M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengenal Budidaya Tanaman dengan Teknik Vertikultur, Solusi Bertanam di Lahan Sempit

Mengenal Budidaya Tanaman dengan Teknik Vertikultur, Solusi Bertanam di Lahan Sempit
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Terkadang ada banyak hal yang perlu dipikirkan ketika Anda ingin bercocok tanam. Salah satu yang paling kerap menjadi hambatan adalah lahan yang sempit untuk bercocok tanam di rumah. Namun, masih ada solusinya kok, yakni teknik budidaya tanaman dengan vertikultur.

Dilansir dari sulbar.litbang.pertanian.go.id, vertikultur berasal dari bahasa Inggris, yakni vertical dan culture. Vertikultur merupakan teknik bercocok tanam di lahan sempit dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam yang dilakukan secara bertingkat.

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Umum Tanaman Hias yang Beracun

Teknik vertikultur memang terlihat rumit, tetapi sebenarnya sangat mudah dilakukan. Kerumutin vertikultur sebenarnya bergantung pada model dan sistem tambahan yang digunakan. Akan tetapi, struktur dasar adalah yang paling mudah diikuti dan bahannya mudah ditemukan.

Penanaman dengan teknik vertikultur tidak hanya digunakan sebagai penanaman sumber pangan saja, tetapi juga menciptakan suasana rumah yang alami dan menyejukkan. Sementara itu, model, bahan, ukuran, dan wadah untuk vertikultur dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Misalnya, lahan 1 meter bisa untuk menanam 5 batang tanaman, tetapi dengan sistem vertikal dapat menanam 20 batag tanaman.

Baca Juga: Mengenal Tanaman Nightshade dan Efeknya Bagi Kesehatan

Media tanam yang digunakan dalam teknik vertikultur sebaiknya merupakan campuran dari tanah, pupuk kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Wadah yang digunakan dapat berupa botol bekas. Sementara bibit tanaman yang dapat digunakan adalah jenis sayuran seperti cabai, selada, kemangi, dan sayuran lainnya yang berjenis perakaran pendek.

Kelebihan dari teknik ini adalah efisiensi dalam penggunaan lahan, penghematan pemakaian pupuk dan pestisida, dapat dipindahkan dengan mudah, dan pemeliharaan yang terpantau. Kekurangan dalam teknik ini adalah dibutuhkannya investasi yang cukup besar untuk pembuatan awal, perawatan yang kontinu, dan saat memindahkan tanaman berisiko membuat tanaman mudah rusak. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Indonesia Tambah 3 Wakil di Babak 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari kedua, Rabu (28/10), semua wakil Indonesia yang berlaga melaju ke 16 besar.

Rahasia Air Kunyit: Ini 5 Manfaatnya untuk Gula Darah hingga Kesehatan Jantung

Ragu minum air kunyit? Berikut 5 manfaat minum air kunyit secara teratur untuk kesehatan tubuh yang wajib Anda tahu.

Anak Suka Manis? Ini 4 Cara Membatasi Konsumsi Gula pada Anak

Inilah 4 cara membatasi konsumsi gula pada anak sejak dini menurut ahli diet. Simak sampai akhir, Moms.  

Jangan Panik! Ini 7 Cara Praktis Mengatasi Anxiety Kambuh untuk Redakan Cemas & Sesak

Mengatasi rasa cemas yang meluap tidak selalu harus langsung bergantung pada obat. Ketahui cara meredakan anxiety kambuh secara mandiri berikut.  

Bazar Buku BBW Kembali ke ICE BSD, Catat Jadwal dan Promo yang Ditawarkan

​Berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026, bazar ini juga menawarkan koleksi buku anak Little Umma dan sejumlah promo.

Panduan Menu Diet DASH Sehari-hari untuk Cegah Hipertensi dan Jaga Kesehatan Jantung

Menu diet DASH menjadi pilihan efektif untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Simak panduan porsi hariannya berikut.

Enggak Suka Sayur & Buah? Ini 7 Makanan yang Kaya akan Serat sebagai Alternatifnya

Temukan berbagai pilihan makanan yang kaya akan serat seperti biji-bijian hingga kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda.  

Hujan Turun di 9 Daerah Jabodetabek Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (29/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10), Hujan Lebat Terjadi di 24 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 29 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

IHSG Rabu (28/10) Berbalik Naik Tipis 0,31% ke Level 5.282

Investor asing mencatatkan aksi beli dan borong saham BBCA hingga naik 7%. IHSG berhasil naik tipis 0,31% ke level 5.282.