MOMSMONEY.ID - Penting untuk memahami minyak goreng terbaik agar bisa menjaga kadar kolesterol normal. Minyak terbaik untuk kondisi kolesterol tinggi adalah yang mengandung lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.
Ellen Slotkin, ahli gizi mengungkapkan, minyak seperti minyak alpukat dan minyak kanola memiliki titik asap yang tinggi. Sehingga, cocok digunakan untuk memasak dengan suhu tinggi.
Mengutip dari Verywellhealth.com, pilihlah minyak goreng yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Minyak seperti minyak zaitun, kanola, dan alpukat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat serta meningkatkan kesehatan jantung.
Baca Juga: Jangan Hanya Mengandalkan Obat Kolesterol ya, Coba Alternatif Alami Berikut
Apa saja jenis lemak sehat yang terkandung dalam minyak goreng?
Minyak yang menyehatkan jantung kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Untuk mengelola kadar kolesterol, batasi asupan lemak jenuh seperti mentega hingga kurang dari 6% dari total kalori harian.
Minyak yang menyehatkan jantung membantu menurunkan kadar kolesterol serta meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik. Setiap jenis minyak memiliki cita rasa khas serta karakteristik yang lebih sesuai untuk berbagai metode memasak dan resep tertentu.
Pilihan minyak yang lebih sehat ini meliputi:
- Kanola
- Jagung
- Zaitun
- Kedelai
- Bunga matahari
- Campuran minyak nabati dari kedelai atau kanola
Kedua jenis minyak yang menyehatkan jantung ini dinamai berdasarkan struktur kimianya. Lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fats atau MUFA) memiliki satu ikatan karbon tak jenuh dalam molekulnya.
Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan agar MUFA mencakup 15% hingga 20% dari total kalori harian.3Lemak yang hanya ditemukan pada tanaman ini merupakan sumber vitamin E yang baik.
Sementara, lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fats atau PUFA) memiliki lebih dari satu ikatan karbon tak jenuh dalam molekulnya. Lemak ini ditemukan pada tanaman dan ikan seperti salmon.
PUFA mengandung vitamin E serta kadar asam lemak omega-3 dan omega-6 yang tinggi, penting bagi fungsi otak dan pertumbuhan sel. Asam lemak omega-3 adalah lemak sehat yang membantu mengurangi peradangan dan mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah arteri.
Sumber omega-3 yang baik meliputi minyak biji rami, kanola, kedelai, dan kenari.
Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih minyak goreng
Ada dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat memilih minyak goreng terbaik untuk kebutuhan memasak:
Pertama, manfaat kesehatan keseluruhan dari minyak tersebut serta kesesuaiannya dengan pola makan dan gaya hidup yang menyehatkan jantung.
Kedua, performa minyak saat digunakan untuk memasak dan ketahanannya terhadap suhu panas.
Baca Juga: Daftar Buah yang Wajib Dihindari Penderita Diabetes, Pisang Termasuk
Daftar minyak yang paling sehat untuk memasak
Sebagian besar minyak merupakan campuran dari lemak tak jenuh tunggal (MUFA), lemak tak jenuh ganda (PUFA), dan lemak jenuh. Memilih minyak yang rendah asam lemak jenuh (SFA) dan tinggi lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Untungnya, tersedia banyak pilihan minyak yang menyehatkan jantung. Selain jenis-jenis minyak umum yang telah disebutkan sebelumnya, pilihan lainnya meliputi:
1. Minyak kanola
Sebagai sumber MUFA dan sebagian PUFA yang baik, minyak kanola memiliki titik asap menengah-tinggi. Sehingga, cocok untuk memanggang kue, memasak di oven, dan menumis.
Minyak ini kaya akan asam alfa-linolenat (ALA), yaitu asam lemak omega-3. Kanola memiliki rasa yang lembut dan dapat digunakan dalam saus salad, bumbu perendam, serta saus cocolan.
Penggunaan minyak kanola dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
2. Minyak jagung
Sebagai pilihan lain yang bebas kolesterol, minyak jagung cocok untuk menumis dan memanggang kue. Minyak ini memiliki rasa yang ringan dan harganya lebih terjangkau dibandingkan minyak lainnya.
Selain itu, minyak jagung dapat membantu menurunkan kadar LDL hampir tiga kali lebih efektif dibandingkan minyak zaitun.
3. Minyak biji rami
Kaya akan omega-3, minyak biji rami merupakan sumber nutrisi unggul dengan beragam manfaat kesehatan. Minyak ini terbukti dapat memperbaiki kadar LDL jika digunakan sebagai pengganti lemak jenuh seperti mentega.
Karena memiliki titik asap yang rendah, minyak biji rami hanya cocok digunakan untuk olahan tanpa pemanasan. Minyak ini juga bisa dicampurkan ke dalam saus salad atau ditambahkan ke dalam smoothie.
Untuk kualitas terbaik, pilihlah minyak biji rami hasil cold-pressed yang disimpan di lemari pendingin dan dikemas dalam botol kedap cahaya.
4. Minyak zaitun
Minyak zaitun merupakan sumber vitamin E dan antioksidan yang disebut polifenol. Minyak ini banyak digunakan dalam masakan Mediterania karena rasanya yang kaya serta manfaatnya bagi kesehatan jantung.
Mengonsumsi 1 sendok makan (20 gram) minyak zaitun setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.14 Minyak zaitun memiliki titik asap sedang dan dapat digunakan untuk menumis, menggoreng dengan api sedang hingga besar.
Pilihlah jenis minyak zaitun extra-virgin yang tidak melalui banyak proses pengolahan. Minyak zaitun extra-virgin merupakan pilihan yang sangat baik untuk kesehatan jantung.
Minyak zaitun memegang peranan penting dalam diet Mediterania, pola makan yang sering direkomendasikan karena manfaat kesehatannya secara menyeluruh.
Baca Juga: Pahami Beda Trigliserida & Kolesterol Jahat, Kadar Tinggi Picu Komplikasi
5. Minyak wijen
Sering digunakan dalam hidangan Asia dan Timur Tengah, minyak wijen terbukti lebih baik daripada minyak zaitun dalam hal pengaruhnya terhadap kadar kolesterol. Minyak wijen tersedia dalam berbagai campuran seperti campuran dengan minyak zaitun yang meningkatkan ketahanannya terhadap suhu tinggi.
Minyak wijen memiliki cita rasa yang lembut. Minyak ini dapat digunakan sebagai pengganti minyak kanola atau minyak nabati serta tahan terhadap suhu tinggi saat menggoreng.
Minyak yang diekstrak dari biji wijen sangrai memiliki cita rasa kacang yang lebih kuat. Namun, memiliki titik asap yang lebih rendah.
Semakin gelap warna minyaknya, semakin kuat pula cita rasanya.
6. Minyak kedelai
Minyak serbaguna dengan titik asap tinggi, minyak kedelai memiliki rasa netral dan dapat digunakan untuk segala hal mulai dari saus salad hingga menggoreng. Kedelai juga kaya akan vitamin E dan pitosterol.
7. Minyak bunga matahari
Minyak bunga matahari olahan dapat digunakan untuk memasak dengan api besar. Carilah minyak bunga matahari yang tinggi oleat karena telah terbukti menyehatkan jantung.
Sekian daftar minyak goreng terbaik yang bantu menjaga kadar kolesterol normal, semoga membantu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News