MOMSMONEY.ID - Telur dan makanan tinggi protein bantu menjaga kadar kolesterol tetap normal. Mengonsumsi telur bersama sayuran adalah pilihan yang sehat karena dapat membantu tubuh menyerap nutrisi.
Padukan telur dengan sayuran seperti kale dan kubis untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Kombinasi ini juga membantu tubuh menyerap nutrisi seperti vitamin E dan karotenoid dengan lebih efektif.
Sara Haas, dokter ahli gizi, menawarkan beberapa ide untuk mengonsumsi telur selain pilihan omelet atau telur rebus:
- Nikmati telur di atas roti gandum yang dipanggang dan diberi topping
- Buat salad telur kari dengan mencampur telur rebus dengan greek yogurt tawar, kari panggang, bawang bombai, dan seledri. Salad ini dapat diisi ke dalam roti dengan selada.
- Buat telur muffin dengan mengocok telur bersama bayam dan bawang putih yang sudah dimasak, paprika merah panggang, dan keju. Kemudian, panggang dalam cetakan muffin
Baca Juga: Makan Buah Nanas Dianggap Berisiko untuk Pasien Kolesterol, Simak Fakta Medis
Apakah telur baik untuk kesehatan jantung?
Dilansir dari Verywellhealth.com, pola makan sehat untuk jantung salah satunya adalah konsumsi telur. Mengonsumsi setidaknya satu butir telur per hari menurunkan risiko penyakit kardiovaskular setelah disesuaikan dengan faktor gaya hidup dan pola makan.
Sebuah laporan yang diterbitkan di Journal of Family Practice memuat detail bahwa uji klinis tidak menemukan hubungan antara konsumsi telur dan peningkatan risiko penyakit jantung.
Pedoman Diet Amerika Serikat tahun 2025-2030 menyatakan bahwa memasukkan telur sebagai sumber protein, kolin, dan nutrisi lainnya yang sehat.
Berapa banyak kolesterol yang dimiliki telur?
Mengonsumsi sebutir telur utuh akan memberi tubuh beberapa nutrisi penting, termasuk protein, vitamin B12, dan kolin. Satu butir telur berukuran besar biasanya mengandung 186 miligram kolesterol makanan.
Kolesterol makanan tidak sama dengan kolesterol darah, mengonsumsi kolesterol tidak selalu berarti kolesterol jahat akan meningkat.
Baca Juga: 7 Manfaat Buah Anggur, Kaya Nutrisi untuk Cegah Kanker hingga Kolesterol
Makanan tinggi protein yang kontrol kadar kolesterol
Yuk, pahami berbagai makanan tinggi protein yang kontrol kadar kolesterol berikut:
1. Dada ayam
Dada ayam tanpa kulit adalah protein rendah lemak dan mengenyangkan, mengandung sedikit lemak jenuh atau kalori. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.
Seperti protein hewani lainnya, ayam merupakan protein lengkap. Artinya, ayam mengandung semua sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Mendapatkan asam amino ini membantu tubuh mempertahankan atau membangun otot. Hal ini penting dalam penurunan berat badan karena jaringan otot membantu tubuh membakar kalori sepanjang hari, bahkan saat Anda beristirahat.
2. Greek yogurt
Greek yogurt mengandung protein per porsi sekitar 17,3 g. Yogurt ini memiliki lebih banyak protein daripada yogurt biasa, karena greek yogurt disaring untuk menghilangkan cairan berlebih dan membuat kandungan proteinnya lebih terkonsentrasi.
Beberapa yogurt juga mengandung probiotik. Probiotik dapat membantu tubuh mengelola berat badan, karena bakteri usus dapat memengaruhi cara tubuh menyerap kalori dan menyimpan lemak.
Pastikan untuk memilih yogurt tawar tanpa pemanis, karena yogurt dengan rasa seringkali tinggi gula. Varietas tanpa lemak dan rendah lemak lebih rendah kalori.
3. Ikan tuna
Ikan tuna menawarkan protein per porsi sekitar 20,1 g. Ikan ini memiliki kandungan lemak. kalori yang sangat rendah dan kaya akan asam amino leusin.
Tuna kalengan praktis, tahan lama, hemat biaya, serta membantu Anda membuat makanan cepat saji yang kaya protein. Jika sedang menjalani diet penurunan berat badan, Anda bisa membuat sop daripada digoreng dengan minyak.
Baca Juga: Penurunan Berat Badan Terlalu Cepat Picu Kolesterol lo, Cek Penyebab Lainnya
4. Daging sapi tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak mengandung zat besi dan vitamin B12 yang mendukung tingkat energi serta produksi sel darah merah. Untuk menjaga kadar lemak tetap rendah, carilah daging sapi giling dengan kadar lemak yang rendah.
Anda juga bisa memilih potongan daging sapi tanpa lemak lainnya seperti top sirloin atau tenderloin. Anda juga bisa mengolah daging sapi tanpa lemak dengan cara ditusuk bersama sayuran.
5. Salmon
Salmon memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi dibandingkan beberapa sumber protein tanpa lemak lainnya. Namun, ikan ini kaya akan nutrisi dan dapat mendukung penurunan berat badan.
Salmon mengandung asam lemak omega-3, sejenis lemak tak jenuh yang dapat mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung dan otak. Anda bisa mengonsumsi salmon dengan cara dipanggang di oven, digoreng dengan sedikit minyak, dibakar, atau diasap.
6. Kedelai
Kedelai mengandung protein per porsi sekitar 15,7 g. Seperti jenis kacang-kacangan lainnya, kedelai matang menyediakan kombinasi protein dan serat.
Kandungan proteinnya sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya. Selain itu, kedelai mengandung nutrisi penting seperti zat besi, magnesium, dan vitamin B yang mendukung energi serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Demikian informasi mengenai telur dan makanan tinggi protein yang aman dikonsumsi penderita kolesterol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News