M O M S M O N E Y I D
Bugar

Konsumsi Bit dan 6 Buah Ini untuk Menurunkan Hipertensi Secara Alami

Konsumsi Bit dan 6 Buah Ini untuk Menurunkan Hipertensi Secara Alami
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa buah untuk membantu menurunkan hipertensi secara alami.

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi, seperti stroke dan serangan jantung yang mengancam nyawa.  

Salah satu cara untuk menangani hipertensi adalah dengan mengatur pola makan sehat, termasuk mengonsumsi buah-buahan penurun hipertensi.

Untuk sebagian besar kelompok usia, USDA merekomendasikan konsumsi sekitar 2 cangkir buah dan 3 cangkir sayuran setiap hari, meskipun jumlah ini sedikit bervariasi tergantung pada usia dan jenis kelamin.

Mengonsumsi buah untuk menurunkan hipertensi berguna untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan terhindar dari berbagai komplikasi.

Nah, inilah beberapa buah untuk menurunkan hipertensi yang bisa Anda coba konsumsi secara rutin.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Pisang untuk Anak-Anak dan Orang Dewasa, Bantu Jaga Pencernaan

Buah beri

Buah blueberry dan stroberi mengandung senyawa antioksidan yang disebut antosianin, sejenis flavonoid.

Sebuah tinjauan tahun 2019 pada laman Medical News Today menunjukkan temuan yang konsisten untuk mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin dapat menurunkan tekanan darah.

Pisang

Pisang mengandung kalium, yang dapat membantu menjaga serangan hipertensi. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram (mg) kalium. Satu porsi setara dengan 1 buah pisang besar, 1 cangkir pisang yang diiris, atau dua pertiga cangkir pisang yang dihaluskan.

Menurut American Heart Association (AHA), kalium mengurangi efek natrium dan meredakan ketegangan pada dinding pembuluh darah. Meski begitu, penderita penyakit ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan asupan kalium, karena jumlah yang berlebihan dapat berbahaya.

Bit

Minum jus bit dapat menurunkan tekanan darah dalam jangka pendek dan panjang karena mengandung nitrat makanan.

Menurut tinjauan sistematis tahun 2022, penelitian menunjukkan, nitrat dari jus bit menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi arteri tetapi tidak mempengaruhi tekanan darah diastolik.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Jaga Janin saat Hamil

Semangka

Semangka mengandung asam amino yang disebut sitrulin. Tubuh mengubah sitrulin menjadi arginin, dan hal ini membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, sebuah gas yang merelaksasi pembuluh darah serta meningkatkan kelenturan arteri.

Efek-efek tersebut melancarkan aliran darah, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Sebuah uji coba silang terkontrol berskala kecil pada tahun 2023 meneliti efek jus semangka terhadap tekanan darah pada orang dewasa muda yang sehat. Hasilnya menunjukkan, jus semangka menurunkan tekanan darah sistolik dalam kurun waktu dua jam.

Buah sitrus

Buah sitrus dapat membantu menurunkan tekanan darah. Buah-buahan ini kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan cara mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi.

Contoh buah sitrus meliputi grapefruit, jeruk, dan lemon. Bersumber dari Healthline, sebuah studi tahun 2021 meninjau data selama 10 tahun terakhir mengenai buah-buahan dan penanganan tekanan darah tinggi.

Para peneliti menemukan, mengonsumsi sekitar 530 hingga 600 gram buah per hari bermanfaat untuk pengelolaan tekanan darah.

Tomat dan produk olahan tomat

Tomat dan produk olahan tomat kaya akan berbagai nutrisi, termasuk kalium dan likopen, yaitu pigmen karotenoid. Likopen dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung yang dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat dan produk olahan tomat dapat memperbaiki tekanan darah serta membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Itulah tadi daftar buah-buahan yang baik untuk mengurangi gejala hipertensi dan menurunkannya secara alami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Film Coming of Age Tampilkan Drama Remaja Penuh Gejolak

Bagi pecinta film dengan tema coming of age, berikut ada beberapa rekomendasi film bertema remaja yang bisa ditonton.​

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (31/7) Berbalik Naik, Galeri24 dan UBS Menguat Rp 8.000

Harga emas Galeri24 dan UBS sama-sama naik Rp 8.000 per gram setelah turun pada perdagangan sebelumnya.

Makanan Bergizi Stabilkan Gula Darah: Chia Seeds dan Telur Bisa Jadi Pilihan

Makanan bergizi dari asupan protein dan probiotik harian terbukti menurunkan gula darah puasa. Ketahui porsi tepat untuk cegah diabetes tipe 2.

Makanan Tidak Sehat: Konsumsi Buah Tinggi Fruktosa Picu Lonjakan Asam Urat

Seafood dan jeroan terbukti mendongkrak risiko lonjakan purin hingga 50%. Simak jenis makanan hewani yang wajib dibatasi sekarang.

5 Penyakit Komplikasi Hipertensi yang Merusak Organ Vital, Bisa Alami Kebutaan

Komplikasi hipertensi dapat memicu stroke hingga gangguan mata. Kenali bahayanya sejak dini dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin!

Konsumsi Bit dan 6 Buah Ini untuk Menurunkan Hipertensi Secara Alami

Konsumsi buah bit dan beberapa buah berikut ini untuk membantu menurunkan hipertensi atau darah tinggi secara alami.

Laptop Acer Aspire Lite 14: Layar 2.2K & Memori DDR5 16GB Libas Belasan Tab

Panel layar 2.2K dan cakupan warna 81% sRGB hadir di kelas terjangkau. Intip performa visual dan ketajaman layarnya di sini.

Promo JSM Hypermart 31 Juli-3 Agustus 2026, Daging Slice Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo JSM Hypermart Hyper Diskon Weekend periode 31 Juli-3 Agustus 2026 untuk belanja di akhir pekan.

Daftar 5 MBTI Paling Romantis pada Pasangan, Ada MBTI Anda?

Apakah MBTI yang Anda miliki masuk dalam kategori MBTI paling romantis? Cari tahu jawabannya di sini.​

BMKG: El Nino Kuat, Sebagian Besar Wilayah Indonesia Alami Musim Kemarau Lebih Kering

BMKG memperkirakan, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal.