan ruang yang menenangkan
  • Preferensi terhadap produk tahan lama
  • Keinginan memiliki rumah yang personal, bukan sekadar mengikuti tren media sosial
  • Perubahan ini mencerminkan kedewasaan konsumen dalam mengambil keputusan desain.

Tahun 2026 diprediksi menjadi era desain interior yang lebih sadar kualitas dan fungsi. Cluttercore, maksimalisme tanpa arah, sofa tanpa rangka, dan dapur hijau tua kemungkinan tidak lagi menjadi arus utama.

Bagi Anda yang sedang merencanakan renovasi atau membeli furnitur baru, fokus pada kualitas, kenyamanan, dan keberlanjutan menjadi langkah paling bijak. 

Rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi tentang bagaimana ruang tersebut mendukung kehidupan sehari hari secara optimal.

Selanjutnya: 11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.