MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!
Tekanan darah tinggi sering dijuluki sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.
Banyak orang mengandalkan obat untuk mengontrolnya, namun perubahan pola makan juga memegang peranan yang sangat penting.
Faktanya, apa yang Anda konsumsi setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami dan menjaga kestabilannya dalam jangka panjang.
Pola makan yang kaya serat, kalium, magnesium, antioksidan, dan rendah natrium terbukti mendukung kesehatan pembuluh darah.
Baca Juga: 5 Makanan yang Harus Dihindari saat Mengonsumsi Obat Tekanan Darah
Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi:
1. Apel
Makan apel utuh dapat membantu meningkatkan faktor risiko kesehatan jantung seperti kolesterol dan peradangan. Konsumsi satu buah apel per hari terbukti dapat menurunkan risiko hipertensi hingga 9%. Kandungan flavonoid di dalamnya membantu meningkatkan produksi oksida nitrat, sehingga pembuluh darah lebih rileks dan tekanan darah menurun.
2. Buah Jeruk
Jeruk, jeruk bali, lemon, dan jeruk nipis mengandung hesperidin yaitu flavonoid yang mendukung kesehatan jantung dan berperan menurunkan tekanan darah. Pada sebuah studi, mengonsumsi sekitar 2 cangkir jus jeruk dapat menurunkan tekanan sistolik, terutama pada penderita pra-hipertensi.
3. Pisang
Pisang kaya kalium yang membantu tubuh mengeluarkan natrium berlebih serta mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan efek positif pisang terhadap tekanan darah meskipun hasilnya berbeda pada tiap studi.
4. Kiwi
Satu penelitian menunjukkan orang dewasa dengan tekanan darah agak tinggi mengalami perbaikan setelah makan 3 buah kiwi setiap hari selama 8 minggu. Manfaat ini diperkirakan berasal dari vitamin C, kalium, dan antioksidan dalam buah kiwi.
5. Blueberry
Blueberry mengandung antosianin yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah studi, konsumsi minuman dengan bubuk blueberry setiap hari menunjukkan penurunan tekanan sistolik dan peningkatan fungsi pembuluh darah.
Baca Juga: 5 Jenis Sayur yang Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami
6. Delima
Jus delima mampu menurunkan tekanan sistolik maupun diastolik. Anda dapat mengonsumsinya secara rutin dengan memilih jus murni tanpa gula tambahan.
7. Kenari
Mengonsumsi 2 hingga 3 ons kenari per hari dapat membantu menurunkan tekanan darah diastolik. Kandungan antioksidan dan kemampuannya menghambat enzim pemicu penyempitan pembuluh darah memberi efek baik bagi sirkulasi darah.
8. Pistachio
Pada penderita kolesterol tinggi, makan sekitar 1,5 ons pistachio per hari menurunkan tekanan sistolik saat stres maupun saat istirahat. Jika dijadikan pengganti camilan rendah lemak, pistachio membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah.
9. Almond
Almond kaya magnesium, kalium, serat, dan lemak sehat. Konsumsi lebih dari 43 gram almond setiap hari selama 6 minggu terbukti memberikan perubahan signifikan pada tekanan diastolik.
10. Salmon
Ikan salmon merupakan sumber omega-3 yang baik. Konsumsi sekitar 4 hingga 5 ons salmon mampu memenuhi kebutuhan omega-3 harian dan terbukti membantu menurunkan tekanan sistolik.
Baca Juga: 8 Rebusan Daun Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah yang Tinggi
11. Sarden
Selain omega-3, sarden mengandung kalium, magnesium, dan seng. Mengonsumsi 1 cangkir sarden kalengan menyediakan hampir 1,5 gram omega-3 yang baik untuk tekanan darah.
12. Sayuran Berdaun Hijau
Kangkung, bayam, dan kubis kaya nitrat yang membantu melebarkan pembuluh darah. Konsumsi 1 cangkir sayuran hijau setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
13. Bit
Bit yang diolah menjadi jus dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah karena kandungan nitratnya. Konsumsi rutin selama minimal 2 minggu dapat memberikan hasil lebih stabil.
14. Wortel
Wortel memiliki vitamin dan antioksidan penting yang membantu menjaga tekanan darah. Konsumsi 100 gram wortel parut setiap hari dapat menurunkan risiko hipertensi hingga 10 %.
15. Bawang Putih
Bawang putih membantu meningkatkan aliran darah. Suplemen ekstrak bawang putih dosis tinggi terbukti menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Namun penggunaan bawang putih sebagai bumbu masakan saja tidak cukup memberikan efek besar.
Baca Juga: 6 Minuman yang Jadi Berbahaya jika Dikonsumsi dengan Obat Tekanan Darah
16. Jahe
Beberapa bukti menunjukkan suplemen jahe lebih dari 3 gram per hari dapat meningkatkan tekanan darah pada orang dewasa muda. Namun efek penambahan jahe dalam makanan sehari-hari tidak terlalu signifikan.
17. Legum
Kacang polong, kacang merah, dan lentil mengandung komponen yang membantu pembuluh darah lebih rileks. Mengonsumsi 1 cangkir per hari dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi.
18. Tomat dan Ekstraknya
Tomat kaya likopen dan kalium. Ekstrak tomat dengan takaran 10 hingga 15 miligram per hari dapat membantu menurunkan tekanan sistolik. Namun tomat biasa tidak memberikan efek serupa.
19. Gandum Utuh
Oat dan biji-bijian gandum memiliki serat beta-glukan yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Sekitar 1,5 cangkir oatmeal menyediakan hampir 5 gram beta-glukan yang bisa membantu menstabilkan tekanan darah.
20. Beras Merah
Beras merah termasuk sumber serat yang mendukung kesehatan pembuluh darah. Studi menunjukkan orang yang rutin mengonsumsi beras merah memiliki risiko hipertensi lebih rendah hingga 60%.
Baca Juga: 6 Tips Penting untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Nah, itu tadi beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News